Bola.net - Bola.net - Musim 2004/05 adalah musim terakhir Christian Vieri memakai seragam Inter Milan. Musim itu juga merupakan musim terakhir Inter memiliki striker yang konsisten mencetak gol demi gol untuk mereka dalam waktu yang lama.
Enam musim memperkuat Inter, eks striker Italia itu selalu mampu mencetak dua digit gol di setiap edisi liga tertinggi Italia.
Setelah Vieri hengkang, tak ada lagi pemain Inter yang mampu melakukannya. Namun setelah melalui penantian panjang, Inter akhirnya kembali memiliki mesin gol yang bisa disebut sebagai penerusnya.
Mauro Icardi namanya.

Inter menjamu Sampdoria di giornata 10 Serie A 2017/18, Rabu (25/10). Inter unggul 3-0 terlebih dahulu melalui gol pembuka Milan Skriniar menit 18 serta dua gol sang kapten Mauro Icardi menit 32 dan 54. Sampdoria sempat coba mengejar lewat gol Dawid Kownacki menit 64 dan Fabio Quagliarella menit 85, tapi Inter akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
Dengan doppietta kontra Sampdoria, berarti Icardi sudah mencetak 11 gol di Serie A musim ini. Artinya, striker 24 tahun Argentina tersebut selalu mencetak dua digit gol di liga tertinggi Italia untuk Nerazzurri dalam empat musim terakhir.
Sebelum Icardi, seperti disebutkan di awal, pemain Inter terakhir yang mencetak dua digit gol dalam empat musim beruntun di Serie A adalah Vieri. Dia melakukannya enam musim berturut-turut dari edisi 1999/00 dengan seragam Nerazzurri.
4 - Prior to Icardi the last Inter's player to reach the double figure of league goals in 4 season in a row was Christian Vieri. Consistent.
— OptaPaolo (@OptaPaolo) October 24, 2017
Christian Vieri (Inter Milan) di Serie A:
[1999/00] 20 Penampilan, 13 gol
[2000/01] 27 Penampilan, 18 gol
[2001/02] 25 Penampilan, 22 gol
[2002/03] 23 Penampilan, 24 gol
[2003/04] 22 Penampilan, 13 gol
[2004/05] 27 Penampilan, 13 gol.
Mauro Icardi (Inter Milan) di Serie A:
[2013/14] 22 Penampilan, 9 gol
[2014/15] 36 Penampilan, 22 gol
[2015/16] 33 Penampilan, 16 gol
[2016/17] 34 Penampilan, 24 gol
[2017/18] 10 Penampilan, 11 gol.
Vieri direkrut Inter dari Lazio pada musim panas 1999 dengan nilai transfer €49 juta (rekor dunia waktu itu). Di Inter, Vieri diharapkan bisa membentuk duet mematikan dengan . Namun beberapa cedera yang dialami dua pemain ini membuat mereka jarang tampil bersama.
Pada musim pertamanya setelah gabung dari Barcelona (1997/98), Ronaldo mencetak 25 gol dalam 32 penampilan di Serie A. Musim berikutnya, eks striker Brasil itu mencetak 14 gol dalam 19 penampilan, lalu tiga gol dalam tujuh penampilan di musim 1999/00. Cedera lutut di laga melawan Lecce membuatnya absen lama, termasuk sepanjang musim 2000/01. Musim 2001/02 lantas menjadi musim terakhirnya di Inter, di mana dia mencetak tujuh gol dalam 10 penampilan di Serie A, lalu hengkang ke Real Madrid.
Sama seperti Ronaldo, ketajaman Vieri juga memudar akibat cedera. Namun dia masih tetap sanggup mencetak dua digit gol di Serie A selama enam musim berturut-turut sebelum akhirnya menyeberang ke kubu rival sekota AC Milan.
Setelah era Vieri, Inter punya Zlatan Ibrahimovic, termasuk juga dan Hernan Crespo. Striker Swedia yang digaet dari Juventus pasca-Calciopoli itu juga konsisten mencetak dua digit gol di Serie A. Namun dia hanya tiga musim di Inter sebelum dilego ke Barcelona.
Zlatan Ibrahimovic (Inter Milan) di Serie A:
[2006/07] 27 Penampilan, 15 gol
[2007/08] 26 Penampilan, 17 gol
[2008/09] 35 Penampilan, 25 gol.
Setelah itu, Inter punya Diego Milito. Mantan bomber Argentina itu digaet dari Genoa. Dia adalah striker tajam, tapi dibandingkan Vieri maupun Ibrahimovic, konsistensi pemain pilar di era treble Inter itu masih kalah. Cedera juga yang menjadi salah satu kendalanya.
Diego Milito (Inter Milan) di Serie A:
[2009/10] 35 Penampilan, 22 gol
[2010/11] 23 Penampilan, 5 gol
[2011/12] 33 Penampilan, 24 gol
[2012/13] 20 Penampilan, 9 gol
[2013/14] 17 Penampilan, 2 gol.





Di awal musim 2013/14, Inter merekrut Icardi dari Sampdoria. Di Inter, Icardi bergabung dengan sang kompatriot Milito. Ini adalah satu-satunya musim mereka bersama di Inter.
Cedera membuat Icardi melewatkan sebagian besar putaran pertama musim 2013/14. Hanya sembilan gol Serie A yang mampu dia cetak di musim tersebut. Setelah itu, bahkan hingga sekarang, torehan golnya selalu mencapai dua digit.
Selama dua dekade terakhir, ada tiga pemain Inter yang pernah meraih gelar Capocannoniere Serie A. Mereka adalah Vieri di musim 2002/03, Ibrahimovic di musim 2008/09, dan Icardi di musim 2014/15.
Konsistensi ketajaman adalah salah satu atribut utama yang ada pada diri Icardi. Meski performa Inter sedang buruk, seperti musim 2016/17 kemarin (finis peringkat 7), Icardi masih sanggup mencetak gol hingga dua digit.
Setelah era Vieri, konsistensi sejatinya juga ditunjukkan oleh Ibrahimovic. Namun Ibrahimovic hanya tiga musim berseragam Nerazzurri. Yang bisa sekonsisten dia namun bertahan lebih lama barulah Icardi.
Setelah Vieri, Ibrahimovic dan Milito, ini adalah eranya Mauro Icardi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Buffon Yang Tak Lekang Oleh Zaman
Liga Italia 25 Oktober 2017, 23:07
-
Legenda Milan: Rossoneri Butuh Belotti
Liga Italia 25 Oktober 2017, 22:54
-
Putus Hubungan Dengan Adidas Diklaim Tak Bakal Rugikan Milan
Liga Italia 25 Oktober 2017, 20:48
-
Buffon Bicara Tentang Pentingnya Piala Dunia 2018
Piala Dunia 25 Oktober 2017, 20:32
-
Tiga Pemain Yang Jadi Inspirasi Milan Skriniar
Liga Italia 25 Oktober 2017, 19:35
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR