Bola.net - Arsenal tumbang 0-2 saat menjamu Bayern Munich di babak 16 besar Liga Champions 2013/14 leg pertama, Kamis (20/2). Statistik menunjukkan bahwa pasukan Arsene Wenger benar-benar dibuat tak berkutik, terutama pada babak kedua.
Paruh pertama laga di Emirates Stadium diwarnai kegagalan penalti gelandang serang Arsenal Mesut Ozil (8') dan bek kiri Bayern David Alaba serta kartu merah kiper The Gunners Wojciech Szczesny menit 37. Namun, tak ada gol yang tercipta hingga jeda. Setelah restart, kalah jumlah pemain, tuan rumah tak berdaya dan dipaksa menyerah oleh sang juara bertahan melalui gol Toni Kroos (54') serta Thomas Muller (88'), yang keduanya diawali assist kapten Philipp Lahm.
Berdasarkan statistik WhoScored, Arsenal kalah ball possession dengan telak sampai 21% berbanding 79%. Dari data Squawka, Arsenal bahkan hanya membukukan total 205 operan dengan 150 yang tepat sasaran, sedangkan Bayern tak tertandingi dengan 855 passes serta 808 completed passes.

Jumlah shots pun terpisah jarak sangat lebar, 8 untuk Arsenal dan 26 untuk Bayern. Arsitek Bayern Josep Guardiola mungkin kecewa karena pasukannya tak dapat memaksimalkan semua peluang. Dari 26 shots itu, hanya 5 yang on target atau cuma unggul satu atas Arsenal (4). Bedanya, Bayern mendapatkan dua gol, sedangkan Arsenal tidak sama sekali.
Harus diakui, bermain 10 orang melawan tim sekelas Bayern sama saja dengan bunuh diri. Itu terlihat dari performa Arsenal di babak kedua. Statistik Opta menunjukkan bahwa, sepanjang paruh kedua, Arsenal hanya mampu mendapatkan 12% penguasaan bola dan menghasilkan 38 operan tepat sasaran.
Tragisnya lagi, total 147 operan sukses (completed passes) yang dihasilkan 12 pemain outfield (non-kiper) Arsenal bahkan setara dengan jumlah operan sukses satu orang Kroos di kubu The Bavarians.
Gol pembuka Bayern oleh Kroos mungkin memang tak bisa dihindari oleh Arsenal. The Gunners pun berjuang keras agar tak kebobolan gol kedua. Andai hanya kalah 0-1, peluang untuk membalikkan keadaan pada leg kedua di Allianz Arena 12 Maret mendatang masih cukup terbuka.
Harapan itu sirna setelah Muller menggandakan keunggulan timnya dua menit jelang berakhirnya waktu normal, yang bertahan hingga peluit panjang.
Game over untuk The Gunners? [initial]
(bola/gia)
Paruh pertama laga di Emirates Stadium diwarnai kegagalan penalti gelandang serang Arsenal Mesut Ozil (8') dan bek kiri Bayern David Alaba serta kartu merah kiper The Gunners Wojciech Szczesny menit 37. Namun, tak ada gol yang tercipta hingga jeda. Setelah restart, kalah jumlah pemain, tuan rumah tak berdaya dan dipaksa menyerah oleh sang juara bertahan melalui gol Toni Kroos (54') serta Thomas Muller (88'), yang keduanya diawali assist kapten Philipp Lahm.
Berdasarkan statistik WhoScored, Arsenal kalah ball possession dengan telak sampai 21% berbanding 79%. Dari data Squawka, Arsenal bahkan hanya membukukan total 205 operan dengan 150 yang tepat sasaran, sedangkan Bayern tak tertandingi dengan 855 passes serta 808 completed passes.

Jumlah shots pun terpisah jarak sangat lebar, 8 untuk Arsenal dan 26 untuk Bayern. Arsitek Bayern Josep Guardiola mungkin kecewa karena pasukannya tak dapat memaksimalkan semua peluang. Dari 26 shots itu, hanya 5 yang on target atau cuma unggul satu atas Arsenal (4). Bedanya, Bayern mendapatkan dua gol, sedangkan Arsenal tidak sama sekali.
Harus diakui, bermain 10 orang melawan tim sekelas Bayern sama saja dengan bunuh diri. Itu terlihat dari performa Arsenal di babak kedua. Statistik Opta menunjukkan bahwa, sepanjang paruh kedua, Arsenal hanya mampu mendapatkan 12% penguasaan bola dan menghasilkan 38 operan tepat sasaran.
Tragisnya lagi, total 147 operan sukses (completed passes) yang dihasilkan 12 pemain outfield (non-kiper) Arsenal bahkan setara dengan jumlah operan sukses satu orang Kroos di kubu The Bavarians.
Gol pembuka Bayern oleh Kroos mungkin memang tak bisa dihindari oleh Arsenal. The Gunners pun berjuang keras agar tak kebobolan gol kedua. Andai hanya kalah 0-1, peluang untuk membalikkan keadaan pada leg kedua di Allianz Arena 12 Maret mendatang masih cukup terbuka.
Harapan itu sirna setelah Muller menggandakan keunggulan timnya dua menit jelang berakhirnya waktu normal, yang bertahan hingga peluit panjang.
Game over untuk The Gunners? [initial]
Semua Tentang Liga Champions:
- Lahm, Aktor Utama Penderitaan Arsenal
- Gol ke-100 Bayern Oleh Toni Kroos
- Robben 'Penghasil' Penalti Terproduktif
- Dikartu Merah, Szczesny Bereaksi Vulgar
- Szczesny 'Hadiahi' Wenger Kartu Merah ke-100
- Ozil Pimpin Daftar 'Missed Penalty' UCL Musim Ini
- Abaikan Podolski, Wenger Dicerca Eks Anak Buah
- Diincar United, Aksi Kroos Dipuja Ferdinand
- Taarabt: Ini Semua Belum Berakhir
- Penalti Messi, Demichelis Mengaku Salah
- Jinakkan Balotelli, Courtois Puas
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sacchi Yakin Dengan Perkembangan AC Milan
Liga Champions 20 Februari 2014, 22:54
-
Szczesny Terancam Hukuman Tambahan dari UEFA
Liga Champions 20 Februari 2014, 22:42
-
Gagal Penalti, Ozil Minta Maaf
Liga Inggris 20 Februari 2014, 21:40
-
Busquets Yakini Barcelona Belum Keluarkan Yang Terbaik
Liga Spanyol 20 Februari 2014, 21:19
-
Chamberlain: Pertandingan Belum Berakhir
Liga Champions 20 Februari 2014, 20:56
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
-
Menanti Dinasti Arsenal di Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 12:40
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR