
Bola.net - Real Madrid kini dihadapkan pada tantangan besar saat harus menghentikan Erling Haaland, striker andalan Manchester City saat kedua tim bertemu di leg pertama playoff Liga Champions, Rabu (12/2/2025) dini hari. Dalam situasi krisis bek, pelatih Carlo Ancelotti harus menemukan cara jitu agar timnya tetap kokoh di lini belakang.
Haaland, yang dikenal sebagai monster gol, menjadi ancaman serius bagi pertahanan Madrid. Dengan beberapa bek utama yang cedera, Real Madrid harus berpikir kreatif dan berstrategi untuk menetralkan pergerakan pemain asal Norwegia ini.
Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana Real Madrid berupaya menghentikan Haaland dengan berbagai pendekatan yang mungkin mengejutkan. Mari kita simak lebih dalam strategi yang diterapkan oleh Ancelotti dan timnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pengawalan Ketat dan Gangguan Keseimbangan
Strategi pertama yang diterapkan Real Madrid adalah pengawalan ketat terhadap Haaland. Seperti yang diungkapkan oleh mantan bek Arsenal, Martin Keown, pengawalan yang efektif dimulai sebelum Haaland menguasai bola.
Pemain bertahan Madrid harus selalu berada di jalur Haaland untuk membuatnya tidak seimbang. Pendekatan ini terlihat jelas saat Antonio Rudiger tampil mengesankan dalam leg pertama semifinal Liga Champions melawan Manchester City, di mana Haaland kesulitan mencetak gol.
Dengan mengganggu ritme dan keseimbangan Haaland, Madrid bisa meminimalkan ancaman yang ditimbulkan oleh striker berbahaya ini. Ini adalah langkah penting agar Haaland tidak leluasa bergerak dan menciptakan peluang bagi timnya.
Taktik 'Sedikit Kotor' untuk Menghentikan Haaland
Keown juga menyarankan penggunaan taktik yang sedikit 'kotor' dalam menghadapi Haaland. Taktik ini bisa berupa dorongan fisik yang tidak terlihat dan gangguan kecil untuk mengganggu konsentrasi sang striker.
Contohnya, pemain bertahan mungkin menggunakan teknik seperti mencubit atau menginjak kaki Haaland secara tidak sengaja. Meskipun tindakan ini mungkin berada di luar batas, hal ini menunjukkan bahwa Madrid tidak segan-segan untuk menggunakan pendekatan fisik yang lebih agresif.
Ini adalah bagian dari strategi untuk membuat Haaland merasa tertekan dan tidak nyaman di lapangan. Dengan cara ini, Madrid berharap bisa menghentikan pemain yang dikenal sangat tajam dalam mencetak gol.
Peran Bek Muda dan Strategi Ancelotti
Dalam krisis bek ini, pelatih Carlo Ancelotti memberikan kepercayaan kepada Raul Asencio, bek muda yang jarang diturunkan. Asencio memiliki tugas berat untuk menghentikan Haaland dalam pertandingan leg pertama babak play-off Liga Champions.
Keputusan Ancelotti ini menunjukkan keyakinan terhadap kemampuan Asencio meskipun dia masih muda dan kurang pengalaman. Dalam situasi seperti ini, kombinasi antara strategi bertahan dan kemampuan individu pemain muda sangat dibutuhkan.
Strategi Ancelotti juga mencakup komunikasi yang jelas dan pembagian tugas yang efektif di lapangan. Asencio diharapkan dapat menggunakan kecepatan dan kekuatannya untuk mengganggu serangan City, sementara Tchouameni akan fokus pada pengawalan Haaland dan memulai serangan dari belakang.
Secara keseluruhan, Real Madrid tampaknya mengandalkan pendekatan defensif yang terorganisir dan sedikit sentuhan 'kotor' untuk menghentikan Haaland. Keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada kemampuan individu para pemain bertahan dan kerjasama tim yang solid.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Man City vs Real Madrid di Vidio - Liga Champions
Liga Champions 11 Februari 2025, 21:21
-
Profil Clement Turpin: Wasit yang Bakal Pimpin Laga Manchester City vs Real Madrid
Liga Champions 11 Februari 2025, 20:33
-
Strategi Real Madrid Redam Haaland: Aksi 'Licik' hingga Pengawalan Ketat!
Liga Champions 11 Februari 2025, 19:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 01:21
-
Prediksi Napoli vs Verona 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 00:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40

























KOMENTAR