Bola.net - Gelandang andalan Red Bull Salzburg Dominik Szoboszlai saat ini dianggap salah satu remaja berbakat di sepak bola Eropa. Alhasil, pemain asal Hungaria itu diminati beberapa klub besar Eropa, termasuk Arsenal.
Arsenal sudah memonitor perkembangan Szoboszlai sejak awal tahun ini. The Gunners bahkan kabarnya mengirimkan scout untuk melihat aksi Szoboszlai dalam pertandingan melawan Liverpool di Liga Champions.
Szoboszlai adalah salah satu pemain bintang Salzburg bersama Erling Haaland. Nama terakhir juga sedang dikaitkan dengan kepindahannya menuju ke Premier League.
Arsenal dilaporkan melakukan pendekatan untuk merekrut Szoboszlai pada musim panas lalu. Namun, kepindahan Szoboszlai menuju Emirates sejauh ini masih belum terjadi.
Unai Emery ingin mendatangkan Szoboszlai untuk meningkatkan kekuatan lini tengahnya. Pemain berusia 18 tahun itu diyakini bisa menjadi pengganti yang lebih baik dari Mesut Ozil yang sudah tidak diperlukan di klub.
Berikut ini tiga alasan Szoboszlai bisa menjadi upgrade dari Mesut Ozil di Arsenal seperti dilansir The4thofficial.
Lebih Gesit dan Dinamis

Dengan tinggi badan 1,86 meter, Szoboszlai bisa dibilang lebih tinggi dari Ozil. Meskipun begitu, ia masih lebih gesit, dan sifat dinamisnya inilah yang membuatnya menjadi playmaker yang dicari di Eropa.
Pemain internasional Hungaria itu senang sekali berlari di sekitar pertahanan lawan. Kakinya yang cepat ditambah dengan sosoknya yang mengesankan memberinya keunggulan ketika harus membawa bola di sepertiga akhir.
Tidak seperti Ozil, Szoboszlai penuh dengan antusiasme. Ia juga dikenal karena keuletan dan kesediaannya untuk ikut bertahan - sesuatu yang kurang dimiliki Ozil. Dengan kemampuan yang dimiliki bintang Salzburg tersebut, Szoboszlai bisa menjadi pemain kunci Arsenal.
Long Shot dan Set-Piece

Szoboszlai bukan playmaker tradisional, yang diberkahi dengan kualitas teknik yang luar biasa dan suka mencoba melepas umpan terobosan. Sebaliknya, pemain Hungaria itu penyerang eksplosif, yang idealnya cocok untuk tim yang memainkan sepakbola menyerang dan agresif.
Aksi Szoboszlai yang membuatnya menjadi pemain yang sangat menarik adalah tembakan jarak jauhnya. Pemain berusia 18 tahun itu dianugerahi dengan kaki kanan ganas yang memungkinkannya untuk menguji kiper lawan dari jarak jauh. Sang pemain sudah mencetak banyak gol dari luar kotak penalti pada musim lalu.
Selain itu, Szoboszlai juga ahli dalam set-piece dan mencetak beberapa gol dari situasi bola mati. Sebaliknya, Ozil tidak begitu produktif dari set-piece akhir-akhir ini dan pemain Jerman itu jarang menembak dari jarak jauh.
Usia dan Pemain Serba Bisa

Szoboszlai baru berusia 18 tahun. Itu artinya dia bisa menjadi aset jangka panjang untuk Arsenal, asalkan dia bisa nyetel dengan gaya permainan Premier League. Adapun Ozil, dia sudah memasuki usia 30-an dan penampilannya menurun drastis.
Selain itu, Szoboszlai juga lebih fleksibel karena ia tidak hanya bisa bermain di lini tengah tetapi juga di sayap. Ozil juga bisa tampil sebagai penyerang sayap tetapi tidak terlalu nyaman memainkan peran tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kesan Pertama Ramsey Saat Jumpa Ronaldo: Orangnya Normal Saja
Liga Italia 4 Oktober 2019, 22:23
-
Ketimbang Arsene Wenger, MU Disarankan Rekrut Mauricio Pochettino
Liga Inggris 4 Oktober 2019, 22:00
-
Kieran Tierney: Arsenal Layak Bermain di Liga Champions
Liga Inggris 4 Oktober 2019, 21:20
-
Arsenal vs Bournemouth, The Gunners Petik Tiga Poin
Liga Inggris 4 Oktober 2019, 19:45
-
Liverpool vs Leicester City, Sang Tamu Bikin Goyah Tuan Rumah
Liga Inggris 4 Oktober 2019, 19:17
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR