5 Alasan Sevilla Bakal Bungkam Bayern Munchen: MU dan Inter Saja Bisa Dikalahkan, Masa Bayern Tidak?

Bola.net - Jawara Liga Europa, Sevilla akan menantang kampiun Liga Champions, Bayern Munchen dalam partai Piala Super Eropa 2020 yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Jumat (25/9/2020) dini hari WIB. Pertandingan ini bisa disaksikan lewat Vidio.
Pada final Liga Europa bulan lalu, Sevilla sukses mengandaskan Inter Milan dengan skor 3-2, sedangkan sebelumnya, di semifinal, pasukan Julen Lopetegui juga mengalahkan tim raksasa, yakni Manchester United dengan skor 2-1.
Sementara itu, Bayern tampil sebagai juara Liga Champions dengan menumpas PSG di partai final dengan skor 1-0. Sebelumya, Die Roten bahkan sempat menghajar Barcelona 8-2 di perempat final.
Meski menjadi tim underdog dalam partai Piala Super Eropa kali ini, akan tetapi Sevilla juga tetap punya peluang untuk menjadi juara. Bola.net coba menyajikan sejumlah alasannya.
Simak selengkapnya di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Mental Eropa
Meski tak pernah menjadi juara La Liga sejak 1946 silam, akan tetapi Sevilla dikenal memiliki mental juara ketika tampil dalam ajang antarklub Eropa, terutama Liga Europa.
Hingga kini Sevilla sudah enam kali meraih gelar juara Liga Europa, termasuk hat-trick dari musim 2013/14, 2014/15, dan 2015/16 lalu. Klub Andalusia itu juga sempat menjuarai Piala Super Eropa pada 2006 silam.
Faktor Underdog
Sevilla boleh saja menjadi underdog dalam partai melawan Bayern Munchen kali ini. Namun, hal tersebut bisa jadi merupakan sebuah hal positif karena Sevilla bakal bermain nothing to lose.
Hal ini bisa dimanfaatkan Jesus Navas cs untuk bermain lepas dan menghadirkan bahaya bagi sang jawara Liga Champions. Terkadang, sebuah kejutan dalam pertandingan lahir dari situasi seperti ini.
Kebiasaan Sevilla
Sevilla dikenal selalu tampil merepotkan jika bertemu tim-tim raksasa. Inter dan Manchester United sudah menjadi korban kedigdayaan Sevilla di Liga Europa musim lalu.
Kini, Bayern Munchen bisa menjadi korban berikutnya. Bermodal permainan kolektif, Sevilla bisa menjadi penghancur ambisi Bayern di Piala Super Eropa kali ini.
Kehadiran Ivan Rakitic
Sevilla mendapat tambahan tenaga yang luar biasa pada musim panas ini, yakni mantan gelandang mereka, Ivan Rakitic yang direkrut kembali dari Barcelona.
Selain menjadi pengganti sepadan bagi Ever Banega yang hengkang, kehadiran Rakitic jelas bisa meningkatkan kualitas lini tengah Sevilla, termasuk pada laga melawan Bayern kali ini.
Bayern Munchen Kehilangan Thiago
Di sisi lain, ada yang hilang dari lini tengah Bayern Munchen setelah mereka ditinggal Thiago Alcantara yang memutuskan untuk hengkang ke Liverpool.
Belum adanya pengganti sepadan Thiago di lini tengah Bayern bisa dimanfaatkan Sevilla untuk menguasai permainan dan mengunci kemenangan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Pemain Kunci Bayern Munchen untuk Kalahkan Sevilla di Piala Super Eropa
Liga Champions 24 September 2020, 17:16
-
4 Pemain Kunci Sevilla untuk Kalahkan Bayern Munchen di Piala Super Eropa
Liga Eropa Lain 24 September 2020, 14:18
-
Pelatih Sevilla: Sudah Lama Tak Ada Tim Eropa yang Bisa Sedominan Bayern Munchen, Sepakat?
Liga Champions 24 September 2020, 14:02
-
Bayern Munchen vs Sevilla: Setelah 31 Laga Tanpa Kalah, Akankah Die Roten Lengah?
Bundesliga 24 September 2020, 12:55
-
5 Alasan Bayern Munchen Kalahkan Sevilla di Piala Super Eropa
Bundesliga 24 September 2020, 11:59
LATEST UPDATE
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR