
Bola.net - Galatasaray mengalahkan tuan rumah Schalke 3-2 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2012/13. Sang raksasa Turki tak hanya sukses memutus rekor tak terkalahkan wakil Jerman itu, tapi juga lolos ke perempat final dengan agregat 4-3.
Setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Turki, Schalke langsung unggul cepat di Veltins-Arena, Rabu (13/3), lewat gol Roman Neustadter. Namun, Galatasaray membalikkan skor melalui Hamit Altintop dan Burak Yilmaz sebelum jeda. Michel Bastos menjadikan kedudukan kembali imbang di babak kedua, tapi gol Umut Bulut pada penghujung laga sukses mengakhiri catatan impresif tuan rumah di Liga Champions musim ini dan meloloskan Galatasaray ke babak berikutnya.
Kiper Fernando Muslera bisa dibilang sebagai aktor utama kesuksesan Galatasaray melewati badai serangan Schalke. Dalam laga ini, Muslera tercatat mementahkan setidaknya 10 peluang tuan rumah untuk mencetak angka.
Tampil di kandang sendiri, tak butuh waktu lama bagi Schalke untuk mengambil kendali laga. Berawal dari corner Jefferson Farfan pada menit 17, tercipta kemelut di wilayah Galatasaray. Sundulan Benedikt Howedes berhasil dihalau, tapi bola jatuh ke Neustadter, yang lalu menceploskannya melewati tangkapan Muslera. Schalke pun unggul agregat sementara 2-1.
Namun, tak sampai jeda, keunggulan itu musnah. Bermain sedikit lebih baik daripada tuan rumah, Galatasaray sanggup membalikkan keadaan.
Pada menit 37, Altintop, yang notabene merupakan mantan pemain Schalke, melepaskan sebuah tendangan keras dari jarak 25 meter yang menembus gawang Timo Hildebrand dan membawa Galatasaray menyamakan kedudukan.
Lima menit berselang, Galatasaray bahkan berbalik unggul. Yilmaz melewati Howedes, menaklukkan Hildebrand, mencetak gol kedelapannya di Liga Champions musim ini (sejajar dengan Cristiano Ronaldo di puncak daftar top scorer), dan menempatkan sebelah kaki sang raksasa Turki di perempat final.
Schalke pun harus mencetak dua gol untuk menyingkirkan Galatasaray, yang diperkuat Wesley Sneijder dan Didier Drogba.
Memasuki babak kedua, pelatih Jens Keller menarik keluar sang pencetak gol, Neustadter, dan menggantinya dengan Christian Fuchs. Tanpa striker Klaas-Jan Huntelaar yang cedera, Schalke terus menyerang, bahkan lebih gencar dibandingkan babak pertama.
Pada menit 63, upaya itu membuahkan hasil. Memanfaatkan assist Atsuto Uchida, Bastos menyamakan kedudukan jadi 2-2 dan agregat sama kuat 3-3. Schalke masih kalah gol away, jadi mereka butuh satu lagi.
Pelatih Galatasaray Fatih Terim lalu mengganti Sneijder, yang tidak bermain optimal, dengan Nourredine Amrabat guna memperkuat lini tengah timnya.
Dimotori gelandang Julian Draxler, yang melakoni penampilan ke-101 untuk Schalke, pasukan Jens Keller berupaya sekuat tenaga untuk mencetak satu gol di menit-menit tersisa. Akan tetapi, masuknya Gokhan Zan menggantikan Semih Kaya, yang cedera kepala akibat insiden dengan Draxler, membuat pertahanan Galatasaray makin susah ditembus.
Butuh satu gol, gawang Schalke justru kembali kebobolan di menit 5 injury time. Kali ini, lewat striker Umut Bulut, yang menggantikan Burak Yilmaz sejak menit 86.
Skor 3-2 menjadi hasil akhir di Veltins-Arena. Catatan tak terkalahkan Schalke di Liga Champions musim ini pun harus terhenti, tapi yang lebih tragis adalah mereka harus tersingkir, sedangkan Galatasaray melaju ke delapan besar dengan agregat 4-3.
Susunan pemain Schalke: Hildebrand; Uchida, Howedes, Matip, Kolasinac (kuning 90+4'); Michel Bastos, Neustadter (Fuchs 46'), Hoger (kuning 14') (Meyer 85'), Draxler, Farfan; Pukki (Obasi 85').
Susunan pemain Galatasaray: Muslera; Eboue, Semih (Zan 79'), Dany, Riera; Hamit, Selcuk, Melo, Sneijder; Drogba (kuning 85'), Burak Yilmaz (Umut Buluk 86').
Statistik Schalke - Galatasaray (via WhoScored.com)
Setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Turki, Schalke langsung unggul cepat di Veltins-Arena, Rabu (13/3), lewat gol Roman Neustadter. Namun, Galatasaray membalikkan skor melalui Hamit Altintop dan Burak Yilmaz sebelum jeda. Michel Bastos menjadikan kedudukan kembali imbang di babak kedua, tapi gol Umut Bulut pada penghujung laga sukses mengakhiri catatan impresif tuan rumah di Liga Champions musim ini dan meloloskan Galatasaray ke babak berikutnya.
Kiper Fernando Muslera bisa dibilang sebagai aktor utama kesuksesan Galatasaray melewati badai serangan Schalke. Dalam laga ini, Muslera tercatat mementahkan setidaknya 10 peluang tuan rumah untuk mencetak angka.
Tampil di kandang sendiri, tak butuh waktu lama bagi Schalke untuk mengambil kendali laga. Berawal dari corner Jefferson Farfan pada menit 17, tercipta kemelut di wilayah Galatasaray. Sundulan Benedikt Howedes berhasil dihalau, tapi bola jatuh ke Neustadter, yang lalu menceploskannya melewati tangkapan Muslera. Schalke pun unggul agregat sementara 2-1.
Namun, tak sampai jeda, keunggulan itu musnah. Bermain sedikit lebih baik daripada tuan rumah, Galatasaray sanggup membalikkan keadaan.
Pada menit 37, Altintop, yang notabene merupakan mantan pemain Schalke, melepaskan sebuah tendangan keras dari jarak 25 meter yang menembus gawang Timo Hildebrand dan membawa Galatasaray menyamakan kedudukan.
Lima menit berselang, Galatasaray bahkan berbalik unggul. Yilmaz melewati Howedes, menaklukkan Hildebrand, mencetak gol kedelapannya di Liga Champions musim ini (sejajar dengan Cristiano Ronaldo di puncak daftar top scorer), dan menempatkan sebelah kaki sang raksasa Turki di perempat final.
Schalke pun harus mencetak dua gol untuk menyingkirkan Galatasaray, yang diperkuat Wesley Sneijder dan Didier Drogba.
Memasuki babak kedua, pelatih Jens Keller menarik keluar sang pencetak gol, Neustadter, dan menggantinya dengan Christian Fuchs. Tanpa striker Klaas-Jan Huntelaar yang cedera, Schalke terus menyerang, bahkan lebih gencar dibandingkan babak pertama.
Pada menit 63, upaya itu membuahkan hasil. Memanfaatkan assist Atsuto Uchida, Bastos menyamakan kedudukan jadi 2-2 dan agregat sama kuat 3-3. Schalke masih kalah gol away, jadi mereka butuh satu lagi.
Pelatih Galatasaray Fatih Terim lalu mengganti Sneijder, yang tidak bermain optimal, dengan Nourredine Amrabat guna memperkuat lini tengah timnya.
Dimotori gelandang Julian Draxler, yang melakoni penampilan ke-101 untuk Schalke, pasukan Jens Keller berupaya sekuat tenaga untuk mencetak satu gol di menit-menit tersisa. Akan tetapi, masuknya Gokhan Zan menggantikan Semih Kaya, yang cedera kepala akibat insiden dengan Draxler, membuat pertahanan Galatasaray makin susah ditembus.
Butuh satu gol, gawang Schalke justru kembali kebobolan di menit 5 injury time. Kali ini, lewat striker Umut Bulut, yang menggantikan Burak Yilmaz sejak menit 86.
Skor 3-2 menjadi hasil akhir di Veltins-Arena. Catatan tak terkalahkan Schalke di Liga Champions musim ini pun harus terhenti, tapi yang lebih tragis adalah mereka harus tersingkir, sedangkan Galatasaray melaju ke delapan besar dengan agregat 4-3.
Susunan pemain Schalke: Hildebrand; Uchida, Howedes, Matip, Kolasinac (kuning 90+4'); Michel Bastos, Neustadter (Fuchs 46'), Hoger (kuning 14') (Meyer 85'), Draxler, Farfan; Pukki (Obasi 85').
Susunan pemain Galatasaray: Muslera; Eboue, Semih (Zan 79'), Dany, Riera; Hamit, Selcuk, Melo, Sneijder; Drogba (kuning 85'), Burak Yilmaz (Umut Buluk 86').
Statistik Schalke - Galatasaray (via WhoScored.com)
Shots: 26 - 15
Shots on goal: 12 - 8
Penguasaan bola: 60% - 40%
Pelanggaran: 19 - 12
Corner: 9 - 3
Offside: 0 - 3
Kartu kuning: 2 - 1
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Jebol Gawang Barca, Niang Ogah Terpuruk
Liga Champions 13 Maret 2013, 14:20
-
Allegri: Pemain Milan Masih Butuh Pengalaman
Liga Champions 13 Maret 2013, 13:40
-
Barca Lolos, Roura Tak Gentar Sua Madrid
Liga Champions 13 Maret 2013, 13:28
-
Wenger Anggap Tenaga Wilshere Terlalu Diforsir
Liga Champions 13 Maret 2013, 13:10
-
Data dan Fakta 16 Besar UCL: Bayern Munich vs Arsenal
Liga Champions 13 Maret 2013, 12:21
LATEST UPDATE
-
Resmi! Manchester United Umumkan Transfer Andrey Santos dari Chelsea
Liga Inggris 13 Juli 2026, 20:20
-
PORAL 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kemampuan dan Soliditas Prajurit TNI AL
Lain Lain 13 Juli 2026, 19:49
-
Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 19:23
-
UEFA dan Gelombang Penolakan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:47
-
Noni Madueke tak Lebih Baik dari Kabel!
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:32
-
Persebaya Perkuat Skuad, Francisco Rivera Optimistis Sambut Musim Baru
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 18:12
-
Daftar 7 Pemain Timnas Indonesia yang Berlaga di Eredivisie 2026/2027
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 17:58
-
Here We Go! Gantikan Ederson, Manchester United Rekrut Youri Tielemans
Liga Inggris 13 Juli 2026, 17:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina 16 Juli 2026
Piala Dunia 13 Juli 2026, 17:00
-
Prancis Belajar dari Luka
Piala Dunia 13 Juli 2026, 16:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR