
Bola.net - Real Madrid harus menghadapi situasi sulit setelah kalah dari Bayern Munchen (1-2) pada leg pertama perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu. Tuan rumah sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya memperkecil ketertinggalan di babak kedua.
Bayern tampil agresif setelah turun minum dan langsung memanfaatkan kelengahan Real Madrid. Gol cepat Harry Kane membuat tim asal Jerman itu semakin nyaman dalam pertandingan.
Meski Real Madrid sempat bangkit dan mencetak gol balasan melalui Kylian Mbappe, pertandingan juga diwarnai kontroversi keputusan wasit yang memicu perdebatan di tengah laga.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Bayern Menghukum di Awal Babak Kedua

Babak kedua dimulai dengan tekanan kuat dari Bayern Munchen. Tim asuhan Vincent Kompany memanfaatkan fakta bahwa Real Madrid terlihat belum sepenuhnya siap setelah kembali dari ruang ganti.
Situasi tersebut dimanfaatkan oleh Harry Kane untuk mencetak gol kedua Bayern. Striker Inggris itu melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau Andriy Lunin.
Gol tersebut membuat Bayern semakin percaya diri, sementara Real Madrid mencoba mengubah momentum melalui beberapa pergantian pemain. Setelah itu, tim tuan rumah mulai meningkatkan tekanan dan memaksa Bayern lebih banyak bertahan.
Perlahan, Bayern mulai terlihat kesulitan mempertahankan intensitas permainan mereka. Real Madrid pun terus mencari celah untuk kembali ke dalam pertandingan.
Kontroversi Tekel Tah dan Gol Mbappe

Salah satu momen paling diperdebatkan terjadi pada menit ke-69. Bek Bayern, Jonathan Tah, melakukan tekel keras terhadap Kylian Mbappe dengan bagian bawah sepatu mengenai betis penyerang Real Madrid tersebut.
Wasit Michael Oliver hanya mengeluarkan kartu kuning untuk pelanggaran tersebut. Keputusan ini kemudian dianalisis oleh mantan wasit Spanyol, Iturralde Gonzalez.
"Bek itu lolos dari kartu merah karena dia tidak meninggalkan kakinya, melainkan hanya menggesek dari atas ke bawah," kata Gonzalez seperti dikutip Cadena Ser.
Ia juga menjelaskan bahwa Oliver berasal dari Inggris, di mana standar pemberian kartu merah sering kali berbeda dibandingkan di Spanyol. Menurutnya, jumlah kartu merah di La Liga jauh lebih banyak dibandingkan di Premier League karena perbedaan interpretasi tersebut.
Madrid Kejar Satu Gol
Tidak lama setelah insiden tersebut, Real Madrid akhirnya memperkecil ketertinggalan. Umpan silang rendah dari Trent Alexander-Arnold ke tiang jauh disambut Kylian Mbappe untuk mencetak gol.
Gol tersebut membuat stadion Bernabeu kembali bergairah dan percaya timnya bisa menyamakan kedudukan. Namun, hingga akhir pertandingan, Real Madrid tidak mampu menemukan gol kedua.
Kini tim asuhan Alvaro Arbeloa harus bertandang ke Jerman dengan agregat tertinggal satu gol. Selain itu, mereka juga harus menghadapi leg kedua tanpa kehadiran Aurelien Tchouameni.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Seperti Wine, Makin Tua Makin Berkelas: Dialah Manuel Neuer!
Liga Champions 8 April 2026, 19:47
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Kanada vs Maroko: Azzedine Ounahi
Piala Dunia 5 Juli 2026, 02:20
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis
Piala Dunia 5 Juli 2026, 01:12
-
Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
Liga Italia 5 Juli 2026, 00:18
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia 7 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 21:08
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko
Piala Dunia 4 Juli 2026, 20:57
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol 7 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 20:39
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR