
Bola.net - Real Madrid menghadapi dilema menjelang leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City. Absennya Jude Bellingham akibat cedera membuat Alvaro Arbeloa pusing memikirkan pengaturan lini tengah.
Kondisi ini membuka peluang bagi wonderkid jebolan La Fabrica, Thiago Pitarch, tampil sebagai starter. Namun, kehadiran gelandang 18 tahun itu menimbulkan risiko hukum serius.
Pitarch bisa terkena larangan bermain di level junior jika diturunkan, karena aturan ketat UEFA membatasi status pemain antara tim senior dan tim muda.
Manajemen El Real kini harus menimbang cermat antara kebutuhan tim utama atau masa depan sang pemain. Publik pun menyoroti keputusan berani yang akan diambil Arbeloa di pinggir lapangan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Aturan Ketat UEFA Mengintai Pitarch
Menurut regulasi UEFA, pemain yang tampil di Liga Champions melebihi batas tertentu tidak boleh kembali ke kompetisi junior. Saat ini, Pitarch berada di ambang batas tersebut.
Jika ia bermain melawan Manchester City, secara otomatis ia menjadi anggota tetap skuad senior, sehingga kehilangan kelayakan tampil di UEFA Youth League. Regulasi UEFA menyatakan, pemain yang tampil dalam tiga pertandingan Liga Champions atau lebih tidak bisa bermain di Youth League. Pitarch sudah tampil dua kali sebelumnya saat Madrid mengalahkan Benfica di babak play-off.
Kondisi ini tentu merugikan tim muda Madrid yang sedang berjuang di kompetisi junior. Namun, kebutuhan tim senior yang pincang tampaknya menjadi prioritas utama klub saat ini.
Pengganti Bellingham yang Menjanjikan
Absennya Bellingham memaksa Arbeloa mencari kreator permainan untuk menemani Fede Valverde dan Arda Guler. Pitarch dinilai tepat karena performanya memukau dalam kemenangan Madrid atas Celta Vigo.
Kemampuannya mengatur ritme permainan membuat Arbeloa terkesan dan memberinya kepercayaan lebih. Meski usianya masih belia, Pitarch kini dianggap sebagai bagian tetap skema tim utama.
Kembalinya Eduardo Camavinga dari cedera gigi memang memberi opsi tambahan, namun fleksibilitas Pitarch memberi dimensi serangan berbeda jika dibutuhkan untuk menembus pertahanan rapat City.
Fokus Total Raih Kemenangan
Meski terancam sanksi di level junior, Pitarch dilaporkan tetap fokus pada kontribusi maksimal bagi tim senior. Ambisinya membantu Madrid meraih hasil positif di panggung tertinggi Eropa menjadi motivasi utama. Ia sadar, kesempatan bermain melawan tim sekelas Manchester City jarang datang bagi pemain muda.
Klub pun tampak siap merelakan kehadiran Pitarch di Youth League demi kepentingan yang lebih besar. Dengan absennya Kylian Mbappe dan Bellingham, setiap keputusan pemain menjadi krusial.
Madrid akan berjuang habis-habisan untuk membawa modal kemenangan sebelum bertandang ke Etihad Stadium pekan depan. Kehadiran Pitarch bisa menjadi kartu as tak terduga dalam rencana taktis Arbeloa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Real Madrid vs Man City 12 Maret 2026
Liga Champions 10 Maret 2026, 17:46
-
Real Madrid vs Manchester City: El Clasico Baru di Liga Champions
Liga Champions 10 Maret 2026, 16:30
-
Kylian Mbappe Digosipkan Punya Pacar Baru, Kencani Aktris Cantik Spanyol?
Bolatainment 10 Maret 2026, 15:55
-
Real Madrid vs Man City: Pertempuran Penguasa Eropa di Santiago Bernabeu
Liga Champions 10 Maret 2026, 15:05
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 23:12
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia U-19 vs Australia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 21:20
-
Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
Liga Spanyol 10 Juni 2026, 20:47
-
Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
Bola Indonesia 10 Juni 2026, 19:41
LATEST EDITORIAL
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
























KOMENTAR