Sayap Kiri Arsenal di Final Liga Champions: Martinelli, Trossard, atau Eberechi Eze?

Sayap Kiri Arsenal di Final Liga Champions: Martinelli, Trossard, atau Eberechi Eze?
Pemain Arsenal, Viktor Gyokeres, merayakan gol bersama Declan Rice, Leandro Trossard, dan Eberechi Eze dalam laga Premier League kontra Fulham, Sabtu (2/5/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Final Liga Champions 2025/2026 akan menjadi panggung terbesar bagi Arsenal dalam dua dekade terakhir. The Gunners akan menantang juara bertahan PSG di Puskas Arena, Budapest, Sabtu malam waktu setempat.

Arsenal datang ke final dengan catatan luar biasa. Tim asuhan Mikel Arteta belum terkalahkan sepanjang kompetisi dan tampil sangat disiplin dalam bertahan maupun saat membangun serangan.

Namun, di balik stabilitas permainan Arsenal, ada satu keputusan besar yang masih menyisakan tanda tanya. Arteta harus menentukan siapa pemain terbaik untuk mengisi sektor kiri lini serang saat menghadapi PSG.

Pilihan tersebut menjadi sangat penting karena Arsenal akan berhadapan dengan sisi kanan PSG yang agresif dan eksplosif. Keputusan kecil di area tersebut bisa menentukan arah pertandingan final Liga Champions musim ini.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 2 halaman

Leandro Trossard Sedang Unggul dalam Persaingan

Pemain Arsenal Leandro Trossard merayakan gol pembuka bagi timnya pada laga Premier League/Liga Inggris antara West Ham vs Arsenal di London, Minggu, 10 Mei 2026 (c) AP Photo/Ian Walton

Pemain Arsenal Leandro Trossard merayakan gol pembuka bagi timnya pada laga Premier League/Liga Inggris antara West Ham vs Arsenal di London, Minggu, 10 Mei 2026 (c) AP Photo/Ian Walton

Jika melihat performa awal musim, Gabriel Martinelli sempat terlihat sebagai kandidat mutlak untuk menjadi starter. Winger asal Brasil itu tampil tajam dengan mencetak gol pada enam dari tujuh laga awal Arsenal di Liga Champions musim ini.

Martinelli bahkan sempat dianggap sebagai spesialis Eropa milik Arsenal. Kecepatan, agresivitas, dan kemampuan menusuk ke kotak penalti membuatnya sangat berbahaya dalam laga besar.

Akan tetapi, performanya mengalami penurunan drastis sejak awal tahun 2026. Sejak mencetak gol ke gawang Kairat Almaty pada 28 Januari lalu, Martinelli hanya mampu membuat satu gol di semua kompetisi.

Situasi itu membuka jalan bagi Leandro Trossard untuk kembali merebut tempat utama. Pemain asal Belgia tersebut tampil jauh lebih konsisten dalam beberapa pekan terakhir dan mulai menjadi pilihan utama Arteta di laga-laga penting.

2 dari 2 halaman

Kombinasi Trossard-Gyokeres-Saka Jadi Senjata Utama

Pemain Arsenal merayakan gol yang dicetak Viktor Gyokeres dalam pertandingan Premier League melawan Fulham, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Pemain Arsenal merayakan gol yang dicetak Viktor Gyokeres dalam pertandingan Premier League melawan Fulham, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Mikel Arteta tampaknya mulai menemukan formula ideal di lini depan Arsenal. Kombinasi Leandro Trossard, Viktor Gyokeres, dan Bukayo Saka memberi keseimbangan antara kreativitas, efektivitas, dan mobilitas serangan.

Statistik trio tersebut juga sangat impresif di Premier League. Dari 13 pertandingan saat dimainkan bersama, Arsenal meraih 12 kemenangan dan hanya sekali gagal menang ketika bermain imbang tanpa gol melawan Liverpool.

Di Liga Champions, kombinasi itu memang baru sekali dimainkan bersama. Namun, momen tersebut datang pada laga yang sangat penting, yakni leg kedua semifinal melawan Atletico Madrid.

Ketiga pemain tersebut terlibat langsung dalam proses gol kemenangan Arsenal pada laga itu. Meski Eberechi Eze juga sempat dimainkan di sektor kiri saat melawan Manchester City, Trossard saat ini tetap terlihat sebagai kandidat terkuat untuk menjadi starter melawan PSG.

Sumber: Sky Sports


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL