Ketika Arsenal Menunjukkan Mental Kuatnya

Ketika Arsenal Menunjukkan Mental Kuatnya
Selebrasi Gabriel usai Arsenal mencetak gol penalti Kai Havertz ke gawang Bayer Leverkusen di leg pertama 16 besar Liga Champions, 12 Maret 2026. (c) AP Photo/Martin Meissner

Bola.net - Arsenal menunjukkan mental kuat saat menahan Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Pertandingan di BayArena berakhir 1-1 setelah Arsenal mencetak gol penyeimbang pada menit akhir.

Arsenal sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Robert Andrich di awal babak kedua. Namun tim tamu tetap menjaga intensitas permainan hingga mendapatkan penalti yang diselesaikan Kai Havertz.

Hasil ini membuat Arsenal pulang dari Jerman dengan posisi yang cukup menguntungkan menjelang leg kedua. Tim asuhan Mikel Arteta kini memiliki peluang besar untuk menuntaskan pekerjaan di kandang sendiri.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 3 halaman

Arsenal Tertinggal oleh Gol Andrich

Robert Andrich mencetak gol dalam laga Bayer Leverkusen vs Arsenal di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Martin Meissner

Robert Andrich mencetak gol dalam laga Bayer Leverkusen vs Arsenal di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Martin Meissner

Arsenal memulai pertandingan dengan ritme tinggi dan sempat mendekati gol pembuka lewat peluang Gabriel Martinelli. Sepakan kerasnya mengenai mistar gawang setelah menerima umpan Viktor Gyokeres.

Namun, Leverkusen bertahan disiplin sepanjang babak pertama sehingga peluang Arsenal sulit berkembang. Laga kemudian berubah pada awal babak kedua saat Robert Andrich menyundul bola dari situasi sepak pojok Alex Grimaldo.

Gol tersebut membuat tuan rumah semakin percaya diri dan menekan pertahanan tim tamu. Arsenal juga sempat kesulitan mengembangkan serangan karena lini tengah Leverkusen tampil solid.

2 dari 3 halaman

Peran Penting Pergantian Pemain Arteta

Winger Arsenal, Noni Madueke mengontrol bola di laga melawan Bayer Leverkusen pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis 12 Maret 2026. (c) AP Photo/Martin Meissner

Winger Arsenal, Noni Madueke mengontrol bola di laga melawan Bayer Leverkusen pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis 12 Maret 2026. (c) AP Photo/Martin Meissner

Mikel Arteta merespons situasi dengan memasukkan Noni Madueke dan Kai Havertz dari bangku cadangan. Kedua pemain ini memberikan perubahan besar pada intensitas serangan Arsenal.

Madueke beberapa kali menusuk ke area kotak penalti dan memaksa lini belakang Leverkusen bekerja keras. Tekanan tersebut akhirnya menghasilkan momen penting menjelang akhir pertandingan.

Tusukan Madueke dihentikan tekel Malik Tillman di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih. Keputusan ini membuka kesempatan bagi Arsenal untuk menyamakan kedudukan.

3 dari 3 halaman

Penalti Havertz Selamatkan Arsenal

Pemain Arsenal, Kai Havertz, setelah mencetak gol lewat tendangan penalti dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Bayer Leverkusen, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Martin Meissner

Pemain Arsenal, Kai Havertz, setelah mencetak gol lewat tendangan penalti dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Bayer Leverkusen, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Martin Meissner

Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang pada menit ke-89. Tendangan penaltinya mengarah ke sudut gawang dan tidak mampu dijangkau Janis Blaswich.

Perayaan Havertz berlangsung sederhana karena ia pernah menghabiskan satu dekade masa muda bersama Leverkusen. Akan tetapi, gol tersebut menjadi penyelamat penting bagi Arsenal dalam duel dua leg ini.

Hasil imbang membuat rekor kemenangan sempurna Arsenal di Liga Champions musim ini terhenti. Namun, hasil tersebut tetap bernilai besar karena mereka membawa modal positif menuju leg kedua pekan depan.

Sumber: BBC Sport


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL