Menurut Sartono dalam pertandingan sepak bola apapun hasilnya hanya bisa diterima, tanpa harus mengkambing hitamkan sebagai kesalahan pemain.
"Inilah sepak bola, hasil akhir terkadang bagus, kurang memuaskan, atau tidak bagus sama sekali seperti saat ini. Namun semuanya harus kita syukuri sebagai buah dari pembelajaran tim," tutur Sartono di Samarinda seperti dilansir Antara.
Sartono mengakui beberapa pemainnya melakukan kesalahan sehingga terjadi dua gol untuk kemenangan Persegres. Namun kondisi tersebut tidak serta merta menjadi kesalahan personal pemain, karena bisa jadi pelatih tidak tepat dalam menerapkan taktik dan strategi.
"Berulang kali saya katakan, ketika tim menang maka pelatih hanya menumpang nama. Sebaliknya bila tim kalah maka tanggung jawab sepenuhnya berada di pundak saya," urai pelatih yang sudah malang melintang di persepakbolaan nasional itu.
Situasi bertanding pada malam hari di bulan puasa Ramadhan diakui Sartono juga ikut mengurangi penampilan tim, meskipun kondisi itu tidak bisa menjadi pembenaran atas kekalahan yang diderita.
"Tentunya lawan juga mengalami kondisi yang sama dengan tim kita, tapi mereka bisa menang, dan faktanya pun para pemain kita juga sudah berupaya dengan maksimal," tutur Sartono.
Hasil menang, seri atau kalah, dikatakan Sartono, bukan menjadi patokan tim itu bagus atau kurang baik, karena menurut dia banyak sekali aspek yang bisa menjadi penyebabnya.
"Buktinya pemain kita pernah bermain bagus tapi hasilnya malah kalah. Sebaliknya pernah juga bermain buruk tapi justru bisa menang. Saya rasa persoalan hasil pertandingan sudah menjadi urusan Tuhan, apapun wajib kita syukuri," beber Sartono.
Disinggung persiapan selanjutnya melawan tim kuat Arema Crounos, Sartono mengatakan untuk sementara dia lebih mementingkan recovery atau pemulihan pemain dibanding persiapan taktik dan strategi.
"Biar pemain sehat dan pulih dulu, baru kemudian kita pikirkan untuk persiapan menuju pertandingan berikutnya," tegas Sartono.
(fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemulangan Jenazah Sekou Camara Mengalami Penundaan
Bola Indonesia 29 Juli 2013, 21:57
-
"Kematian Sekou Camara Karena Klub Indonesia Tak Profesional"
Bola Indonesia 29 Juli 2013, 20:30
-
PT Liga Indonesia Pastikan Laga PBR Lawan PSPS Diundur
Bola Indonesia 29 Juli 2013, 16:58
-
Striker Sriwijaya Berlebaran di Amerika Serikat
Bola Indonesia 29 Juli 2013, 16:44
-
Pemain Persidafon Ditahan Terkait Kasus Penikaman
Bola Indonesia 29 Juli 2013, 16:37
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR