Bola.net - Meski kalah dari Hamburg SV ada pelajaran berharga yang dipetik para penggawa Pro Duta FC. Hal ini diungkapkan Media Officer tim berjuluk Kuda Pegasus ini, Handoyo Subosito.
"Anak-anak mendapat pelajaran berharga mengenai pressing. Mereka juga memberi pelajaran pada para pemain kami agar selalu waspada dalam mengantisipasi bola-bola rebound," ujar Handoyo, pada Bola.net.
Sebelumnya, dalam laga melawan Hamburg SV, Pro Duta harus mengakui ketangguhan klub Bundesliga tersebut empat gol tanpa balas. Pada pertandingan yang digelar, Selasa (13/08) ini, empat gol Hamburg dicetak oleh Dennis Aogo, Gojko Kacar, Maxi Beister dan Valmir Nafiu.
Laga melawan Hamburg SV ini merupakan bagian dari tur "Dare to Dream 2013" yang dilakukan Pro Duta. Selain melawan tim senior Hamburg SV, anak asuh Ansyari Lubis ini juga akan menghadapi Hamburg U-23 dan tim primavera AS Roma.
Sementara itu, menanggapi hasil ini, Handoyo mengaku bahwa manajemen tak terlalu mempermasalahkan. Menurutnya, Gozali Siregar dan kawan-kawan telah menunjukkan permainan seperti yang diharapkan.
"Di pertandingan ini, anak-anak tidak grogi. Mereka bermain sesuai dengan instruksi pelatih. Ini merupakan hal sangat positif dan harus diapresiasi. Anak-anak juga telah memainkan bola-bola bawah. Dan ini merupakan target kami. Kami memang ingin mengukur kemampuan kami sekaligus mematangkan skema permainan yang mengandalkan bola-bola bawah," tandas Handoyo. (den/mac)
"Anak-anak mendapat pelajaran berharga mengenai pressing. Mereka juga memberi pelajaran pada para pemain kami agar selalu waspada dalam mengantisipasi bola-bola rebound," ujar Handoyo, pada Bola.net.
Sebelumnya, dalam laga melawan Hamburg SV, Pro Duta harus mengakui ketangguhan klub Bundesliga tersebut empat gol tanpa balas. Pada pertandingan yang digelar, Selasa (13/08) ini, empat gol Hamburg dicetak oleh Dennis Aogo, Gojko Kacar, Maxi Beister dan Valmir Nafiu.
Laga melawan Hamburg SV ini merupakan bagian dari tur "Dare to Dream 2013" yang dilakukan Pro Duta. Selain melawan tim senior Hamburg SV, anak asuh Ansyari Lubis ini juga akan menghadapi Hamburg U-23 dan tim primavera AS Roma.
Sementara itu, menanggapi hasil ini, Handoyo mengaku bahwa manajemen tak terlalu mempermasalahkan. Menurutnya, Gozali Siregar dan kawan-kawan telah menunjukkan permainan seperti yang diharapkan.
"Di pertandingan ini, anak-anak tidak grogi. Mereka bermain sesuai dengan instruksi pelatih. Ini merupakan hal sangat positif dan harus diapresiasi. Anak-anak juga telah memainkan bola-bola bawah. Dan ini merupakan target kami. Kami memang ingin mengukur kemampuan kami sekaligus mematangkan skema permainan yang mengandalkan bola-bola bawah," tandas Handoyo. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabio: Persebaya Punya Tekad Selesaikan Hak Pemain
Bola Indonesia 14 Agustus 2013, 20:10
-
Fabio Beri Program Ringan di Latihan Perdana Persebaya
Bola Indonesia 14 Agustus 2013, 18:18
-
Manajemen Datang, Pemain Persebaya Bersedia Latihan
Bola Indonesia 14 Agustus 2013, 18:00
-
19 Agustus, PSM Launching Jersey Baru
Bola Indonesia 14 Agustus 2013, 17:45
-
PSM Latihan Perdana, Imran Fokus Penguatan Otot
Bola Indonesia 14 Agustus 2013, 17:20
LATEST UPDATE
-
PSBS Biak dan Ancaman Degradasi yang Makin Nyata
Bola Indonesia 8 April 2026, 20:29
-
Seperti Wine, Makin Tua Makin Berkelas: Dialah Manuel Neuer!
Liga Champions 8 April 2026, 19:47
-
Ketika Semua Melambat di Hadapan David Raya Si Raja Nirbobol
Liga Champions 8 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR