
Bola.net - Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner membeberkan alasan di balik kepindahannya ke Cerezo Osaka baru-baru ini. Ia menyebut bahwa kepindahannya itu bukanlah sebuah kemunduran dalam karirnya, melainkan sebuah langkah maju.
Seperti yang sudah diketahui, Hubner saat ini membela tim Premier League, Wolverhampton Wanderers. Meski belum debut di tim utama Wolves, namun sang bek sudah rutin bermain di Tim U-21 tim Midlands tersebut.
Beberapa saat yang lalu, Hubner menggemparkan para pecinta sepak bola Indonesia. Pasalnya ia memilih untuk bergabung dengan klub Meiji Yasuda J1 League, Cerezo Osaka.
Banyak yang menyayangkan keputusan Hubner untuk pindah ke Jepang. Namun sang bek percaya bahwa Cerezo Osaka adalah opsi yang bagus untuk karirnya.
Simak komentar lengkap sang bek di bawah ini.
Alasan Pindah

Hubner baru-baru ini membeberkan alasan mengapa ia pindah ke Cerezo Osaka. Ia menilai tim J1 League itu bisa membantunya untuk menembus tim utama Wolverhampton.
"Semua orang berkata "Mengapa Anda pindah ke Jepang?" padahal Anda sudah masuk bangku cadangan di Premier League saat lawan Arsenal. Akan tetapi, saya bermain untuk tim U-21, tim utama tak benar-benar memakai saya, jadi saya sama sekali belum dekat untuk bisa menjalani debut di tim utama," ungkap Hubner dalam rilis yang diterima Bola.net.
"Cerezo Osaka menginginkan saya, jadi saya berpikir saya mendapatkan kesempatan di sana dan saya akan mendapatkan waktu untuk mengembangkan diri dan kembali ke Wolves setelahnya. Mungkin setelah itu saya akan bisa bermain di Premier League."
Bukan Kemunduran

Hubner secara tegas membantah anggapan bahwa ia mengalami kemunduran dengan pindah ke Cerezo Osaka. Sebaliknya, ia menilai ini adalah langkah yang bagus untuk karirnya.
"Saya bermain untuk Wolverhampton Wanderers U-21, sangat berbeda dengan bermain untuk tim utama Cerezo Osaka, karena Anda bermain melawan pemain yang lebih tua. Di tim U-21 Anda banyak bermain melawan pemain berusia 16 atau 17 tahun, jadi ini perbedaan yang besar," sambung sang bek.
"Selain itu, level tim utama jauh lebih tinggi daripada tim U-21. Intensitasnya sangat tinggi. Saya sangat terkejut saat pertama kali datang ke latihan Cerezo Osaka, intensitasnya sangat tinggi dalam latihan, sangat sangat bagus.
Konsultasi dengan Arhan

Lebih lanjut, Hubner juga mengaku perlu berbicara dengan rekannya di Timnas Indonesia, Pratama Arhan.
Arhan sempat bermain di Jepang, tepatnya di J2 League bersama Tokyo Verdy selama dua musim, jadi ia menilai Arhan bisa memberikan gambaran terkait kompetisi di Jepang.
"Saya tahu dia [Arhan] bermain di Jepang, tetapi saya belum berbicara dengannya soal pengalaman dia bermain di Jepang, mungkin saya harus berbicara dengannya soal hal ini," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
SUGBK Full Pendukung Timnas Indonesia, Timnas Vietnam Tidak Akan Gentar
Tim Nasional 20 Maret 2024, 23:30
-
Dua Kali Hadapi Vietnam, Indonesia Wajib Sapu Bersih Enam Poin
Tim Nasional 20 Maret 2024, 22:45
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40


















KOMENTAR