
Bola.net - Hugo Ekitike mencetak gol kemenangan untuk Liverpool lawan Southampton pada menit ke-85. Selebrasinya yang berlebihan membuatnya diusir wasit.
Striker asal Prancis itu melepas bajunya untuk menunjukkan namanya kepada suporter. Sayangnya, ia sudah mendapat kartu kuning sebelumnya sehingga diganjar kartu kedua.
Akibat kartu merah tersebut, Ekitike harus absen di laga melawan Crystal Palace. Ia pun menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial atas tindakan “bodohnya” itu.
Berikut sejumlah selebrasi lain yang juga berakhir tragis. Dari salto gagal hingga jatuh ke lubang, beberapa pemain benar-benar menyesal setelah merayakan gol mereka.
1. Steve Morrow (Arseal)

Steve Morrow menjadi korban insiden menyakitkan saat perayaan kemenangan Arsenal. Setelah mencetak gol penentu di final Piala Liga 1993, ia patah lengan akibat jatuh di lapangan.
Perayaan itu terjadi setelah pertandingan selesai, ketika Tony Adams mengangkat Morrow ke udara. Tidak sengaja, Adams menjatuhkan Morrow, menyebabkan cedera parah yang hampir memengaruhi sarafnya.
Morrow akhirnya pulih sepenuhnya dan tetap mengenang gol itu dengan hangat. Ia juga tak menyimpan rasa dendam dan sering bercanda dengan Adams tentang insiden tersebut.
2. Lomano LuaLua (Portsmouth)

Lomano LuaLua selalu dikenang karena selebrasi golnya yang akrobatik. Selebrasi ini justru berujung cedera saat pertandingan penting.
Peristiwa terjadi saat Portsmouth ditahan imbang Arsenal 1-1 di Fratton Park. LuaLua mencetak gol penyama, melakukan triple salto, namun mendarat dengan pergelangan kaki terkilir sehingga harus ditarik keluar.
Meski cedera, LuaLua menilai momen itu tetap berkesan karena golnya penting bagi tim. Harry Redknapp bahkan menyebutnya sebagai pemain yang unik dan tak mudah dilupakan.
3. Ian Harte (Leeds United)

Ian Harte sempat membuat selebrasi knee-slide yang melekat di ingatan penggemar. Namun satu kejadian menimbulkan momen lucu setelah golnya.
Leeds United sedang tampil gemilang di awal milenium dan menembus semifinal Liga Champions 2000-01. Harte membuka gol pada menit ke-25 lewat tendangan bebas mematikan saat menghadapi Deportivo La Coruna.
Untuk merayakannya, ia melakukan knee-slide menuju tiang sudut. Saat hendak berdiri dan merayakan, ia tersandung tiang sudut dan hampir terjatuh di lapangan.
4. Paulo Diogo (Servette)

Selebrasi Paulo Diogo bisa disebut yang paling mengerikan dalam dunia sepak bola. Kejadian ini berlangsung saat ia membela Servette dalam pertandingan tandang menghadapi FC Schaffhausen.
Setelah memberikan assist pada menit ke-87, Diogo melompat di pagar logam di sisi lapangan. Cincin kawinnya tersangkut, dan jarinya pun robek saat mendarat di tanah.
Diogo bahkan mendapatkan kartu kuning karena selebrasinya dianggap membuang waktu. Percobaan menyambung jarinya gagal, hingga akhirnya dokter menyarankan amputasi pada bagian yang tersisa.
5. Joel (Coritiba)

Selebrasi Joel di Coritiba menjadi momen lucu sekaligus menegangkan. Stadion Estadio Major Antonio Couto Pereira memiliki tribun yang cukup jauh dari lapangan, sesuatu yang Joel temui dengan cara tidak menyenangkan.
Gol penentu 2-1 melawan Sao Paolo membuat Joel meloncat melewati papan iklan untuk merayakan. Sayangnya, ia jatuh menuruni tangga yang tersembunyi di balik bendera dan membuatnya hilang dari pandangan penonton.
Petugas segera menolongnya, dan Joel muncul kembali dengan ekspresi terkejut. Meskipun jatuh, ia tetap mampu menyelesaikan pertandingan dan menyelesaikan selebrasinya dengan aman di lapangan.
Sumber: Daily Mail
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch: Evolusi Baru di Liverpool
Liga Inggris 25 September 2025, 23:01
-
Liverpool Resmikan Kontrak Profesional Pertama Rio Ngumoha
Liga Inggris 25 September 2025, 21:32
-
Rencana Liverpool Gantikan Salah Dengan Olise Terancam Gagal, Apa Penyebabnya?
Liga Inggris 25 September 2025, 17:53
-
Vinicius Junior Pelan-Pelan Tersingkir dari Real Madrid, Dua Klub Inggris Ini Siap Menerkam
Liga Spanyol 25 September 2025, 17:40
-
Buka-bukaan Chiesa Soal Perasaannya Usai tak Diangkut Liverpool ke Liga Champions
Liga Champions 25 September 2025, 17:35
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR