
Bola.net - Lionel Messi adalah sosok yang tidak tergantikan di Barcelona. Messi bisa dibilang telah menjadi nyawa dari permainan Barcelona hingga sekarang.
Messi juga berhasil mengantarkan Barcelona meraih banyak gelar bergengsi. Itu termasuk 10 gelar La Liga dan 4 trofi Liga Champions.
Melihat betapa pentingnya sosok Messi, sulit membayangkan La Pulga akan hengkang dari Barcelona. Terlebih, Messi sudah menjadi ikon sekaligus legenda hidup Barcelona.
Akan tetapi, masa depan Messi di Camp Nou menjadi bahan spekulasi belakangan ini. Hal itu dipicu dari konflik internal yang terjadi di kubu Barcelona.
Pemain Argentina tersebut dikabarkan kesal dengan situasi di klub. Bukan tak mungkin sang pemain akan meninggalkan Barcelona pada akhir musim.
Berikut ini tiga alasan Lionel Messi bisa meninggalkan Barcelona pada akhir musim seperti dilansir Sportskeeda.
Kekacauan di Klub

Konflik internal klub mungkin akan berdampak pada Messi. Messi adalah pemain terbaik Barcelona dan mungkin juga dunia.
Namun, Messi belum lama ini terlibat pertikaian dengan Direktur Olahraga Eric Abidal. Rupanya menyalahkan para pemain Barca atas pemecatan Ernesto Valverde.
"Banyak pemain yang tidak puas atau bekerja keras. Ada pula masalah komunikasi internal," kata Abidal.
Messi tak terima dengan pernyataan Abidal tersebut. Melalui Instagram storinya, Messi meminta Abidal menyebutkan dengan jelas nama-nama pemain yang dituduhnya.
"Mereka yang bertanggung jawab di area manajemen olahraga juga harus memikil tanggung jawabnya dan terutama atas keputusan yang mereka ambil," tulis Messi.
"Akhirnya, saya pikir ketika membicarakan tentang para pemain Anda seharusnya menyebut nama, karena kalau tidak itu sama saja mencoreng semua pemain."
Selain itu, saga transfer Neymar yang tak berujung dan blunder di bursa transfer selama beberapa tahun terakhir mengindikasikan kalau Barcelona menjadi klub yang sangat kacau sekarang.
Tantangan Baru

Lionel Messi mengaku pernah kepikiran meninggalkan Barcelona saat tersandung kasus pajak di Spanyol. Rumor yang muncul pada 2017 juga mengatakan Messi ingin bereuni kembali dengan Josep Guardiola, direktur sepak bola Txiki Bergiristain dan chief eksekutif Ferran Soriano.
Ini bisa menjadi kemungkinan bagi Messi untuk meninggalkan Barcelona jika ia menginginkan tantangan baru dalam kariernya. Salah satu tujuan favorit Messi mungkin Manchester City.
Messi dan Barcelona menikmati kesuksesan luar biasa di bawah Guardiola dan dia mungkin tergoda untuk bergabung dengan mantan bosnya. Barcelona sekarang sedang dilanda krisis dan Messi mungkin tidak ingin bertahan selama proses pembangunan ulang.
Terlalu Ketergantungan

Lionel Messi selalu menjadi pemain yang bisa diandalkan Barcelona. Namun, sejak Neymar meninggalkan Spanyol, ??Barcelona terlalu bergantung pada Messi untuk mencetak gol.
Pada musim 2016-17, Barcelona mencetak 116 gol, dengan Messi mencetak 37 gol dan 9 assist. Di 2017-18 Messi kembali memiliki keterlibatan langsung dalam 46 gol (34 gol + 12 assist) dari 99 gol yang dicetak Barcelona. Pada 2018-19 Messi berkontribusi terhadap 49 gol (36 gol + 13 assist) dengan total 90 gol yang dicetak oleh Barcelona di liga.
Seperti yang diketahui, output Messi hampir sama, tetapi rasio kontribusinya telah meningkat secara drastis karena lebih sedikit gol yang dicetak oleh rekan setimnya.
Pada usia 32 tahun, Messi sudah memikul beban Barcelona terlalu lama. Dengan usia yang tidak muda lagi, Messi mungkin ingin bermain bersama lini serang yang lebih kuat. Menjadi satu-satunya pembeda dalam tim hanya akan membuat Messi lelah dan sang pemain mungkin ingin menghabiskan beberapa tahun terakhir di tempat lain.
Bagi Messi, meninggalkan Barcelona setelah 20 tahun yang panjang mungkin sangat tidak mungkin. Namun, kekacauan yang terjad di klub mungkin akan memaksanya untuk berubah pikiran.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lionel Messi ke Man City? Pep Guardiola: Mending Dia Pensiun di Barcelona Saja!
Liga Inggris 7 Februari 2020, 23:23
-
Ancelotti Tidak Yakin Messi Bakal Pindah ke Inggris
Liga Inggris 7 Februari 2020, 23:17
-
Pilih Aubameyang atau Lautaro, Barcelona?
Liga Spanyol 7 Februari 2020, 21:20
-
Ini Penyebab MU Lepas Gerard Pique di Tahun 2008
Liga Inggris 7 Februari 2020, 20:20
-
Pembelaan Jordi Alba untuk Busquets dan Barcelona
Liga Spanyol 7 Februari 2020, 17:56
LATEST UPDATE
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
-
Arsenal Tidak Malu-Malu: Tampil Full Menyerang Demi Amankan Puncak Klasemen
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:47
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR