Bola.net - Arsitek Persegres, Agus Yuwono mengaku kecewa karena timnya ditahan imbang klub Malaysia Super League (MSL) Terengganu FA, Senin (30/12) sore tadi di stadion Petrokimia Gresik. Agus pun menyoroti mental tanding dan penyelesaian akhir David Faristian dan kawan-kawan.
Menurut Agus, penyelesaian akhir pasukannya kurang memuaskan. Padahal striker Pape Ndiaye mendapat cukup banyak kesempatan untuk mencetak angka. Selain itu, mental tanding pemainnya juga kurang greng. Padahal Persegres tampil di depan suporter setianya, Ultras Gresik.
"Secara permainan tidak ada perbedaan saat turun antara hari ini maupun ketika tampil di Piala Gubernur lalu," ucap Agus kepada wartawan usai pertandingan, Senin petang.
Pada pertandingan sore tadi, Terengganu unggul lebih dulu melalui Zairo Anuar Zalani di menit ke-16. Persegres membalas di menit ke-21 lewat Reza Mustofa. Skor imbang 1-1 bertahan hingga kedua tim memasuki kamar ganti.
Heading Pape Ndiaye di menit ke-74 membuat Persegres berbalik unggul. Sayang skor kembali imbang setelah Fakhrurazi Musa mencetak gol menyama pada menit ke-79. Hingga wasit Iwan Sukoco meniup pluit panjang, skor masih imbang 2-2.
"Sayang, finishing anak-anak dan mental tanding di depan suporter sendiri belum terbentuk," imbuh pelatih asal Malang ini. Eks juru taktik Persijap Jepara ini tak segan mengakui timnya masih canggung tampil di depan Ultras Gresik.
Agus menambahkan, kondisi timnya juga belum mencapai peak performance. "Sampai laga tadi kondisi anak-anak masih 80 persen. Atas hasil ini, kami memandang masih perlu ada perbaikan dan evaluasi lagi," jelas Agus.[initial]
(faw/dzi)
Menurut Agus, penyelesaian akhir pasukannya kurang memuaskan. Padahal striker Pape Ndiaye mendapat cukup banyak kesempatan untuk mencetak angka. Selain itu, mental tanding pemainnya juga kurang greng. Padahal Persegres tampil di depan suporter setianya, Ultras Gresik.
"Secara permainan tidak ada perbedaan saat turun antara hari ini maupun ketika tampil di Piala Gubernur lalu," ucap Agus kepada wartawan usai pertandingan, Senin petang.
Pada pertandingan sore tadi, Terengganu unggul lebih dulu melalui Zairo Anuar Zalani di menit ke-16. Persegres membalas di menit ke-21 lewat Reza Mustofa. Skor imbang 1-1 bertahan hingga kedua tim memasuki kamar ganti.
Heading Pape Ndiaye di menit ke-74 membuat Persegres berbalik unggul. Sayang skor kembali imbang setelah Fakhrurazi Musa mencetak gol menyama pada menit ke-79. Hingga wasit Iwan Sukoco meniup pluit panjang, skor masih imbang 2-2.
"Sayang, finishing anak-anak dan mental tanding di depan suporter sendiri belum terbentuk," imbuh pelatih asal Malang ini. Eks juru taktik Persijap Jepara ini tak segan mengakui timnya masih canggung tampil di depan Ultras Gresik.
Agus menambahkan, kondisi timnya juga belum mencapai peak performance. "Sampai laga tadi kondisi anak-anak masih 80 persen. Atas hasil ini, kami memandang masih perlu ada perbaikan dan evaluasi lagi," jelas Agus.[initial]
Semua Tentang Kompetisi Indonesia Ada Disini!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Juara Trofeo Persija 2013
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 21:59
-
Review: Persija Tekuk Thai Army United 4-1
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 21:42
-
Arema Tuan Rumah Inter Island Cup 2014 Grup Jawa 2
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 21:24
-
Tahan Persegres, Ini Komentar Pelatih Terengganu FA
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 20:25
-
Suporter PSM Berharap Juku Eja Sukses di IIC 2014
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 20:00
LATEST UPDATE
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
-
Pelatih Ungkap Alasan Persib Bandung Terus Buru Pemain Baru
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 13:34
-
Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
Liga Inggris 10 Juli 2026, 10:59
-
Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
Lain Lain 10 Juli 2026, 09:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR