
Bola.net - Barcelona harus menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions di Camp Nou. Hasil tersebut membuat tim Catalan berada dalam posisi sulit menjelang leg kedua di Madrid.
Dua gol tim tamu membuat Barcelona kini harus mengejar defisit jika ingin melaju ke semifinal. Situasi ini sekaligus menghadirkan tantangan besar bagi pelatih Hansi Flick.
Kekalahan tersebut juga mencatatkan momen yang tidak biasa dalam karier kepelatihan Flick. Untuk pertama kalinya, tim yang ia latih gagal mencetak gol dalam laga fase gugur Liga Champions.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Rekor Gol Hansi Flick di Liga Champions Terhenti

Kekalahan dari Atletico Madrid menjadi catatan yang tidak diharapkan bagi Hansi Flick. Dalam 17 pertandingan fase gugur Liga Champions sebelumnya yang ia jalani bersama Bayern Munchen dan Barcelona, tim asuhannya selalu mampu mencetak setidaknya satu gol.
Konsistensi tersebut selama ini mencerminkan filosofi menyerang Flick. Timnya dikenal mengandalkan kombinasi penguasaan bola yang sabar dan serangan balik cepat untuk membuka pertahanan lawan.
Karena itu, kegagalan mencetak gol dalam pertandingan ini cukup mengejutkan bagi banyak pengamat. Meski demikian, satu pertandingan tanpa gol tidak serta-merta mendefinisikan perjalanan karier seorang pelatih.
Momen Krusial yang Mengubah Jalannya Pertandingan

Pertandingan di Camp Nou berubah drastis menjelang akhir babak pertama. Barcelona mengalami situasi sulit dalam rentang waktu singkat yang menentukan jalannya laga.
Pada menit ke-44, bek muda Pau Cubarsi menerima kartu merah setelah tinjauan VAR menyatakan ia melakukan pelanggaran profesional terhadap Giuliano Simeone.
Dari situasi bola mati yang terjadi sesaat kemudian, Julian Alvarez mencetak gol pembuka melalui tendangan bebas yang melengkung melewati pagar hidup dan tidak mampu dijangkau Marc Andre ter Stegen.
Bermain dengan 10 orang membuat Barcelona kesulitan menjaga ritme permainan. Atletico kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-70 melalui Alexander Sorloth, sementara Barcelona gagal memberikan respons hingga laga berakhir.
Barcelona Wajib Bangkit di Leg Kedua
Hasil tersebut membuat Barcelona harus mengejar ketertinggalan pada leg kedua di Madrid. Lamine Yamal dan rekan-rekannya membutuhkan kemenangan besar jika ingin memastikan tempat di semifinal.
Jika berhasil membalikkan keadaan, Barcelona akan menghadapi pemenang duel antara Arsenal dan Sporting Lisbon. Pada leg pertama perempat final lainnya, Arsenal meraih kemenangan 1-0 di Portugal lewat gol Kai Havertz.
Bagi Barcelona, fokus kini tertuju pada upaya bangkit dari kekalahan ini. Sementara itu, Atletico Madrid akan mencoba mempertahankan keunggulan agregat mereka ketika kedua tim kembali bertemu di leg kedua.
Jangan Lewatkan!
- Rapor Pemain Atletico Madrid vs Barcelona: Alvarez Bersinar, Atleti Pulang Bawa Modal Besar
- Liverpool di Ujung Tanduk
- PSG vs Liverpool: Juara Bertahan Mulai Menemukan Irama Permainan Terbaik
- Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Keok, PSG Tunjukkan Taji
- Hasil PSG vs Liverpool: Keperkasaan sang Juara Bertahan
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR