
Bola.net - Kiper Napoli, Pepe Reina mengandalkan kecerdikan sang pelatih, Rafael Benitez untuk menghentikan laju Arsenal di Liga Champions pekan ini.
Partenopei akan menyambut sang pemuncak Premier League di San Paolo dengan misi sulit menghadang ambisi mereka ke babak 16 besar. Napoli diwajibkan menang dengan margin tiga gol, dan juga menanti hasil lain antara Marseille vs Borussia Dortmund, demi melaju ke fase knockout.
Dan meski nyaris mustahil, Reina tetap percaya pada kemampuan Benitez yang sudah pernah menghadirkan magis di Liga Champions, tepatnya kala memandu Liverpool menjadi kampiun dramatis pada final edisi 2005 kontra AC Milan di Istanbul.
"Menang dengan tiga gol lawan Arsenal tidaklah mudah - tetapi itu mungkin terjadi, itulah tantangan kami. Inilah laga terbesar kami musim ini. Jika kami ingin bertahan di Liga Champions, kami perlu malam magis dan menampilkan permainan sebaik mungkin," tegasnya.
Kiper asal Spanyol yang dipinjam dari Liverpool itu menambahkan, "Rafa sudah memikirkan rencana permainan, dan contoh yang harus kami ikuti cukup sederhana: final antara AC Milan dan Liverpool. Itu menunjukkan jika segalanya masih mungkin terjadi."[initial]
(dstar/row)
Partenopei akan menyambut sang pemuncak Premier League di San Paolo dengan misi sulit menghadang ambisi mereka ke babak 16 besar. Napoli diwajibkan menang dengan margin tiga gol, dan juga menanti hasil lain antara Marseille vs Borussia Dortmund, demi melaju ke fase knockout.
Dan meski nyaris mustahil, Reina tetap percaya pada kemampuan Benitez yang sudah pernah menghadirkan magis di Liga Champions, tepatnya kala memandu Liverpool menjadi kampiun dramatis pada final edisi 2005 kontra AC Milan di Istanbul.
"Menang dengan tiga gol lawan Arsenal tidaklah mudah - tetapi itu mungkin terjadi, itulah tantangan kami. Inilah laga terbesar kami musim ini. Jika kami ingin bertahan di Liga Champions, kami perlu malam magis dan menampilkan permainan sebaik mungkin," tegasnya.
Kiper asal Spanyol yang dipinjam dari Liverpool itu menambahkan, "Rafa sudah memikirkan rencana permainan, dan contoh yang harus kami ikuti cukup sederhana: final antara AC Milan dan Liverpool. Itu menunjukkan jika segalanya masih mungkin terjadi."[initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Jeblok, Moyes Dibela Ashley Young
Liga Inggris 11 Desember 2013, 23:38
-
'Ajax Datang Ke Milan Dengan Percaya Diri'
Liga Champions 11 Desember 2013, 23:20
-
Liga Champions 11 Desember 2013, 23:09

-
Bayern Kalah, Muller: Kami Hanya Manusia
Liga Champions 11 Desember 2013, 22:42
-
Simeone Sebut Liga Champions Tak Membosankan Seperti La Liga
Liga Champions 11 Desember 2013, 19:37
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR