
Bola.net - Barcelona harus menerima kekalahan dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. Mereka kalah 0-2, hasil yang jelas membuat situasi jadi lebih sulit.
Sejak awal, pertandingan memang tidak berjalan sesuai rencana. Barcelona bahkan harus bermain dengan sepuluh orang menjelang akhir babak pertama. Kondisi ini cukup memengaruhi jalannya laga, mau tidak mau.
Bek mereka, Ronald Araujo, mencoba memberi gambaran soal apa yang terjadi di lapangan. Ia menilai tim sudah berusaha semaksimal mungkin, meski hasilnya tidak sesuai harapan.
Meski tertinggal dua gol, peluang lolos sebenarnya masih ada. Tidak besar, tapi juga belum tertutup sepenuhnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Dampak Kartu Merah Cubarsi

Kartu merah untuk Pau Cubarsi jadi salah satu titik balik dalam pertandingan. Setelah itu, Barcelona harus bekerja lebih keras menghadapi tekanan dari tuan rumah.
Padahal, sebelum insiden tersebut, permainan mereka cukup menjanjikan. Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk dari Marcus Rashford yang hampir mengubah jalannya laga.
Ia juga menyebut bahwa timnya sempat berada di momen yang cukup baik sebelum situasi berubah.
"Saya tidak melihat kejadian pengusiran itu, namun kartu merah tersebut sangat mengondisikan permainan," ujar Ronald Araujo.
"Kami sedang menciptakan peluang dan Rashford mendapatkannya, kami bisa saja mencetak gol dan mengubah laga," tambahnya.
Perjuangan Maksimal Skuad Blaugrana

Bermain dengan sepuluh pemain jelas tidak mudah. Meski begitu, Barcelona tidak hanya bertahan. Mereka tetap mencoba menguasai bola dan mencari celah, walau tidak selalu berhasil.
Di babak kedua, tekanan yang mereka berikan sebenarnya meningkat. Hanya saja, penyelesaian akhir masih jadi masalah. Beberapa peluang terbuang, dan itu cukup terasa dampaknya.
"Kami sudah mencobanya tetapi tidak bisa, di babak kedua kami tampil lebih kuat," kata Araujo memberikan penjelasan.
"Kami menguasai bola tetapi gagal mencetak gol, kami sedih namun saya pikir kami bisa membalikkan keadaan," lanjutnya.
Optimisme Comeback di Markas Lawan
Leg kedua akan jadi penentuan. Barcelona butuh kemenangan dengan selisih yang cukup untuk membalikkan keadaan. Tugasnya jelas tidak ringan.
Araujo juga paham betul bermain di kandang lawan bukan hal mudah. Tapi, ia tetap menunjukkan keyakinan.
"Sangat sulit di lapangan mereka, tetapi jika ada yang mampu membalikkan keadaan, itu adalah kami," ucap Araujo dengan penuh keyakinan.
"Penting untuk menerapkan mentalitas positif dan biarkan para penggemar mempercayai kami," tegas sang bek andalan mengakhiri pernyataannya.
Barcelona masih punya satu kesempatan lagi. Hasil di leg pertama memang tidak ideal, tapi sepak bola kadang tidak selalu berjalan lurus. Masih ada ruang untuk kejutan, meski kecil.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR