Ya, sebuah kejutan terjadi di semifinal kali ini. Bayern Munchen yang digadang-gadang akan menembus final dengan status favorit mereka justru tersingkir karena aturan gol tandang setelah bermain imbang dengan agregat 2-2.
Di leg kedua, Bayern Munchen tampak akan mewujudkan banyak prediksi atas status mereka sebagai unggulan dengan gol Xabi Alonso. Namun Atletico merespon di babak kedua dengan gol penyama kedudukan dari Antoine Griezmann.
Bayern Munchen sendiri akhirnya berhasil mencetak satu gol tambahan lewat gol Lewandowski, namun skor 2-1 itu tak cukup membawa mereka ke final yang akan digelar di Milan.
"Ini sulit untuk diterima. Kami pantas untuk lolos ke final. Gol dari Atletico begitu mudah, itu satu-satunya peluang mereka. Ini menyakitkan. Tapi inilah sepakbola," tandasnya.[initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jordi Alba Ogah Beri Selamat Bagi Atletico Madrid
Liga Champions 4 Mei 2016, 23:57
-
Ancelotti Dorong Sterling Untuk Bersinar Lawan Madrid
Liga Champions 4 Mei 2016, 23:05
-
Sebelum ke Final, Atletico Gebuk 6 Juara Berbeda
Liga Champions 4 Mei 2016, 19:23
-
Hadir di Bernabeu, Inter Milan Pantau Yaya Toure
Liga Champions 4 Mei 2016, 17:14
-
Goater: City Pasti Juara Liga Champions Bersama Guardiola
Liga Champions 4 Mei 2016, 14:32
LATEST UPDATE
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR