
Bola.net - Alvaro Arbeloa langsung pasang badan untuk bintang utamanya, Vinicius Junior. Pelatih anyar Real Madrid itu tak ingin melihat anak asuhnya terus-terusan jadi sasaran tembak suporter sendiri.
Situasi di Santiago Bernabeu memang sedang memanas. Siulan dan cemoohan kerap terdengar, bahkan ditujukan kepada pahlawan klub sekelas Vini.
Jelang laga krusial Liga Champions melawan AS Monaco, Arbeloa mengirim pesan tegas. Ia menuntut loyalitas total dari publik Bernabeu.
Arbeloa mengingatkan bahwa Vini bukan pemain sembarangan. Winger Brasil itu adalah sosok vital yang butuh dukungan, bukan hujatan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Ingat Jasa Dua Trofi UCL

Arbeloa menegaskan bahwa memori fans Madrid tidak boleh pendek. Vini telah memberikan segalanya untuk lambang di dada selama bertahun-tahun.
Magis Vini di malam-malam Eropa adalah kunci kejayaan Los Blancos belakangan ini.
"Apa yang dia (Vini) inginkan, dan apa yang saya harapkan, inginkan, dan doakan, adalah Bernabeu mendukung dan berada di belakang setiap pemain," ujar Arbeloa.
"Tentu saja, itu termasuk Vini Jr," tegasnya.
Arbeloa kembali mengingatkan dua trofi "Kuping Besar" yang mendarat di Madrid berkat kontribusi sang pemain.
"Ini adalah orang yang telah menulis ceritanya di Real Madrid selama bertahun-tahun. Dia memberi kami dua gelar Liga Champions dan banyak malam ajaib," kenangnya.
Vini Pemain Emosional, Butuh Cinta
Secara psikologis, Vini digambarkan sebagai pemain yang sensitif. Ia bermain menggunakan hati dan perasaannya.
Jika fans memusuhinya, performa Vini justru akan meredup. Ia butuh energi positif dari tribun untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
"Dia butuh Bernabeu untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Dia punya hati yang besar, dia sangat emosional, dan sepak bolanya mencerminkan itu," analisis Arbeloa.
Cinta Vini pada klub tidak perlu diragukan. Ia hanya ingin cintanya berbalas.
"Dia mencintai lambang ini dan para penggemar, dia ingin mereka berada di pihaknya," sambungnya.
"Sebagai pelatih, saya ingin melihat Bernabeu yang berdiri di belakang para pemainnya," harap Arbeloa.
Ubah Cemoohan Jadi Tepuk Tangan
Sebagai mantan pemain, Arbeloa paham betul karakter Madridista. Mereka adalah hakim yang paling jujur namun menuntut kesempurnaan.
Tugas tim sekarang adalah membungkam kritik dengan performa di lapangan.
"Saya tahu seperti apa penonton Bernabeu karena saya pernah menjadi bagian darinya, dan saya sudah memberi tahu para pemain itu. Mereka adil," katanya.
Arbeloa menantang skuadnya untuk bekerja keras. Ia yakin jika tim tampil militan, siulan akan berubah menjadi tepuk tangan meriah.
"Sekarang terserah kita untuk mengubah cemoohan itu menjadi tepuk tangan. Biarkan mereka melihat usaha yang kami lakukan," tantang sang entrenador.
"Kami sedang mengusahakannya, dan kami tahu mereka akan mendukung kami. Kami tidak meragukannya," tutupnya optimistis.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 23:12
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia U-19 vs Australia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 21:20
-
Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
Liga Spanyol 10 Juni 2026, 20:47
-
Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
Bola Indonesia 10 Juni 2026, 19:41
LATEST EDITORIAL
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59























KOMENTAR