Bola.net - Mungkin terdengar aneh, bahwa Barcelona terakhir kali menjuarai Liga Champions pada tahun 2015 lalu meski memiliki Lionel Messi. Sampai taraf tertentu, puasa gelar Eropa ini bisa dianggap sebagai kegagalan Barca dan Messi.
Barca bukannya tidak mencoba. Mereka sudah memberikan yang terbaik dari tahun ke tahun, tapi kekalahan di Roma dan Anfield justru jadi yang paling diingat atas perjuangan Barca.
Musim 2019/20 ini Barca mencoba lagi, tentu dengan Messi. Kali ini situasinya berbeda, sedikit lebih baik. Mereka mendatangkan beberapa pemain top seperti Antoine Griezmann dan Frenkie de Jong.
Meski masih baru, De Jong tahu betul betapa besarnya hasrat Barca menjuarai Liga Champions. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Punya Messi, tapi Gagal
Bicara kepada Sport, De Jong menyinggung kegagalan Barcelona di Liga Champions meski memiliki pemain sekaliber Lionel Messi. Pertama-tama De Jong menegaskan bahwa Messi tetap dan akan selalu jadi pemain terbaik di dunia, terlepas dari apa pun hasil Barca di Liga Champions.
Namun, Messi tetap tidak bisa menjuarai Liga Champions seorang diri. Kompetisi paling bergengsi di dunia sepak bola itu selalu rumit, tidak ada tim lemah, prediksi pun tidak benar-benar berguna.
"Saya sudah mengatakan ini berkali-kali: Dia [Messi], sejauh ini, adalah pemain terbaik di dunia. Ada perbedaan besar antara dia dan pemain-pemain lain," tegas mantan pemain Ajax Amsterdam ini.
"Namun, soal Liga Champions, Anda tahu bagaimana itu. Ada banyak tim bagus yang terlibat dan itu merupakan kompetisi spesial."
"Sebab jika Anda mendapati satu momen buruk dalam pertandingan, atau jika Anda tidak beruntung, Anda akan tersingkir," imbuhnya.
La Liga Berbeda
Meski gagal di Liga Champions, Barcelona tetap mendominasi di La Liga. Blaugrana menjuarai empat dari lima edisi terakhir La Liga, bukti dominasi dan kekuatan Lionel Messi dkk. di Spanyol.
"La Liga berbeda, ada 38 pertandingan dan jika Anda menjalani masa-masa buruk, Anda masih bisa memperbaikinya," lanjut De Jong
"Namun, di Liga Champions, 10 menit bermain buruk berarti Anda bisa melupakannya [menang]. Jauh lebih sulit menjuarai Liga Champions," tutupnya.
Sumber: Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Valencia vs Barcelona: 2-0
Liga Spanyol 25 Januari 2020, 23:53
-
Carles Perez, Korban Pertama Quique Setien di Barcelona?
Liga Spanyol 25 Januari 2020, 20:02
-
Quique Setien Akui Ketakutan Saat Lawan Ibiza, Takut Apa?
Liga Spanyol 25 Januari 2020, 19:34
-
Waspada, Inter! Barcelona Juga Minati Olivier Giroud
Liga Inggris 25 Januari 2020, 16:35
-
Setien Terang-Terangan Mengaku Tertarik dengan Bomber Valencia Ini
Liga Spanyol 25 Januari 2020, 14:31
LATEST UPDATE
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR