
Bola.net - Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Noor Aman, memaparkan alasan tidak memberikan rekomendasi kepada Arema Cronus dan Persebaya Surabaya untuk berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
Dikatakannya, kepemilikan Arema masih dipersoalkan dua pihak antara kubu Iwan Budianto dan Lucky Acub Zainal. Sedangkan Persebaya, menjadi rebutan dua pengelola, masing-masing PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) dan PT Persebaya Indonesia.
"Kami sudah memberi waktu kepada mereka agar berdamai, tapi ternyata sampai saat ini masalahnya belum selesai. Setelah melalui proses verifikasi, mereka masuk kategori C dan tidak direkomendasikan untuk kompetisi," kata Noor Aman.
Hal tersebut, membuat BOPI mengabaikan pengakuan dari AFC, karena Arema sudah mendapat rekomendasi sebagai klub profesional dan berlaga di AFC Cup. Namun bagi Noor Aman dan kawan-kawan, pihaknya menilai verifikasi yang dilakukan AFC berbeda dengan BOPI.
Sebab dilanjutkannya, proses verifikasi AFC fokus pada aspek insfrastruktur dan hal-hal terkait persepakbolaan, sedangkan BOPI mengarah pada sisi lain seperti badan hukum, keuangan hingga hal detail kontrak pemain/pelatih.
"Kami minta Arema dan Persebaya ini segera mengakhiri konflik. Tapi untuk mengikuti ISL musim ini sudah terlambat karena deadline kami berikan paling lambat Selasa (31/3) kemarin," tegasnya.
Tercatat, sebanyak 16 klub yang dinyatakan lolos verifikasi, lima di antaranya masuk kategori A, yaitu Semen Padang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Persipura Jayapura.
Sedangkan kategori B adalah Bali United, Barito Putra, Persiram Raja Ampat, Pusamania Borneo FC, PSM Makassar, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Persela Lamongan, Perseru Serui, Pelita Bandung Raya dan Gresik United.
"Dengan keputusan ini, maka kami memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia sebagai operator untuk menyelenggarakan ISL yang dimulai kick off pada 4 April. Tapi dengan ketentuan, setiap pertandingan harus direkam video, dibuat laporan, dan diserahkan ke BOPI," tutupnya. (esa/dzi)
Dikatakannya, kepemilikan Arema masih dipersoalkan dua pihak antara kubu Iwan Budianto dan Lucky Acub Zainal. Sedangkan Persebaya, menjadi rebutan dua pengelola, masing-masing PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) dan PT Persebaya Indonesia.
"Kami sudah memberi waktu kepada mereka agar berdamai, tapi ternyata sampai saat ini masalahnya belum selesai. Setelah melalui proses verifikasi, mereka masuk kategori C dan tidak direkomendasikan untuk kompetisi," kata Noor Aman.
Hal tersebut, membuat BOPI mengabaikan pengakuan dari AFC, karena Arema sudah mendapat rekomendasi sebagai klub profesional dan berlaga di AFC Cup. Namun bagi Noor Aman dan kawan-kawan, pihaknya menilai verifikasi yang dilakukan AFC berbeda dengan BOPI.
Sebab dilanjutkannya, proses verifikasi AFC fokus pada aspek insfrastruktur dan hal-hal terkait persepakbolaan, sedangkan BOPI mengarah pada sisi lain seperti badan hukum, keuangan hingga hal detail kontrak pemain/pelatih.
"Kami minta Arema dan Persebaya ini segera mengakhiri konflik. Tapi untuk mengikuti ISL musim ini sudah terlambat karena deadline kami berikan paling lambat Selasa (31/3) kemarin," tegasnya.
Tercatat, sebanyak 16 klub yang dinyatakan lolos verifikasi, lima di antaranya masuk kategori A, yaitu Semen Padang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Persipura Jayapura.
Sedangkan kategori B adalah Bali United, Barito Putra, Persiram Raja Ampat, Pusamania Borneo FC, PSM Makassar, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Persela Lamongan, Perseru Serui, Pelita Bandung Raya dan Gresik United.
"Dengan keputusan ini, maka kami memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia sebagai operator untuk menyelenggarakan ISL yang dimulai kick off pada 4 April. Tapi dengan ketentuan, setiap pertandingan harus direkam video, dibuat laporan, dan diserahkan ke BOPI," tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nyerang Lagi, Persebaya Sebut BOPI tak Objektif
Bola Indonesia 1 April 2015, 21:01
-
Kompetisi Menyimpang, BOPI Akan Cabut Rekomendasi ISL
Bola Indonesia 1 April 2015, 20:45
-
Kemenpora Dukung Penuh Keputusan BOPI
Bola Indonesia 1 April 2015, 20:25
-
PT LI: Dengan 16 Klub, Kompetisi Tidak Bisa Dijalankan
Bola Indonesia 1 April 2015, 20:12
-
Kemenpora Laporkan Hasil Verifikasi BOPI ke Presiden RI
Bola Indonesia 1 April 2015, 20:06
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR