Bola.net - Premier League dikenal sebagai kompetisi sepak bola yang menawarkan banyak tantangan. Hal itulah yang membuat banyak pemain ingin menjajal kompetisi ini.
Ketatnya persaingan yang ada di Premier League membuat kompetisi berlangsung menarik setiap musimnya. Perbedaan kualitas antara tim besar dan tim gurem tak terlampau jauh sehingga kerap menghadirkan kejutan.
Situasi itu juga membuat tak semua pemain berlabel bintang mampu memiliki karier yang cemerlang di Liga Inggris itu. Label tersebut bukan jaminan untuk bisa dengan mudah menaklukkan Premier League.
Kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan Inggris menjadi alasan utama banyak pesepak bola hebat melempem di Premier League. Seperti diketahui, gaya permainan sepak bola Inggris dikenal cepat dan menguras stamina pemain.
Hal itulah yang membuat mereka tak memiliki karier yang langgeng. Hengkang dari klub Premier League akhirnya menjadi pilihan terakhir untuk menyelamatkan karier sepak bola.
Berikut ada sejumlah pemain hebat yang pada kenyataannya gagal menaklukkan Premier League. Sebagian besar pernah merasakan nasib sial di Manchester United. Siapa saja?
Diego Forlan

Diego Forlan dikenal sebagai penyerang tajam sepanjang kariernya. Namun, predikat itu gagal dibuktikan Forlan ketika bermain di Premier League bersama Manchester United.
Forlan kesulitan beradaptasi dengan Premier League dan hanya bertahan sebentar bersama Manchester United. Pemain asal Uruguay itu hanya mampu mencetak 10 gol dan tujuh assist dalam 63 penampilan di kompetisi teratas Inggris itu.
Puncak performa Forlan justru terjadi ketika bermain di La Liga. Forlan berhasil mencetak 128 gol dan 26 assist untuk dua klub, yakni Villarreal dan Atletico Madrid.
Andriy Shevchenko

Ketika masih bermain di AC Milan, Andriy Shevchenko merupakan penyerang yang disegani. Namun, kebiasaan mencetak gol itu sulit diwujudkan Andriy Shevchenko ketika membela Chelsea pada 2006.
Shevchenko hanya mampu mencetak sembilan gol dan delapan assist dalam 48 penampilan di Chelsea. Jumlah yang sangat sedikit buat Shevchenko.
Walhasil, karier pemain asal Ukraina itu tak bertahan lama di Inggris. Shevchenko meninggalkan Chelsea pada 2009 dan bergabung dengan Dynamo Kiev hingga memutuskan pensiun pada 2012.
Angel Di Maria

Angel Di Maria datang ke Manchester United pada waktu yang tidak tepat. Sampai saat ini, pemain asal Argentina itu mungkin menyesali keputusannya menerima pinangan Manchester United.
Karier Angel Di Maria di Manchester United hanya berlangsung selama semusim. Angel Di Maria sebenarnya mampu mencetak 11 assist dan tiga gol dalam 27 laga yang dimainkannya untuk Manchester United.
Namun, ketidakcocokannya dengan manajer Louis van Gaal membuat karier Di Maria tak langgeng di Manchester United. Di Maria kemudian hengkang ke Paris Saint-Germain dan saat ini menjelma menjadi gelandang berbahaya di lini sayap klub asal Prancis itu.
Memphis Depay

Memphis Depay bergabung dengan Manchester United pada 2015. Pemain asal Belanda ketika itu diangkut oleh manajer Louis van Gaal dari PSV Eindhoven.
Namun, performa Memphis Depay di Old Trafford anjlok karena kesulitan bersaing di lini depan. Memphis Depay hanya mampu mencetak dua gol dan satu assist dalam 33 laga yang dimainkannya.
Performa minor itu membuat Memphis Depay memutuskan hengkang ke Lyon pada 2017. Bersama klub asal Prancis, Memphis Depay berhasil kembali menemukan ketajamannya di lini depan.
Radamel Falcao

Radamel Falcao mencicipi Premier League dengan status sebagai pinjaman pada 2014-2016. Falcao tercatat membela dua klub besar Inggris yakni Manchester United dan Chelsea.
Namun, pemain asal Kolombia itu gagal menaklukkan Premier League. Dalam dua musim bermain di Premier League bersama Manchester United dan Chelsea, Falcao hanya mampu mencetak lima gol dan lima assist dalam 36 laga.
Jumlah yang sangat sedikit buat Falcao yang dikenal sebagai predator ganas. Setelah masa pinjaman berakhir, Falcao kembali ke AS Monaco sampai 2019. Kemudian sempat bergabung sebentar dengan Galatasaray.
Disadur dari Bola.com (Zulfirdaus Harahap/Benediktus Gerendo Pradigdo)
Published: 3/9/2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Butuh Harry Kane untuk Jadi Juara Liga Inggris
Liga Inggris 3 September 2020, 22:00
-
Van de Beek Datang, Bruno Fernandes Bisa Ganti Nama Jadi 'Penaldes'
Liga Inggris 3 September 2020, 21:37
-
Penuhi Dua Syarat Ini, MU Bisa Miliki Sergio Reguilon
Liga Inggris 3 September 2020, 21:26
-
Sebelum ke MU, Donny van de Beek Akui Nyaris Gabung Real Madrid
Liga Inggris 3 September 2020, 21:00
-
Coba Telikung Liverpool, Solskjaer Bicara Langsung dengan Thiago Alcantara
Bundesliga 3 September 2020, 20:50
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 10 April 2026, 14:00
-
Prediksi Atalanta vs Juventus 12 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 13:41
-
Prediksi St. Pauli vs Bayern 11 April 2026
Bundesliga 10 April 2026, 13:30
-
Prediksi Barcelona vs Espanyol 11 April 2026
Liga Spanyol 10 April 2026, 12:48
-
PSIM vs PSM Makassar: Menanti Ledakan Savio Sheva di Stadion Sultan Agung
Bola Indonesia 10 April 2026, 11:35
-
Layakkah Harry Maguire Masih Termasuk Jajaran Bek Terbaik Dunia?
Liga Inggris 10 April 2026, 11:34
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:33
-
Prediksi West Ham vs Wolves 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:26
-
Prediksi Milan vs Udinese 11 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 11:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25


























KOMENTAR