Bola.net - - Liverpool tidak berdaya menyaksikan kehebatan Lionel Messi ketika melawat ke Camp Nou pada leg pertama semifinal Liga Champions 2018/19, Kamis (2/5) dini hari WIB. The Reds takluk 0-3 lewat satu gol Luis Suarez dan dua gol Lionel Messi.
Pasukan Jurgen Klopp ini sebenarnya tampil cukup baik. Liverpool mampu memberikan perlawanan ketika skor masih 1-0 di babak pertama. Mereka bahkan tampil lebih baik di awal babak kedua.
Biar begitu, ketika Liverpool berusaha mencetak gol penyeimbang, Messi hadir untuk menyudahi perlawanan mereka. Messi mencetak gol kedua Barca di menit ke-75 yang membuktikan instingnya sebagai striker, dan menambah satu gol di menit ke-82 lewat eksekusi tendangan bebas impresif.
Gol kedua itulah yang membuktikan keajaiban Messi. Baca selengkapnya d bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sudah Menduga
Gelandang senior Liverpool, James Milner mengaku bahwa timnya sudah menduga Messi bakal tampil ajaib. Skuat The Reds sudah memahami apa yang bakal mereka hadapi di Camp Nou, dan hal itu sungguh terjadi.
Biar begitu, semangat Liverpool belum habis. Mereka masih punya leg kedua di Anfield, dan Milner percaya setiap pemain bakal tampil habis-habisan pada laga tersebut.
"Anda semacam sudah menduga hal-hal seperti itu dari Messi. Kekalahan ini sulit diterima, tetapi kami harus tetap menyatu dan mengambil sisi positifnya," tegas Milner dikutip dari UEFA.com.
"Kita lihat saja apa yang akan terjadi di Anfield. Kami akan memberikan semua kemampuan kami. Sudah ada banyak hal spesial yang terjadi di Anfield sebelumnya."
Tetap Bangga
Milner mengaku bangga pada permainan Liverpool. Setiap pemain memainkan perannya dengan baik dan tetap berjuang meski kondisi tertinggal. Namun, dia menyadari bahwa pada tahap ini, permainan tidaklah penting. Hasil akhir adalah segalanya.
"Saya kira pada tahapan ini dalam kompetisi, hasil akhir adalah satu-satunya hal yang penting. Mungkin kami boleh membesarkan bahwa kami telah menciptakan beberapa peluang dan seharusnya mencetak gol, tetapi itu tidak terjadi."
"Mereka adalah tim top yang selalu akan menciptakan peluang, dan mereka memaksimalkan itu. Kami boleh bangga dengan cara bermain kami, tetapi anda perlu mendapatkan hasil," tutupnya.
Kekalahan itu menyakitkan, tetapi skuat Liverpool harus segera mengalihkan fokus mereka ke Premier League. The Reds bakal menghadapi Newcastle akhir pekan ini untuk terus menjaga asa juara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Allegri Yakin Gol Ke-600 Messi Akan Melecut Motivasi Ronaldo
Liga Italia 2 Mei 2019, 23:36
-
Suarez Tak Akan Dapat Sambutan Hangat Ketika Balik ke Anfield
Liga Champions 2 Mei 2019, 22:23
-
Kovac Selalu Setia Pada Messi untuk Urusan Ballon d'Or
Liga Champions 2 Mei 2019, 21:28
-
Van Dijk Lega Tak Harus Duel Dengan Messi Tiap Musim
Liga Champions 2 Mei 2019, 20:48
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR