Bola.net - Kasus tuduhan percobaan pemerkosaan dan penganiayaan yang menimpa Greg Nwokolo terus bergulir bak bola panas. Perkembangan terbaru, Rahelia Gebi, yang melaporkan Greg mengaku baru mengenal pemain timnas Indonesia tersebut baru sekitar satu bulan.
Hal ini dituturkan oleh kuasa hukum Geby, Frans Paulus. Menurutnya perkenalan keduanya hanya sebuah perkenalan biasa antarteman.
"Mereka (Gebi dan Greg) baru kenalan sekitar satu bulan lalu. Dia (korban) dikenalin sama temannya juga," terang Frans di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (19/8) seperti dilansir merdeka.com.
Seperti diketahui, pemain Arema Indonesia tersebut tersandung kasus tuduhan penganiayaan dan percobaan pemerkosaan atas nama Rahelia Gebi. Dalam laporannya, Gebi mengaku aksi Greg tersebut dilakukan di kediaman Greg di Jalan BDN II No.18 D Cilandak Barat, Jakarta Selatan.
Sementara itu pengacara Greg, Ramdhan Alamsyah menilai Gebi hanya mencari sensasi. Menurutnya, ada yang lucu dan janggal terkait laporan yang dituduhkan kepada kliennya. Dalam laporan tersebut, dikatakan Ramdhan, Gebi mengaku akan diperkosa, namun nyatanya pihak kepolisian menyatakan laporan tersebut adalah laporan penganiayaan.
"Itu cara orang tersebut mencari sensasi saja yang ingin menjatuhkan Greg. Saya sudah lama selama 8 tahun dengannya dan memang banyak orang yang ingin menjatuhkan karir Greg," ujarnya.
"Kami sih menganggap laporan tersebut lucu aja, sekarang begini saja si pelapor bilang ke media dia ingin diperkosa tapi nyatanya pihak kepolisian menyatakan laporan penganiayaan, ini kan jadi lucu," tandasnya.[initial]
(mdk/dzi)
Hal ini dituturkan oleh kuasa hukum Geby, Frans Paulus. Menurutnya perkenalan keduanya hanya sebuah perkenalan biasa antarteman.
"Mereka (Gebi dan Greg) baru kenalan sekitar satu bulan lalu. Dia (korban) dikenalin sama temannya juga," terang Frans di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (19/8) seperti dilansir merdeka.com.
Seperti diketahui, pemain Arema Indonesia tersebut tersandung kasus tuduhan penganiayaan dan percobaan pemerkosaan atas nama Rahelia Gebi. Dalam laporannya, Gebi mengaku aksi Greg tersebut dilakukan di kediaman Greg di Jalan BDN II No.18 D Cilandak Barat, Jakarta Selatan.
Sementara itu pengacara Greg, Ramdhan Alamsyah menilai Gebi hanya mencari sensasi. Menurutnya, ada yang lucu dan janggal terkait laporan yang dituduhkan kepada kliennya. Dalam laporan tersebut, dikatakan Ramdhan, Gebi mengaku akan diperkosa, namun nyatanya pihak kepolisian menyatakan laporan tersebut adalah laporan penganiayaan.
"Itu cara orang tersebut mencari sensasi saja yang ingin menjatuhkan Greg. Saya sudah lama selama 8 tahun dengannya dan memang banyak orang yang ingin menjatuhkan karir Greg," ujarnya.
"Kami sih menganggap laporan tersebut lucu aja, sekarang begini saja si pelapor bilang ke media dia ingin diperkosa tapi nyatanya pihak kepolisian menyatakan laporan penganiayaan, ini kan jadi lucu," tandasnya.[initial]
(mdk/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pihak Greg Nwokolo Nilai Gebi Sengaja Pukuli Diri Sendiri
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 23:18
-
Persija Jakarta Mulai Cicil Gaji Pemain
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 23:09
-
Gebi: Saat Mau Memerkosa, Greg Dalam Pengaruh Alkohol
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 22:50
-
Persija Sudah Tentukan Lokasi Pertandingan Lawan Persib
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 22:20
-
Persisam Bertekad Raih Poin di Dua Laga Tandang
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 21:00
LATEST UPDATE
-
Andrey Santos Beres, MU Tuntaskan Transfer Ketiga Di Musim Panas ini!
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:26
-
Diam tetapi Mematikan Seperti Ousmane Dembele
Piala Dunia 10 Juli 2026, 06:08
-
Man of the Match Prancis vs Maroko: Kylian Mbappe
Piala Dunia 10 Juli 2026, 05:14
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR