
Bola.net - Luis Enrique membawa PSG meraih kemenangan penting 5-4 atas Bayern dalam leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini juga mengantarkannya mencatat rekor baru di kompetisi elit Eropa tersebut.
Pertandingan berlangsung sengit dan menjadi salah satu duel paling menarik di fase ini. Kedua tim saling berbalas gol hingga menghasilkan total sembilan gol sepanjang laga.
Kemenangan ini membuat PSG memiliki modal berharga menuju leg kedua. Mereka kini berada di jalur untuk kembali melangkah ke final dan mempertahankan gelar.
Di sisi lain, Bayern masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. Tim asuhan Vincent Kompany tetap percaya diri jelang leg kedua di kandang.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Laga Spektakuler Penuh Hujan Gol

PSG langsung tampil agresif dalam pertandingan ini dan mampu menciptakan banyak peluang berbahaya. Serangan demi serangan membuat laga berjalan dalam tempo tinggi sejak awal.
Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele menjadi bintang dengan masing-masing mencetak dua gol. Satu gol lainnya disumbangkan oleh Joao Neves untuk mengunci keunggulan tim tuan rumah.
Bayern juga memberikan perlawanan sengit dengan gol dari Harry Kane, Michael Olise, Dayot Upamecano, dan Luis Diaz. Hasil akhir 5-4 menunjukkan betapa ketatnya duel kedua tim.
Rekor Bersejarah Luis Enrique

Kemenangan ini tidak hanya penting bagi PSG, tetapi juga bagi Luis Enrique secara pribadi. Ia kini menjadi pelatih tercepat yang mencapai 50 kemenangan di Liga Champions.
Menurut data Opta, Enrique mencapainya hanya dalam 77 pertandingan saat melatih Barcelona dan PSG. Catatan ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Pep Guardiola.
Guardiola sendiri mencapai angka tersebut dalam 80 pertandingan saat melatih Bayern. Dengan demikian, Enrique resmi mengukir sejarah baru di kompetisi ini.
Duel Pelatih dan Ambisi Gelar

Luis Enrique sebelumnya sudah dua kali menjuarai Liga Champions, yakni bersama Barcelona pada 2015 dan PSG pada 2025. Ia kini berpeluang menambah koleksi trofinya jika PSG melaju jauh musim ini.
Sementara itu, Guardiola juga memiliki rekam jejak impresif dengan tiga gelar Liga Champions. Dua diraih bersama Barcelona dan satu lagi bersama Manchester City.
Keduanya dikenal memiliki filosofi permainan yang mirip dari pengaruh Johan Cruyff. Namun kini, Enrique mulai keluar dari bayang-bayang Guardiola dengan pencapaian terbarunya.
Sumber: Sportbible
Klasemen Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Tampines Rovers 31 Juli 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 09:10
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Arema FC vs DPMM FC 31 Juli 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 08:59
-
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib dan Arema Tampil
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 08:10
-
Prediksi Piala AFF 2026: Timor Leste vs Indonesia 31 Juli 2026
Tim Nasional 31 Juli 2026, 07:59
-
Resmi! John Stones Gabung Inter Milan, Siap Buka Babak Baru di Serie A
Liga Italia 31 Juli 2026, 04:25
-
Timnas Indonesia Punya Skuad dengan Perpaduan Sempurna di Piala AFF 2026
Tim Nasional 30 Juli 2026, 23:59
-
Marcus Rashford Tulis Surat Perpisahan untuk Barcelona
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 21:25
-
AS Roma Resmi Lepas Artem Dovbyk ke Bologna
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16


















KOMENTAR