
Bola.net - Sebuah laga akbar akan tersaji di Allianz Stadium Turin dini hari nanti. Sang tuan rumah, Juventus akan menjamu FC Porto di leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Juventus berada dalam situasi yang kurang baik jelang laga ini. Karena mereka kalah di leg pertama melawan Porto dengan skor 2-1.
Menang menjadi satu-satunya solusi bagi Juventus untuk lolos ke perempat final. Karena Porto bisa lolos ke perempat final hanya dengan skor imbang 0-0.
Namun Juventus punya bekal yang bagus jelang laga ini. Karena mereka mencetak satu gol di Estadio Do Dragao, sehingga mereka juga bisa lolos kje perempat final jika mereka menang 1-0 melawan Porto.
Bolanet menilai ada sejumlah alasan Juventus bisa menang dan lolos ke perempat final. Apa saja itu? Yuk intip di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Porto Pincang
Alasan pertama mengapa Juventus berpeluang menang di leg kedua ini karena Porto datang ke Turin dengan kaki pincang.
Sejumlah penggawa Porto dikabarkan akan absen di laga ini. Ada Chanchel Mbemba, Mohamed Mbaye dan Ivan Marcano yang dipastikan absen karena cedera.
Sementara Pepe dan Jesus Corona diragukan tampil di alga ini setelah mereka ditarik keluar di pertengahan babak melawan Gill Vicente. Tanpa kekuatan terbaik mereka, Porto bisa kewalahan menghadapi Juventus di Turin.
Performa Juventus Stabil
Alasan kedua mengapa Juventus bakal menang melawan Porto di dini hari nanti karena performa Si Nyonya Tua yang sudah stabil.
Semenjak kalah dari Porto pada tanggal 17 Februari yang lalu, Juventus belum sekalipun tersentuh kekalahan. Mereka menjalani empat laga, tiga di antaranya mereka menang dan satu sisanya imbang.
Juventus mencetak total 10 gol dan kebobolan dua gol saja di empat laga tersebut, sehingga Juventus bakal tampil on fire di laga tersebut.
Rekor Kandang Juventus Tokcer
Alasan lain mengapa Porto bakal tumbang melawan Juventus karena Allianz Stadium bukan stadion yang ramah untuk pendatang.
Di lima pertandingan terakhir mereka di Turin, Juventus meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Sepanjang musim ini mereka hanya kalah tiga kali di Turin, yaitu menghadapi Roma, Barcelona dan Fiorentina. Selebihnya Juventus tampil perkasa saat bermain di markas mereka.
Juventus Unggul head to Head
Alasan lain mengapa Juventus berpotensi menang melawan Porto di leg kedua ini karena mereka masih unggul dalam aspek head to head.
Juventus dan Porto sudah total lima kali bertemu di ajang kompetitif, tepatnya di UCL. Namun Porto baru menang satu kali saja melawan wakil Italia itu tepatnya di leg pertama kemarin.
Sementara tiga laga lainnya berakhir dengan kemenangan Juventus dan satu laga lainnya berakhir imbang. Jika melihat track record tersebut, Juventus seharusnya bisa menang di laga ini.
Cristiano Ronaldo Bakal Full Power
Faktor terakhir yang kami prediksi bakal menjadi kekuatan Juventus jelang melawan Porto karena Cristiano Ronaldo akan tampil full power di laga ini.
Performa Ronaldo sendiri memang agak menurun belakangan ini. Andrea Pirlo menyebut eks pemain Real Madrid itu mengalami kelelahan karena terlalu banyak bermain.
Saat Juventus menang melawan Lazio di akhir pekan kemarin, Pirlo memarkir Ronaldo. Sehingga sang penyerang bisa mengeluarkan performa terbaiknya dan berpotensi menjadi pembeda bagi Juventus.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mumpung Satu Tim, De Ligt Coba Belajar Sebanyak Mungkin dari Ronaldo
Liga Italia 9 Maret 2021, 21:26
-
Juventus Sudah Belajar dari Kesalahan dan Kini Siap Bekuk Porto
Liga Champions 9 Maret 2021, 20:55
-
Juventus vs Porto, Bonucci Teringat Memori Pahit Lawan Benfica
Liga Champions 9 Maret 2021, 20:31
-
Nah Ini Dia, Empat Alasan Juventus Bisa Gagal Taklukkan Porto
Liga Champions 9 Maret 2021, 19:29
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR