
Bola.net - Bayern Munchen kini sedang berada dalam krisis multidimensi. Performa Die Roten turun drastis, kalah pada tiga laga terakhir. Terlalu lama berada di zona nyaman jadi salah satu alasannya.
Bayern menelan kekalahan pada tiga laga terakhirnya. Paling baru, Bayern kalah dengan skor 2-3 dari Bochum pada duel pekan ke-22 Bundesliga hari Minggu (18/2/2024) malam WIB.
Sebelumnya, Thomas Muller dan kolega juga menelan kekalahan saat berjumpa Lazio dan Bayer Leverkusen. Pada dua laga ini, Bayern bahkan gagal mencetak gol.
Kini, Bayern tertinggal delapan poin dari Bayer Leverkusen di klasemen pekan ke-22 Bundesliga. Bayern juga tertinggal agregat 0-1 dari Lazio di babak 16 Besar Liga Champions. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Bayern dan 11 Gelar Bundesliga Beruntun

Bayern Munchen sangat dominan dalam persaingan gelar juara Bundesliga. 11 gelar beruntun diraih klub yang bermarkas di Allianz Arena itu.
Musim 2022/2023 lalu, ketika tidak berada dalam performa terbaiknya, Bayern tetap juara. Bayern meraih gelar karena Dortmund gagal memanfaatkan momentum pada fase-fase genting persaingan gelar, termasuk pada laga terakhir.
Juara 11 musim beruntun membuat Bayern berada di zona nyaman. Bayern menyadari hal tersebut, akan tetapi terlambat. Jurnalis Florian Plettenberg menyebut bahwa pemain Bayern mulai sadar bahwa mereka adalah bagian dari masalah klub.
"Banyak pemain yang sudah lama menyadari bahwa skuad Bayern Munchen tertinggal dari persaingan. Bahwa mereka atau rekan satu timnya, yang dianggap berkinerja terbaik, tidak lagi berkinerja baik," tulisnya di Sky Sports.
Bayern Munchen Perlu Perubahan Besar untuk Bangkit

Menurut Plettenberg, Bayern Munchen harus siap dengan skenario buruk pada musim 2023/2024. Namun, bukan berarti mereka tidak bisa bangkit pada musim 2024/2025. Dia menyarankan Bayern akan membuat perubahan yang mendasar.
Max Eberl, yang akan ditunjuk sebagai Direktur Olahraga, harus mendapat kuasa penuh dalam perekrutan dan perencanaan skuad. Begitu juga dengan Christoph Freund yang bertugas sebagai Direktur Olahraga.
"Disesuaikan dengan kebutuhan riil klub, dengan target lima tahun ke depan. Paling penting juga, berkoordinasi dengan pelatih yang harus mampu menjabat lebih dari dua tahun," sambung Plettenberg.
Sumber: Sky Sports Germany
Klasemen Bundesliga 2023/2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Thomas Tuchel Bukan Biang Kerok Bobroknya Bayern Munchen
- 3 Laga Alami Babak Belur, CEO Bayern Munchen Garansi Posisi Thomas Tuchel
- Diwarnai Protes Fans dan Injury Time 16 Menit, Bayern Munchen Kalah Lagi
- Xabi Alonso Semakin Menggila, Bayer Leverkusen Unbeaten dalam 32 Laga, Samai Rekor Bayern Munchen
- Klop! Xabi Alonso Memang Cocok Buat Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern No dan Liverpool Yes Untuk Xabi Alonso
Bundesliga 19 Februari 2024, 21:55
-
Liverpool Kirim Scout di Laga Leverkusen vs Bayern, Ngincer Siapa sih?
Bundesliga 19 Februari 2024, 21:27
-
Bayern Munchen Sidang Thomas Tuchel, Bakal Dipecat?
Bundesliga 19 Februari 2024, 17:40
-
Gangguan Unik di Laga Werder Bremen Vs FC Koln: Atraksi Mobil RC!
Open Play 19 Februari 2024, 11:12
-
Kamis Kartu Merah, Minggu Kartu Merah Lagi, Dayot Upamecano Beban Tim
Bundesliga 19 Februari 2024, 08:15
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35



















KOMENTAR