
Bola.net - Real Madrid resmi tersingkir dari Liga Champions 2025/2026 setelah kalah dramatis dalam duel sengit melawan Bayern Munchen. Pada leg kedua yang berlangsung di Allianz Arena, skuad asuhan Alvaro Arbeloa harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 4-3.
Dengan hasil tersebut, langkah Los Blancos terhenti setelah kalah agregat 6-4. Sebenarnya, mereka sempat berada di atas angin pada babak pertama. Namun demikian, situasi berubah drastis setelah kartu merah di menit-menit akhir mengganggu keseimbangan tim. Bayern pun memanfaatkan momentum itu untuk memastikan tiket semifinal, di mana mereka akan menghadapi PSG.
Kegagalan ini membuat Arbeloa menjadi sorotan utama. Di tengah ekspektasi tinggi publik Madrid yang menginginkan trofi, hasil ini jelas menjadi pukulan berat. Meski begitu, ia tetap berusaha bersikap tenang dan terbuka saat menghadapi media setelah pertandingan.
Pelatih tersebut hadir di ruang pers dengan raut kecewa, tetapi masih berusaha menjaga ketegaran. Ia memaparkan evaluasi pertandingan secara cukup detail, mulai dari rencana permainan hingga gambaran masa depan tim setelah tersingkir. Di sisi lain, ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menyalahkan pihak lain atas hasil yang didapat.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tanggung Jawab Penuh Pelatih

Sebagai pelatih kepala, Arbeloa tidak menghindari kritik yang datang setelah kegagalan ini. Justru sebaliknya, ia secara tegas menyatakan bahwa hasil di lapangan sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya. Sikap ini menunjukkan bahwa ia siap berdiri di garis depan ketika tim berada dalam situasi sulit.
Selain itu, mantan pemain timnas Spanyol tersebut juga menekankan komitmennya untuk terus menjaga nama besar klub hingga akhir musim. Ia berharap para pendukung tetap melihat perjuangan para pemain secara utuh. Walaupun situasinya tidak mudah, ia memastikan akan tetap bersama tim dalam kondisi apa pun.
"Saya pikir, dan saya selalu mengatakan ini, bahwa saya bertanggung jawab atas kekalahan, dan saya akan selalu memikul tanggung jawab atas kekalahan seperti ini," tegas Alvaro Arbeloa.
"Sejak saya duduk di kursi ini, saya selalu mencoba membantu klub dengan cara yang saya bisa," tambahnya.
“Saya adalah orang yang paling bertanggung jawab atas kekalahan ini. Fans harus bangga kepada pemain yang telah memberikan segalanya dan menunjukkan karakter yang sangat kuat,” imbuhnya
Analisis Strategi dan Pilihan Pemain
Di sisi lain, Arbeloa juga menjelaskan alasan di balik susunan pemain yang ia turunkan sejak awal laga. Ia mengakui bahwa pendekatan ofensif memang menjadi pilihan sadar, mengingat timnya perlu mengejar ketertinggalan dari leg pertama. Karena itu, ia tidak ingin tim hanya bermain aman dan menunggu.
Pendekatan tersebut sebenarnya sempat membuahkan hasil positif, terutama pada babak pertama ketika Madrid mampu unggul. Akan tetapi, memasuki babak kedua, sejumlah peluang emas gagal dimaksimalkan dengan baik. Kegagalan ini pada akhirnya menjadi faktor krusial yang merugikan tim secara keseluruhan.
"Saya pikir saya telah menurunkan tim terbaik untuk menang. Kami harus datang ke sini untuk menang; saya tidak bisa datang untuk berspekulasi bahwa saya ingin mencetak banyak gol," ungkap Arbeloa.
"Masing-masing dari mereka memberikan upaya yang luar biasa dan menunjukkan banyak karakter di stadion ini," lanjut pelatih tersebut.
Amarah Arbeloa Soal Kartu Merah Camavinga
Ketika membahas kartu merah Eduardo Camavinga pada menit ke-86, nada bicara Arbeloa berubah lebih emosional. Ia menilai keputusan wasit tersebut menjadi titik balik yang sangat merugikan timnya. Sejak momen itu, pertandingan menjadi jauh lebih sulit dikendalikan oleh Madrid.
Tidak hanya di lapangan, suasana ruang ganti pun disebut ikut terpengaruh. Rasa kecewa dan ketidakpuasan terhadap keputusan tersebut dirasakan oleh para pemain. Arbeloa menilai usaha yang telah ditunjukkan timnya seperti terhapus oleh satu keputusan yang dianggapnya kontroversial.
"Sangat jelas bahwa pertandingan berakhir pada momen tersebut, dan itu adalah sesuatu yang benar-benar tidak dapat dijelaskan dan tidak adil," ucap Arbeloa.
"Sangat menyedihkan melihat bagaimana kerja keras, usaha, dan pengorbanan para pemain di lapangan hancur oleh keputusan wasit," pungkasnya.
Pada akhirnya, Madrid harus segera bangkit dan mengalihkan fokus ke sisa kompetisi musim ini. Walaupun perjalanan di Eropa telah berakhir, Arbeloa menegaskan bahwa ia akan terus memperjuangkan kehormatan klub hingga pertandingan terakhir.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
Barcelona Bisa Juara Sebelum El Clasico, Real Madrid Tolak Guard of Honour
Liga Spanyol 16 April 2026, 16:54
LATEST UPDATE
-
Diego Moreira: Ambisi, Target, dan Karakter Sang Pemain Baru AC Milan
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:39
-
AS Roma Cetak Sejarah Unik Usai Rodrigo Mora Kenakan Nomor 86
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:31
-
Juventus Tetapkan Bek Sayap sebagai Prioritas Transfer Terakhir
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:20
-
Atletico Madrid Nego Nicolas Jackson, Chelsea Ingin Jual Permanen
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 06:56
-
Carlos Baleba Belum Deal, Manchester United Harus Naikkan Tawaran
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:51
-
Arsenal Dapat Lampu Hijau dari Atletico, tapi Julian Alvarez Prioritaskan Barcelona
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:45
-
Liverpool Dapat Angin Segar dalam Perburuan Bradley Barcola
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:40
-
Manchester United Terancam Gagal Rekrut Lewis Hall dari Newcastle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:35
-
Man City Kejar Pemain Sayap Palmeiras usai Sepakat Jual Savinho ke Tottenham
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:10
-
Liverpool Incar Endrick Usai Tawaran untuk Yankuba Minteh Ditolak
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:04
-
Prediksi Brentford vs Tottenham 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:44
-
Prediksi Nottingham vs Leeds 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR