Bojan Hodak Ngamuk! Sebut Gol Dewa United ke Gawang Persib Seperti Kesalahan Anak Kecil

Bojan Hodak Ngamuk! Sebut Gol Dewa United ke Gawang Persib Seperti Kesalahan Anak Kecil
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak dalam konferensi pers setelah melawan Dewa United, 20 April 2026 pada lanjutan BRI Super League. (c) dok.Persib Bandung

Bola.net - Persib Bandung harus puas berbagi angka saat melakoni laga tandang melawan Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Banten International Stadium, Selasa (21/4/2026) itu berakhir dengan skor imbang 2-2.

Maung Bandung sebenarnya sempat berada di ujung tanduk setelah tertinggal dua gol lebih dulu dari tuan rumah. Beruntung, mentalitas juara berbicara sehingga mereka mampu mengejar ketertinggalan di sisa waktu pertandingan.

Meski berhasil membawa pulang satu poin, performa lini pertahanan Persib menjadi sorotan tajam. Pasukan Bojan Hodak terlihat limbung menghadapi skema serangan balik cepat yang diperagakan oleh Dewa United.

Hasil ini membuat persaingan di puncak klasemen BRI Super League semakin memanas dan mendebarkan. Keunggulan Persib kini hanya terpaut dua angka saja dari Borneo FC Samarinda yang membayangi di posisi kedua.

1 dari 3 halaman

Kritik Pedas untuk Lini Pertahanan

Laga Dewa United vs Persib Bandung pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persib

Laga Dewa United vs Persib Bandung pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persib

Pelatih Persib, Bojan Hodak, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya melihat proses terjadinya gol pertama lawan. Ia menilai para pemainnya melakukan kesalahan mendasar yang sangat tidak perlu. Fokus pemain sempat terhenti karena menganggap bola sudah keluar lapangan sebelum gol terjadi.

Kesalahan individu kembali terulang pada proses gol kedua yang dicetak oleh Ricky Kambuaya. Hodak menganggap koordinasi antar lini masih menjadi lubang besar yang harus segera ditambal. Namun, ia tetap mengapresiasi daya juang pemain yang berhasil bangkit di babak kedua.

"Kami melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Gol pertama seperti anak-anak. Kami berhenti bermain karena menganggap bola sudah keluar. Lalu gol kedua yang terjadi karena kesalahan individu," jelas Bojan Hodak.

"Pertandingan menarik, banyak peluang, banyak gol, banyak situasi menarik. Saya rasa secara pertahanan, kami membuat beberapa kesalahan yang seharusnya tidak terjadi," tambahnya lagi.

2 dari 3 halaman

Protes Keras Terkait Kepemimpinan Wasit

Eksekusi penalti Thom Haye pada laga Dewa United vs Persib Bandung di lanjutan BRI Super League, 20 April 2026. (c) dok.Persib Bandung

Eksekusi penalti Thom Haye pada laga Dewa United vs Persib Bandung di lanjutan BRI Super League, 20 April 2026. (c) dok.Persib Bandung

Selain menyoroti performa timnya sendiri, Bojan Hodak juga melancarkan kritik pedas kepada kepemimpinan wasit Yoko Suprianto. Beberapa keputusan krusial dianggap merugikan Persib, termasuk keabsahan gol pertama Dewa United. Ada keraguan besar apakah bola masih aktif atau sudah melewati garis lapangan.

Situasi makin panas saat proses gol kedua Dewa United juga diduga berbau pelanggaran handball. Pihak manajemen Persib berencana mengambil langkah tegas untuk menyikapi kualitas pengadil lapangan ini. Mereka tidak ingin kerugian serupa kembali terulang di laga-laga krusial mendatang.

"Pada akhirnya saya juga sangat kecewa dengan wasit, tapi yang satu ini akan kami lakukan melalui jalur resmi, kami akan mengirimkan surat karena ada banyak situasi yang sangat dipertanyakan," kata Hodak.

"Kami juga seharusnya menciptakan lebih banyak peluang dan kami bisa saja mendapatkan tiga poin," ucapnya dengan nada kecewa.

3 dari 3 halaman

Tekad Bangkit di Sisa Musim

Senada dengan sang pelatih, Eliano Reijnders mengakui timnya memulai laga dengan performa yang kurang memuaskan. Bek kiri andalan Persib ini sepakat bahwa fokus pemain sempat goyah di awal pertandingan. Meski begitu, ia bersyukur tim bisa mengembangkan permainan dan terhindar dari kekalahan.

Persib kini harus segera mengalihkan fokus karena jadwal padat sudah menanti di depan mata. Mereka akan menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dalam waktu dekat. Enam pertandingan tersisa akan menjadi penentu nasib gelar juara musim ini.

"Seribu persen sepakat dengan apa yang dikatakan pelatih (Bojan Hodak). Kami memulai pertandingan dengan tidak terlalu bagus. Tapi setelah itu, kami bisa mengembangkan permainan hingga akhirnya bisa imbang 2-2," kata Reijnders.

"Kami terus berjuang dan berusaha untuk bangkit mengejar ketertinggalan di pertandingan. Hal bagusnya, kami masih berada di jalur dan akan kembali fokus untuk pertandingan yang akan datang," pungkasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL