
Bola.net - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, konsisten dengan opininya soal Liga Champions. Bahwasanya ajang tersebut sangat sulit buat ditaklukkan dan butuh keberuntungan yang besar untuk memenangkannya.
Tidak semua tim bisa memenangkan Liga Champions secara konsisten. Kompetisi itu memang selalu menghadirkan juara baru setiap musimnya. Dalam sejarah, hanya Real Madrid yang bisa memenangkannya dua musim berturut-turut.
Itupun, mereka cuma bisa melakukannya sekali. Mereka juga tahu persis rasanya menjadi juara Liga Champions dan gagal mempertahankannya di musim berikutnya. Seperti yang terjadi pada musim 2014/15 lalu.
Mungkin, kala berhasil meraih juara dua musim berturut-turut, Real Madrid sedang dipeluk erat oleh Dewi Fortuna. Dan saat pelukan itu lepas, langkah mereka terhenti di babak 16 besar dari klub kuda hitam, Ajax Amsterdam.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Harus Bagus dan Beruntung
Sebenarnya sudah bukan rahasia lagi kalau resep menjuarai Liga Champions adalah keberuntungan. Semua klub papan atas Eropa selalu membenahi skuat dengan membeli pemain mahal, tapi itu tak ada artinya di hadapan Dewi Fortuna.
Namun kadang, publik melupakan itu. Ketika sebuah klub melakukan pembelian besar, publik terburu-buru meyakini bahwa trofi Liga Champions bisa mudah untuk dimenangkan. Kekecewaan mendalam pun dirasakan ketika harapannya gagal terwujud.
Allegri tidak pernah lelah menggaungkan pentingnya faktor keberuntungan dalam perjalanan Juventus di Liga Champions, bahkan sejak periode pertama kepelatihannya. Apalagi di fase gugur, yang semuanya dipertaruhkan dalam duel dua leg saja.
"Target pertamanya adalah melampaui fase grup. Selain itu, anda tidak punya peluang untuk menang. Pada fase ini, kami harus menjadi bagus dan beruntung," katanya di konferensi pers jelang laga leg pertama 16 besar Liga Champions.
Villarreal tak Boleh Diremehkan
Juventus dinaungi sedikit keberuntungan musim ini. Mereka mendapatkan lawan yang, di atas kertas, mampu dikalahkan, yakni Villarreal. Leg pertama akan digelar pada hari Rabu (22/2/2022) di El Madrigal.
Namun Bianconeri beserta pendukungnya tidak boleh sampai sesumbar. Sebab dalam sejarah Liga Champions juga terdapat kisah-kisah klub kuda hitam yang mampu mengalahkan para raksasa seperti Ajax di tahun 2019 lalu.
Allegri tahu persis kekuatan Villarreal. Itulah sebabnya ia meyakini bahwa pertandingan besok bakal berjalan berat buat anak asuhnya. Demi kemenangan, penampilan terbaik adalah wajib hukumnya.
"Pertandingan besok akan sulit, terlepas dari yang banyak orang pikirkan. Villarreali dilatih dengan baik, mereka punya tim yang cemerlang. Kami harus bermain dengan baik sebagai sebuah tim," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca juga:
- Max Allegri: Tekanan ke Dusan Vlahovic Terlalu Besar, Saya Harus Lindungi Dia
- Juventus Kalahkan Manchester United untuk Transfer Nicolo Zaniolo?
- Inter Milan dan Juventus Saling Sikut untuk Memphis Depay
- Arsenal Coba Daratkan Alvaro Morata di Musim Panas 2022?
- Cristiano Ronaldo dan Para Pemain dengan Mahar 100 Juta Euro atau Lebih
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Ungguli Inter dan Juventus Dalam Perburuan Bremer
Liga Italia 22 Februari 2022, 23:59
-
Jadwal dan Live Streaming Villarreal vs Juventus di Vidio Hari Ini
Liga Champions 22 Februari 2022, 21:59
-
Villarreal vs Juventus: Ada Alex Sandro dan Rabiot, Siap-siap Full Manyun?
Liga Champions 22 Februari 2022, 15:36
-
Lho! Villarreal 'Transfer' Alessandro Del Piero Jelang Duel Lawan Juventus
Liga Champions 22 Februari 2022, 15:13
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR