Bola.net - Meski sudah diminta untuk tidak ikut turnamen amatir atau yang biasa disebut pertandingan antar kampung (tarkam), beberapa pemain PSM Makassar tidak mengindahkannya. Ada dua pemain PSM yang terlihat mengikuti kompetisi amatir Liga Ramadan di Makassar, yaitu Ardan Aras dan Djayusman Triasdi.
Liga Ramadan merupakan kompetisi yang diikuti klub-klub amatir yang diadakan setiap tahunnya mengisi masa bulan Puasa. Ardan dan Djayusman membela klub amatir peserta Liga Ramadan, OTP 37.
Biasanya, pemain profesional diminta untuk membela klub dan mendapat bayaran sesuai perjanjian untuk setiap laga. Namun, Ardan beralasan ikut Liga Ramadan untuk menjaga kebugaran tubuh. Maklum, pemain Juku Eja diliburkan selama dua pekan lebih dan baru akan kembali berlatih hari Rabu (2/7/2014) nanti.
"Ini agar kebugaran tubuh tetap terjaga karena libur cukup lama. Saya sudah lakukan jogging tapi masih kurang karena kondisi malah menurun. Makanya saya ingin main (sepakbola)," kata Ardan.
Mantan pelatih PSM, Rudi William Keltjes awalnya melarang pemain ikut tarkam untuk menjaga profesionalisme. Namun, kondisi pemain yang tidak dibayar gajinya sampai 4 bulan membuat Rudi yang kini kembali ke BTN menjadi penasehat teknis timnas junior itu melunak dan membiarkan pemain ikut tarkam.
CEO PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM), Rully Habibie, juga sudah memberikan peringatan kepada pemain agar menghindari aktivitas yang membuat mereka rawan terkena cedera, salah satunya ikut tarkam.
Liga Ramadan memang menjadi "pelarian" pemain PSM Makassar di sela-sela menjalankan ibadah Puasa. Mulai dari alasan menjaga kebugaran tubuh sampai mencari penghasilan tambahan. Bukan hanya pemain PSM, beberapa pemain dari Sulsel yang berkiprah di klub lain di Indonesia juga meramaikan Liga Ramadan.
Tahun lalu, sebagian besar pemain PSM ikut Liga Ramadan. Bahkan mereka membentuk satu tim dan terlibat dalam turnamen yang memperebutkan Piala walikota Makassar itu. Tapi, tahun ini hanya segelintir saja yang ikut.
Selain Ardan dan Djayusman, ada juga mantan pemain PSM Makassar seperti Aswar Syamsuddin dan Rahmat Latief. Rahmat memutuskan meninggalkan PSM sedangkan Aswar dicoret saat evaluasi putaran pertama. Meski keduanya sudah tidak membela PSM, tapi mereka masih punya sangkutan dengan PSM yaitu gaji yang belum dibayar selama tiga bulan. [initial]
(nda/pra)
Liga Ramadan merupakan kompetisi yang diikuti klub-klub amatir yang diadakan setiap tahunnya mengisi masa bulan Puasa. Ardan dan Djayusman membela klub amatir peserta Liga Ramadan, OTP 37.
Biasanya, pemain profesional diminta untuk membela klub dan mendapat bayaran sesuai perjanjian untuk setiap laga. Namun, Ardan beralasan ikut Liga Ramadan untuk menjaga kebugaran tubuh. Maklum, pemain Juku Eja diliburkan selama dua pekan lebih dan baru akan kembali berlatih hari Rabu (2/7/2014) nanti.
"Ini agar kebugaran tubuh tetap terjaga karena libur cukup lama. Saya sudah lakukan jogging tapi masih kurang karena kondisi malah menurun. Makanya saya ingin main (sepakbola)," kata Ardan.
Mantan pelatih PSM, Rudi William Keltjes awalnya melarang pemain ikut tarkam untuk menjaga profesionalisme. Namun, kondisi pemain yang tidak dibayar gajinya sampai 4 bulan membuat Rudi yang kini kembali ke BTN menjadi penasehat teknis timnas junior itu melunak dan membiarkan pemain ikut tarkam.
CEO PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM), Rully Habibie, juga sudah memberikan peringatan kepada pemain agar menghindari aktivitas yang membuat mereka rawan terkena cedera, salah satunya ikut tarkam.
Liga Ramadan memang menjadi "pelarian" pemain PSM Makassar di sela-sela menjalankan ibadah Puasa. Mulai dari alasan menjaga kebugaran tubuh sampai mencari penghasilan tambahan. Bukan hanya pemain PSM, beberapa pemain dari Sulsel yang berkiprah di klub lain di Indonesia juga meramaikan Liga Ramadan.
Tahun lalu, sebagian besar pemain PSM ikut Liga Ramadan. Bahkan mereka membentuk satu tim dan terlibat dalam turnamen yang memperebutkan Piala walikota Makassar itu. Tapi, tahun ini hanya segelintir saja yang ikut.
Selain Ardan dan Djayusman, ada juga mantan pemain PSM Makassar seperti Aswar Syamsuddin dan Rahmat Latief. Rahmat memutuskan meninggalkan PSM sedangkan Aswar dicoret saat evaluasi putaran pertama. Meski keduanya sudah tidak membela PSM, tapi mereka masih punya sangkutan dengan PSM yaitu gaji yang belum dibayar selama tiga bulan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Lebih Suka Uji Coba Ramadan di Kandang
Bola Indonesia 30 Juni 2014, 17:55
-
Suharno Rencanakan Empat Uji Coba Bagi Arema
Bola Indonesia 30 Juni 2014, 17:36
-
Empat Tim Berminat Jajal Kekuatan Arema
Bola Indonesia 30 Juni 2014, 16:51
-
Sriwijaya FC Rencanakan TC Usai Lebaran
Bola Indonesia 30 Juni 2014, 16:40
-
Ramadan, Arema Cronus Lebih Pilih Latihan Malam
Bola Indonesia 30 Juni 2014, 16:33
LATEST UPDATE
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:36
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR