
Bola.net - Arsenal bersiap menghadapi final Liga Champions melawan PSG di Budapest, Sabtu (30/5/2026) besok malam WIB. Di tengah tekanan laga terbesar musim ini, Mikel Arteta tampil percaya diri dan menyebut timnya punya peluang nyata untuk meraih gelar Eropa pertama dalam sejarah klub.
Optimisme itu tidak datang tiba-tiba. Arsenal baru saja mengakhiri penantian panjang 22 tahun tanpa gelar Premier League, sebuah pencapaian yang mengubah suasana tim secara signifikan. Kemenangan domestik itu, yang memastikan gelar liga pertama sejak 2004, jadi dorongan moral besar menjelang laga di Eropa.
Meski PSG datang sebagai juara bertahan dan dihuni banyak pemain bintang, Arteta menegaskan timnya tidak berada dalam posisi inferior.
Euforia juara liga kini perlahan bergeser menjadi ambisi baru. Bagi Arteta dan skuadnya, final Liga Champions ini bukan sekadar pertandingan, tapi kesempatan untuk mengubah musim luar biasa menjadi sejarah yang lebih besar.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Ambisi Arsenal Cetak Sejarah Baru

Kemenangan di Premier League disebut membawa perubahan nyata di dalam skuad Arsenal. Arteta melihat para pemainnya kini lebih fokus, lebih tenang, dan datang dengan rasa lapar yang berbeda menjelang final di Budapest.
Laga melawan PSG dipandang sebagai panggung ideal untuk menguji level sebenarnya dari tim ini. Di ruang internal, Arsenal juga percaya diri bisa bermain tanpa beban, bahkan jika banyak pihak menjagokan lawan mereka.
“Kami punya kesempatan luar biasa untuk menulis sejarah baru di klub ini, dan kami percaya bisa melakukannya,” kata Mikel Arteta.
“Kami akan terbang ke Budapest pada hari Kamis dengan keyakinan penuh bahwa dalam beberapa hari ke depan kami bisa menjadi juara Eropa,” lanjutnya.
Penghargaan Manajer Terbaik dan Rasa Terima Kasih Arteta

Di tengah persiapan final, Arteta sempat menghadiri acara penghargaan tahunan Asosiasi Manajer Liga (LMA) di London, Selasa malam lalu. Ia dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Premier League musim ini, sebuah pengakuan atas perjalanan panjangnya bersama Arsenal.
Dalam pidatonya, Arteta menyinggung proses yang tidak selalu mulus sejak ia mengambil alih tim. Ia juga memberi apresiasi khusus kepada David Moyes, yang pertama kali membawanya ke sepak bola Inggris saat masih di Everton pada 2005.
“Terima kasih banyak atas penghargaan ini. Ini sebuah kehormatan besar,” ujar Arteta.
“Perjalanannya panjang. Kami sudah mencoba, pernah gagal beberapa kali, tapi akhirnya bisa menang dan itu membuat semuanya terasa sangat spesial,” tambahnya.
Peran Krusial Staf Kepelatihan Arsenal
Arteta juga menyoroti peran staf pelatih yang bekerja di balik layar sepanjang musim. Ia menyebut dukungan mereka sebagai bagian penting dari stabilitas tim, terutama di masa-masa penuh tekanan.
Menurutnya, kerja sama yang solid di ruang pelatih membuat dirinya bisa menjalani peran sebagai manajer dengan lebih tenang. Fondasi ini juga diyakini akan berpengaruh besar saat Arsenal menghadapi PSG di final.
“Mereka sangat membantu dan selalu mendukung saya,” kata Arteta.
“Mereka membuat saya menikmati pekerjaan ini dengan cara yang bahkan tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” lanjutnya.
Final di Budapest pada akhirnya akan menjadi ujian terbesar Arsenal musim ini. Apakah momentum juara domestik bisa berlanjut ke panggung Eropa, semuanya akan terjawab di laga penentuan tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal TV: 30 Mei - 2 Juni 2026
Jadwal Televisi 29 Mei 2026, 20:56
-
Profil Puskas Arena, Venue Final Liga Champions Musim 2025/2026
Liga Champions 29 Mei 2026, 19:12
LATEST UPDATE
-
Rafael Leao Berpisah dengan AC Milan: Cinta Saya Tidak Akan Pernah Berakhir
Liga Italia 29 Agustus 2026, 07:43
-
Aston Villa Capai Kesepakatan dengan PSG untuk Ibrahim Mbaye, Bukan Liverpool
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 07:13
-
Aston Villa Resmi Datangkan Nicolas Jackson dari Chelsea
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 07:03
-
Prediksi Cagliari vs Inter 31 Agustus 2026
Liga Italia 29 Agustus 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Agustus 2026, 06:02
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 05:38
-
Man of the Match Crystal Palace vs Man City: Erling Haaland
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 05:14
-
Man of the Match AC Milan vs Venezia: Goncalo Ramos
Liga Italia 29 Agustus 2026, 05:01
-
Cristiano Ronaldo Cetak Gol ke-978, Al Nassr Menang dan Kokoh di Puncak
Asia 29 Agustus 2026, 04:54
-
Hasil Crystal Palace vs Man City: The Citizens Menggila, Haaland Borong Dua Gol
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 04:04
-
Link Streaming Palace vs Man City, 29 Agustus 2026
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 23:59
-
Link Streaming AC Milan vs Venezia, Sabtu 29 Agustus 2026
Liga Italia 28 Agustus 2026, 23:30
-
Alamak! Kenan Yildiz Harus Menepi dari Juventus Cukup Lama!
Liga Italia 28 Agustus 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

























KOMENTAR