
Bola.net - AC Milan bermain imbang melawan Tottenham Hotspur pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2022/2023. Hasil itu membuat Rossoneri melangkah ke perempat final.
AC Milan bertandang ke markas Tottenham Hotspur, Kamis (9/3/2023) dini hari WIB. Dalam leg kedua 16 besar Liga Champions itu, kedua tim bermain imbang tanpa gol.
AC Milan pun berhak lolos ke perempat final lantaran sudah meraih kemenangan 1-0 saat menjamu Tottenham pada leg pertama yang digelar di San Siro pada Februari 2023.
Hasil imbang di Tottenham Hotspur Stadium dan keberhasilan AC Milan menyingkirkan Spurs menghadirkan beberapa fakta menarik. Berikut ulasannya seperti dilansir dari Squawka.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
AC Milan ke Perempat Final dengan Singkirkan Klub London Utara

Keberhasilan AC Milan melangkah ke perempat final Liga Champions musim ini menjadi yang pertama dilakukan Rossoneri dalam satu dekade terakhir.
Kali terakhir AC Milan melangkah ke perempat final Liga Champions sebelum musim ini adalah pada musim 2011/2012.
Menariknya, AC Milan selalu mengalahkan klub London Utara dalam dua kesempatan terakhirnya melangkah ke perempat final Liga Champions itu.
Pada musim 2011/2012, AC Milan menyingkirkan Arsenal di babak 16 besar. Kini, giliran rival sekota Arsenal, Tottenham Hotspur, yang harus mengalaminya.
7 Pelatih dalam 16 Musim, Tottenham Tanpa Trofi Juara

Setelah disingkirkan oleh AC Milan di 16 besar Liga Champions musim ini, penantian Tottenham Hotspur untuk meraih trofi juara bisa makin panjang dan menjadi 16 tahun.
Trofi terakhir yang berhasil diraih Spurs adalah Piala Liga Inggris 2007/2008. Kala itu Spurs menang 2-1 atas Chelsea dan ditangani oleh Juande Ramos asal Spanyol.
Selain itu, dalam 15 tahun penantian panjang trofi juara, Tottenham Hotspur sudah ditangani oleh tujuh manajer tim berbeda.
Mulai dari Harry Redknapp, Andre Villas-Boas, Tim Sherwood, Mauricio Pochettino, Jose Mourinho, Nuno Espirito Santo, dan Antonio Conte.
Antonio Conte Belum Berhasil Memecah Rekor Musim 2012/2013

Kegagalan Tottenham Hotspur melangkah ke perempat final Liga Champions musim ini membuat sang manajer tim, Antonio Conte, masih belum bisa mencapai rekor terbaiknya di kompetisi elite Eropa itu yang dibuatnya pada musim 2012/2013.
Antonio Conte saat itu tengah menangani Juventus dan berhasil melangkah ke perempat final. Itu adalah kali pertama dan satu-satunya keberhasilan Conte melangkah ke perempat final Liga Champions.
Sejak saat itu, Antonio Conte masih belum berhasil mengulangi torehan tersebut bersama tiga tim berbeda, Chelsea, Inter Milan, dan Tottenham Hotspur.
Sumber: Squawka
Disadur dari: Bola.com/Penulis Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 9/3/2023
Baca Juga:
- 5 Hukuman yang Pernah Diberikan Erik ten Hag kepada Pemain MU: Ronaldo Dibuang ke Tim Muda
- 4 Fakta Goncalo Ramos Usai Cetak Brace Lawan Club Brugge di UCL: Lebih Tajam dari Victor Osimhen
- 3 Fakta Menarik Usai Chelsea Tumbangkan Borussia Dortmund di Liga Champions
- 3 Pemain Top yang Memakai Nomor Punggung 10 di Barcelona Selain Lionel Messi
- 3 Alasan Kuat Freiburg Bisa Tendang Juventus dari Liga Europa
- Menebak Skuad Dahsyat Arsenal Musim Depan Jika Datangkan 4 Pemain Top
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
15 Musim Berlalu dan Tottenham Masih 'Betah' Tanpa Trofi
Liga Champions 9 Maret 2023, 13:19
-
Mimpi Stefano Pioli Bawa AC Milan Terbang Lebih Tinggi
Liga Champions 9 Maret 2023, 12:42
-
Yann Sommer Berutang Satu Truk Cokelat Swiss kepada Matthijs de Ligt
Liga Champions 9 Maret 2023, 12:01
-
Tumbangkan PSG, Bayern Munchen Buktikan Bisa Bermain Bertahan
Liga Champions 9 Maret 2023, 11:37
-
Liga Champions: AC Milan vs Bayern Munchen Sepertinya Menarik
Liga Champions 9 Maret 2023, 11:29
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR