
Bola.net - Arsenal membuat kejutan besar pada bursa transfer musim panas ini. The Gunners tidak lagi pelit karena mereka menggelontorkan dana yang cukup besar demi meningkatkan kekuatan skuatnya.
Pergerakan Arsenal dimulai dengan mendekati Wilfried Zaha dan Kieran Tierney. Zaha juga ingin bergabung dengan Arsenal, tapi harga mahal Crystal Palace jadi penghalang utama.
Zaha sulit, Arsenal mengalihkan fokus pada Nicolas Pepe. Penyerang Lille ini sebenarnya sudah lama masuk radar Arsenal, dan baru kali ini mereka benar-benar bergerak.
Pepe didatangkan dengan memecahkan rekor transfer klub (72 juta poundsterling). Pembelian ini bakal memuaskan Unai Emery yang memang sudah lama mencari penyerang sayap.
Sebelum Pepe, Arsenal terlebih dahulu menuntaskan peminjaman Dani Ceballos dari Real Madrid. Meski tidak ada opsi pembelian permanen, setidaknya Ceballos bisa membantu Arsenal kembali ke Liga Champions musim depan.
Arsenal tidak berhenti membuat kejutan. Pada hari deadline transfer Premier League, Kamis (8/8/2019), mereka menuntaskan pembelian David Luiz dan Kieran Tierney.
Unai Emery sempat kesal karena terus-menerus diserang pertanyaan perihal kelemahan pertahanan Arsenal, dan dia menjawabnya dengan mendatangkan dua bek tersebut.
Jauh sebelum itu, Arsenal membeli penyerang muda Brasil, Gabriel Martinelli yang diduga bakal bermain untuk akademi. The Gunners juga membeli William Saliba, tetapi meminjamkannya kembali ke Saint-Etienne untuk semusim ke depan.
Hal apa yang membuat Arsenal musim ini agresif banyak memboyong pemain baru? Direktur Arsenal, Josh Kroenke, kepada BBC membuka sejumlah alasan. Simak detailnya di bawah ini:
Kekalahan Menyakitkan di Final Liga Europa

Direktur Arsenal, Josh Kroenke telah mengungkapkan kebobolan empat gol di paruh kedua final Liga Europa 2018-2019 mengubah cara pandang manajemen terhadap apa yang harus dilakukan klub musim ini.
The Gunners kalah 4-1 dari Chelsea di Azerbaijan pada bulan Mei silam. Kini mereka sudah tiga musim berturut-turut tak bermain di Liga Champions.
Kroenke mengatakan kekecewaan pencapaian di Baku adalah titik balik yang menyebabkan Arsenal menjadi salah satu klub yang jor-joran belanja pemain musim 2019-2020.
"Ketika paruh kedua pertandingan berlangsung, memahami posisi kami dan beberapa target saat kami menuju musim panas dari sudut pandang transfer, kami harus memikirkan kembali beberapa strategi kami berdasarkan pencapaian 45 menit terakhir itu. Arsenal harus melakukan sebuah perubahan besar," kata Kroenke .
Klub yang dimiliki oleh ayah miliarder Kroenke, Stan, dikecam di awal musim panas oleh suporter yang menuntut The Gunners melakukan beberapa penyegaran.
Berbicara tentang hasil akhir dari final Liga Eropa dan perubahan target transfer, Kroenke mengatakan: "Kami tahu kami tidak tampil di Liga Champions, harus ada penyesuaian dalam melakukan perburuan pemain. Pesan utama saya kepada Vinai Venkatesham (Direktur Pelaksana Arsenal) dan Raul Sanllehi (Direktur Sepak Bola] saat pulang dari dari Baku di pesawat dan kemudian sepanjang pertemuan sepanjang hari pada hari berikutnya dengan mereka dan Unai Emery, adalah: 'Mari kita menjadi pemain secara agresif dan mencari tahu apa yang mungkin'."
Tekanan Suporter

Kroenke membantah bahwa protes dari penggemar musim panas ini bukan alasan bahwa klub menghabiskan lebih dari 100 juta poundsterling untuk berbelanja pemain.
"Saya akan mengatakan bahwa jika Anda bereaksi dan melakukan aktivitas transfer klub berdasarkan opini publik, klub Anda tidak akan pernah menjadi besar," katanya.
"Kami tidak reaktif musim panas ini, kami sebenarnya proaktif. Saya mencoba menjawab kekhawatiran suporter dengan berupaya sebaik mungkin beraktivitas di bursa transfer.
"Pasar transfer adalah hal yang berkembang, hidup, bernafas. Kami mengidentifikasi target-target utama, mengerjakan kesepakatan-kesepakatan itu dan seiring waktu kami dapat melaksanakannya."
Jawaban diplomatis, namun menegaskan bahwa suporter punya peran di balik perubahan besar ini.
Ketika ditanya apa reaksi ayahnya, Kroenke menambahkan: "Dia senang. Karena kami memiliki kesempatan untuk mendapatkan beberapa wajah baru. Ia lebih banyak di belakang layar dan jika ada kesempatan ia selalu ingin berada di sekitar mereka untuk mengenal secara pribadi," ujar Josh Kroenke.
Mempermudah Kerja Unai Emery

Unai Emery menggantikan Arsene Wenger dengan kontrak tiga tahun pada Mei 2018. Di musim perdananya, pelatih asal Spanyol itu menempatkan klub di jajaran 5 besar Premier League serta runner-up di Liga Eropa.
"Saya pikir dia telah melakukan pekerjaan dengan baik dan melakukan pekerjaan dengan baik," kata Kroenke.
"Meneruskan kepemimpinan manajer senior dan figur legendaris seperti Arsene, tidak hanya di Arsenal tetapi di sepak bola Eropa, selalu akan menjadi sesuatu yang sulit.
"Saya pikir pendekatan harian Unai luar biasa. Dia ada di luar sana di lapangan, dia bekerja, dia menonton video, dia berkomunikasi dan energi harian dan pengabdiannya pada pekerjaannya luar biasa. Hal itu yang kami butuhkan."
Untuk mendukung kinerja Unai Umery klub harus memberi dukungan penuh. Salah satunya membantunya membangun tim dengan melibatkan pemain-pemain yang ia inginkan.
Membidik Target Juara Premier League

Tertinggal 28 poin di belakang juara Manchester City di pentas Premier League musim lalu jelas situasi yang tak mengenakkan. Arsenal ingin mengejar ketertinggalan tersebut. The Gunners percaya diri membidik gelar Liga Inggris.
The Gunners adalah pelanggan papan atas, dan tercatat lima kali jadi kampiun interval 1989-2004. Tetapi sekarang sudah lebih dari 15 tahun sejak 'Invincibles' mempersembahkan gelar kompetisi, Arsenal terlihat kesulitan di persaingan elite.
"Ambisi kami sama dengan para penggemar. Kami ingin menang dan kami ingin menang sebanyak dan sesering mungkin. Dan melakukannya dengan cara yang menyenangkan, di mana mereka melihat sepak bola yang sangat menghibur juga, "kata Kroenke.
Arsenal telah memenangkan dua pertandingan awal, melawan Newcastle dan Burnley, tetapi selanjutnya mereka bakal bersua Liverpool dan Tottenham. Tes bagus untuk mengukur kesiapan Arsenal berada di persaingan juara.
"Ada beberapa tim yang sangat kuat di depan kita, mulai juara bertahan [Manchester City] dan juara Liga Champions [Liverpool]. Kami tahu apa yang perlu kami lakukan; kami tim yang amat kuat di depan kami. Kami siap bersaing dengan mereka. Arsenal jadi tim yang lebih kuat saat ini, beda dengan saat di Baku," ujar Kroenke.
Sumber: BBC
Disadur dari: Bola.com/Penulis Ario Yosia
Published: 23 Agustus 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pertahanan Rapuh, Arsenal Diprediksi Rontok di Markas Liverpool
Liga Inggris 23 Agustus 2019, 22:21
-
Liverpool Siap Hentikan Serangan Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2019, 21:20
-
Ceballos Tak Gentar Meski Bertandang ke Markas Sang Juara Eropa, Liverpool
Liga Inggris 23 Agustus 2019, 20:58
-
Superkomputer Prediksi Liverpool Akan Kalahkan Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2019, 19:59
-
Pujian Setinggi Langit Guendouzi untuk Tiga Rekrutan Baru Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2019, 18:00
LATEST UPDATE
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58























KOMENTAR