Bola.net - Juan Mata, 25, diyakini bakal hijrah dari ke kubu rival Manchester United di bursa transfer Januari 2014.
Nilai transfer playmaker timnas Spanyol itu diperkirakan bakal berada di kisaran £37 juta.
Begitu agenda kepindahan Mata ke Old Trafford muncul, sejumlah pertanyaan pun langsung mengemuka. Berikut enam di antaranya. (bbc/gia)
Apakah Mata Panic Buy?

Manajer David Moyes butuh sebuah langkah signifikan untuk memperbaiki keadaan. Rumor pembelian Mata mendadak muncul ke permukaan. Diyakini, ini adalah langkah yang diambil Moyes dalam kondisi panik.
Benarkah Mata panic buy?
Dilansir BBC, seorang pengamat di Old Trafford mengatakan: "Ya, Mata memang panic buy, tapi dia adalah panic buy yang berkualitas."
United memang butuh suntikan kreativitas di lini tengah. Mata adalah tipe pemain yang sanggup menyediakannya.
Apakah United Benar Butuh Mata?

Sebagai perbandingan, dalam dua setengah musim terakhir saja, jumlah peluang yang diciptakan Mata mengungguli setiap pemain dari kubu United.

Ya, dia adalah tipe pemain yang dibutuhkan United untuk meraih kemenangan, mengembalikan nama besar mereka, sekaligus memperbaiki posisi di klasemen liga.
Bisakah Mata Bersinar di Old Trafford?

Jika jadi gabung United, bisakah Mata kembali bersinar?
Itu tergantung pada David Moyes. Apabila sang manajer gagal menemukan tempat paling pas bagi Mata untuk mengeluarkan semua potensi terbaiknya, maka pembelian mahal ini bakal jadi sia-sia.
Mata bukan winger atau central midfielder.
Moyes tak boleh menyia-nyiakannya.
Akankah Mata Menggeser Rooney?

Bagaimana Moyes akan mengatasinya?
Salah satu kemungkinan adalah menggeser Rooney, tapi bukan dalam artian menggeser ke bangku cadangan.
Moyes bisa memakai kombinasi Rooney, Mata dan Adnan Januzaj untuk menyokong Robin van Persie atau siapa pun di depan.
Moyes punya ide lain? Kita lihat saja.
Apakah Ini Bentuk Pernyataan United?

Setelah dianggap gagal total di bursa transfer musim panas lalu, pembelian Mata dapat menjadi bentuk pernyataan tegas dari United bahwa mereka masih klub besar yang sanggup mendatangkan pemain bernama besar pula.
Ini juga bisa menjadi pesan bagi para suporter bahwa mereka siap berjuang untuk mengembalikan reputasi, khususnya di kota Manchester.
Sekadar info, saat ini raihan poin United (37) kalah jauh dari sang rival sekota Manchester City (50). Poin 37 itu bahkan masih lebih kecil dibandingkan goal difference City di klasemen sementara (38).
Mourinho Berkuasa di Stamford Bridge?

Bisa mengurangi surplus gelandang sekaligus mengantongi keuntungan £37 juta tentu jadi dasar bagus untuk keputusan tersebut.
Coba bayangkan seandainya bukan Mourinho namun Rafael Benitez yang berencana menjual Mata, apalagi ke klub rival seperti United. Pasti sudah terjadi kehebohan dan protes besar-besaran di Stamford Bridge.
Ya, mau tak mau kita harus mengakui bahwa Mourinho memang punya power di Chelsea. Kata-katanya ibarat hukum.
Dia adalah the untouchable one.
Entah keputusan ini jadi blunder atau tidak masih perlu kita ikuti kelanjutannya.
Baca Juga:
- 10 Transfer Dengan Profit Terbesar
- 10 Transfer Dengan Kerugian Terbesar
- ANALISIS: Chelsea 3-1 United, Kemenangan Absolut
- Deretan Prestasi Yang Lepas Dari Tangan Messi
- Spesialis Man of the Match
- 4 Formasi Milan Racikan Allegri di Serie A 2013/14
- Bagian 1/3: Sepak Terjang Ronaldo Meraih Ballon d'Or
- Bagian 2/3: Sepak Terjang Ronaldo Meraih Ballon d'Or
- Bagian 3/3: Sepak Terjang Ronaldo Meraih Ballon d'Or
- EDITORIAL: Ronaldinho, Jenius Master Jogo Bonito
- 8 Teknik Terbaik Lionel Messi
- 14 'Doppietta' Kaka Dengan Seragam Milan
- Gol-gol Terbaik Kaka
- Para Raja Statistik 2013
- EDITORIAL: Kaka dan Memori Indah Milan Tujuh Tahun Silam
- 5 Senjata Terkuat Cristiano Ronaldo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Dapatkan Essien Dari Chelsea
Liga Champions 24 Januari 2014, 23:34
-
Mourinho Tak Permasalahkan Salah Yang Anti-Israel
Liga Inggris 24 Januari 2014, 22:42
-
Mou Tak Dendam Soal Kegagalan Transfer Rooney ke Chelsea
Liga Inggris 24 Januari 2014, 21:45
-
Mourinho: Essien Bisa Hengkang Atau Bertahan
Liga Inggris 24 Januari 2014, 21:44
-
Pellegrini Ikut Kritik Transfer Juan Mata
Liga Inggris 24 Januari 2014, 21:17
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR