Paruh pertama laga di Emirates Stadium diwarnai kegagalan penalti gelandang serang Arsenal Mesut Ozil (8') dan bek kiri Bayern David Alaba serta kartu merah kiper The Gunners Wojciech Szczesny menit 37. Namun, tak ada gol yang tercipta hingga jeda. Setelah restart, kalah jumlah pemain, tuan rumah tak berdaya dan dipaksa menyerah oleh sang juara bertahan melalui gol Toni Kroos (54') serta Thomas Muller (88'), yang keduanya diawali assist kapten Philipp Lahm.
Berdasarkan statistik WhoScored, Arsenal kalah ball possession dengan telak sampai 21% berbanding 79%. Dari data Squawka, Arsenal bahkan hanya membukukan total 205 operan dengan 150 yang tepat sasaran, sedangkan Bayern tak tertandingi dengan 855 passes serta 808 completed passes.

Jumlah shots pun terpisah jarak sangat lebar, 8 untuk Arsenal dan 26 untuk Bayern. Arsitek Bayern Josep Guardiola mungkin kecewa karena pasukannya tak dapat memaksimalkan semua peluang. Dari 26 shots itu, hanya 5 yang on target atau cuma unggul satu atas Arsenal (4). Bedanya, Bayern mendapatkan dua gol, sedangkan Arsenal tidak sama sekali.
Harus diakui, bermain 10 orang melawan tim sekelas Bayern sama saja dengan bunuh diri. Itu terlihat dari performa Arsenal di babak kedua. Statistik Opta menunjukkan bahwa, sepanjang paruh kedua, Arsenal hanya mampu mendapatkan 12% penguasaan bola dan menghasilkan 38 operan tepat sasaran.
Tragisnya lagi, total 147 operan sukses (completed passes) yang dihasilkan 12 pemain outfield (non-kiper) Arsenal bahkan setara dengan jumlah operan sukses satu orang Kroos di kubu The Bavarians.
Gol pembuka Bayern oleh Kroos mungkin memang tak bisa dihindari oleh Arsenal. The Gunners pun berjuang keras agar tak kebobolan gol kedua. Andai hanya kalah 0-1, peluang untuk membalikkan keadaan pada leg kedua di Allianz Arena 12 Maret mendatang masih cukup terbuka.
Harapan itu sirna setelah Muller menggandakan keunggulan timnya dua menit jelang berakhirnya waktu normal, yang bertahan hingga peluit panjang.
Game over untuk The Gunners? [initial]
Semua Tentang Liga Champions:
- Lahm, Aktor Utama Penderitaan Arsenal
- Gol ke-100 Bayern Oleh Toni Kroos
- Robben 'Penghasil' Penalti Terproduktif
- Dikartu Merah, Szczesny Bereaksi Vulgar
- Szczesny 'Hadiahi' Wenger Kartu Merah ke-100
- Ozil Pimpin Daftar 'Missed Penalty' UCL Musim Ini
- Abaikan Podolski, Wenger Dicerca Eks Anak Buah
- Diincar United, Aksi Kroos Dipuja Ferdinand
- Taarabt: Ini Semua Belum Berakhir
- Penalti Messi, Demichelis Mengaku Salah
- Jinakkan Balotelli, Courtois Puas
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sacchi Yakin Dengan Perkembangan AC Milan
Liga Champions 20 Februari 2014, 22:54
-
Szczesny Terancam Hukuman Tambahan dari UEFA
Liga Champions 20 Februari 2014, 22:42
-
Gagal Penalti, Ozil Minta Maaf
Liga Inggris 20 Februari 2014, 21:40
-
Busquets Yakini Barcelona Belum Keluarkan Yang Terbaik
Liga Spanyol 20 Februari 2014, 21:19
-
Chamberlain: Pertandingan Belum Berakhir
Liga Champions 20 Februari 2014, 20:56
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR