
Bola.net - Beberapa pemain top dunia pernah meninggalkan klub masa kecilnya secara gratis. Kepergian mereka sering kali menimbulkan kontroversi di kalangan penggemar.
Trent Alexander-Arnold menjadi yang terbaru dalam daftar ini. Bek Liverpool itu dikabarkan telah sepakat pindah ke Real Madrid setelah kontraknya habis.
Kasus seperti ini bukan pertama kali terjadi dalam sepak bola. Sebelumnya, ada beberapa pemain bintang yang juga hengkang tanpa memberi klubnya keuntungan finansial.
Kepergian mereka biasanya dipicu oleh berbagai alasan. Mulai dari konflik kontrak hingga keinginan mencari tantangan baru di tempat lain.
Berikut ini tujuh pemain top yang meninggalkan klub masa kecil mereka secara gratis.
1. Lionel Messi

Lionel Messi meninggalkan Barcelona pada musim panas 2021 sehingga mengejutkan dunia sepak bola. Klub tidak mampu mempertahankan kontraknya karena aturan finansial La Liga.
Messi sebenarnya sudah menyetujui kontrak baru dengan pemotongan gaji 50%. Namun, Barcelona tetap tidak bisa mendaftarkannya karena melebihi batas gaji.
Ia akhirnya pindah ke PSG dan menjalani dua musim yang kurang menyenangkan. Setelah itu, Messi memilih melanjutkan kariernya di MLS bersama Inter Miami.
2. Steve McManaman
Steve McManaman meraih banyak trofi setelah meninggalkan Liverpool. Namun, ia merasa tidak pernah mencapai level individu yang sama.
Di Real Madrid, McManaman memenangkan enam trofi, termasuk dua gelar Liga Champions. Meski sukses, ia mengakui sensasinya berbeda dibanding jika menang bersama Liverpool.
Ia merasa seperti orang luar saat merayakan gelar Liga Champions pertamanya di Madrid. McManaman mengaku ingin merasakan momen itu bersama Liverpool, di mana ia bisa benar-benar larut dalam euforia.
3. Sol Campbell

Sol Campbell meninggalkan Tottenham dengan cara yang mengejutkan. Kontraknya habis, dan banyak yang menduga ia akan pindah ke klub elite Eropa.
Namun, ia justru bergabung dengan Arsenal, rival berat Spurs. Keputusan itu membuat para penggemar Tottenham sangat marah.
Di Arsenal, Campbell sukses besar dengan dua gelar Liga Inggris dan tiga trofi Piala FA. Namun, bagi fans Spurs, ia tetap dianggap sebagai pengkhianat.
4. Gianluigi Donnarumma

Gianluigi Donnarumma muncul sebagai talenta besar di AC Milan. Ia dijuluki penerus Gianluigi Buffon karena penampilannya yang impresif.
Pada 2021, ia meninggalkan Milan secara gratis. Donnarumma kemudian bergabung dengan PSG dengan kontrak jangka panjang.
Di Paris, Donnarumma tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar. Banyak yang masih menganggapnya sebagai salah satu kiper terbaik dunia.
5. Juninho Pernambucano

Juninho Pernambucano bergabung dengan Lyon pada 2001. Saat itu, klub belum pernah menjuarai Ligue 1.
Kedatangannya mengubah segalanya bagi Lyon. Juninho menjadi kunci dalam dominasi mereka di Prancis.
Ia membantu Lyon meraih tujuh gelar Ligue 1 beruntun. Selain itu, ia dikenal sebagai spesialis tendangan bebas terbaik.
6. Kingsley Coman

Kingsley Coman meninggalkan PSG pada usia 18 tahun. Ia hanya bermain empat kali sebelum pindah ke Juventus.
Setelah semusim di Italia, Coman bergabung dengan Bayern Munchen. Di sana, kariernya benar-benar melejit.
Coman telah memenangkan hampir semua trofi bergengsi. Ia bahkan mencetak gol kemenangan di final Liga Champions 2020 melawan PSG.
7. Adrien Rabiot

Adrien Rabiot menghabiskan sebagian besar kariernya di PSG dan Juventus. Meski sukses, ia sering kurang dihargai.
Setelah dilepas PSG pada 2019, Rabiot bergabung dengan Juventus. Ia menikmati lima tahun yang sukses di Italia.
Di tim nasional Prancis, Rabiot semakin bersinar. Ia mencetak dua gol sundulan dalam kemenangan 3-1 atas Italia di Nations League tahun lalu.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
- Sebelum Alexander-Arnold, Begini Nasib 5 Pemain Liverpool yang Pindah ke Madrid
- 8 Pemain yang Pergi dari Liverpool dengan Cara Kontroversial: TAA, Sterling, Siapa Lagi?
- 5 Pemain Top yang Gagal Didatangkan Real Madrid
- 7 Transfer Manchester United di Era INEOS, Siapa Paling Bersinar?
- 5 Pemain yang Bisa Meninggalkan Inter Milan Musim Panas Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kecewanya Legenda Liverpool pada Trent Alexander-Arnold, Kenapa ya?
Liga Spanyol 28 Maret 2025, 14:02
-
Trent Alexander-Arnold dan Tantangan Besar di Real Madrid
Liga Inggris 28 Maret 2025, 12:59
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:52
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 2 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 22 Februari 2026, 12:51
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR