
Bola.net - Keputusan kontroversial kembali mewarnai laga panas perempat final Liga Champions antara Bayern Munchen vs Real Madrid. Sorotan tajam kali ini tertuju pada kartu merah yang diterima Eduardo Camavinga, yang dinilai tidak tepat oleh mantan wasit FIFA, Alfonso Perez Burrull.
Dalam pertandingan yang digelar di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) WIB, wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, mengusir Camavinga setelah gelandang muda asal Prancis itu menerima kartu kuning kedua.
Insiden terjadi usai Camavinga melakukan pelanggaran terhadap Harry Kane, lalu menahan bola selama beberapa detik.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Penilaian Burrull

Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan. Burrull menilai tindakan Vincic terlalu berlebihan dan tidak mencerminkan proporsionalitas dalam memimpin pertandingan dengan tensi tinggi.
“Memberikan kartu merah untuk situasi seperti itu sangat tidak seimbang. Dia hanya menahan bola selama tiga detik,” ujar Burrull dalam program Marcador, seperti dikutip dari Marca.
Menurutnya, seorang wasit seharusnya mampu membaca konteks pertandingan dan dampak dari setiap keputusan yang diambil. Ia bahkan menyebut keputusan tersebut mendekati bentuk penyalahgunaan wewenang.
“Wasit perlu mempertimbangkan apa yang sedang dipertaruhkan dan bagaimana keputusan itu memengaruhi jalannya laga. Ini hampir seperti penyalahgunaan otoritas,” lanjutnya.
Titik Balik Laga

Kartu merah tersebut terbukti menjadi titik balik pertandingan. Saat Camavinga diusir, Madrid sebenarnya tengah unggul 3-2. Namun, bermain dengan 10 orang membuat keseimbangan tim goyah. Bayern mampu memanfaatkan situasi tersebut dan berbalik unggul 4-3 hingga akhir laga.
Hasil ini memastikan langkah Madrid terhenti di babak perempat final. Tim asuhan Alvaro Arbeloa harus angkat koper dengan agregat 4-6, setelah sebelumnya juga kalah 1-2 pada leg pertama.
Kontroversi kepemimpinan wasit tak hanya terjadi dalam laga ini. Sehari sebelumnya, Barcelona juga mengeluhkan keputusan wasit dalam pertandingan mereka. Salah satu pemainnya, Raphinha, bahkan menyebut timnya seperti “dirampok” akibat sejumlah keputusan yang dianggap merugikan.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2025/2026
Bagan fase gugur Liga Champions 2025/2026. (c) UEFA
Jangan Lewatkan!
- Detik-detik 'Kematian' Real Madrid di Kandang Bayern Munchen: Semua Karena Kartu Merah Eduardo Camavinga
- 5 Pelajaran dari Kesuksesan Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions: Keberhasilan dengan Banyak Catatan
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Real Madrid di Markas Bayern Munchen: Kartu Merah Camavinga Mengubah Segalanya
- Rapor Pemain Arsenal vs Sporting CP: Zubimendi Tampil Elegan, Gyokeres Tumpul di Laga Penentuan
- Rapor Pemain Real Madrid Saat Bertekut Lutut di Kandang Bayern Munchen: Camavinga Merusak Segalanya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
Barcelona Bisa Juara Sebelum El Clasico, Real Madrid Tolak Guard of Honour
Liga Spanyol 16 April 2026, 16:54
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR