Bola.net - Tidak sulit mencari jawaban mengapa Jari Litmanen masuk dalam kategori pesepakbola berlabel legenda. Tak ayal, pesepakbola kelahiran Hollola, Finlandia, 20 Februari 1971 tersebut, kini memiliki film dokumenter berjudul "Kuningas Litmanen" atau The King- Jari Litmanen.
Pemain yang pernah memperkuat sejumlah klub ternama seperti Barcelona FC (1999/2001), Liverpool, Ajax Amsterdam, FC Lahti (Liga Finlandia), Hansa Rostock (Jerman), Malmo FF (Swedia) dan Fulham, juga begitu digemari.
"Tapi, saya hanya sosok yang biasa saja. Saya juga lebih senang menjalani kehidupan seperti apa adanya saja," katanya.
Sikapnya tersebut, memang begitu bersahaja. Tidak mengherankan jika legenda hidup Finlandia dan mantan kapten Ajax tersebut, mendapatkan sebuah apresiasi nyata dalam bentuk patung dirinya di kawasan pusat olahraga Lahti, kota kelahiran Litmanen.
Patung Litmanen, diukir oleh seniman patung terkenal negara tersebut, Satu Loukkola. Menariknya, patung tersebut dipamerkan saat Litmanen mengenakan seragam bernomor punggung 10 milik Ajax, bukan berbaju tim nasional Finlandia.
Pemerintah kota Lahti, menganggap Litmanen sebagai pahlawan kota tersebut. Karena, merupakan salah satu pemain asal Finlandia yang berprestasi di sepak bola Eropa. Litmanen memang dilahirkan di kota berpenduduk 100 ribu jiwa tersebut. Namun, dirinya justru lebih terkenal di Belanda, saat berseragam Ajax.
Seiring dirinya telah melewati masa keemasan di Eropa, Litmanen pun pulang kampung pada 2004. FC Lahti, kemudian menjadi tujuan pemegang 135 caps Timnas Finlandia tersebut, melanjutkan karier lapangan hijaunya.
Litmanen menjadi salah satu legenda sepak bola dalam sejarah klub Ajax yang dibelanya selama tujuh musim, 1992-1999, dengan mencetak 126 gol termasuk 24 gol di ajang kompetisi Eropa (rekor pemain Ajax).
Dirinya juga berperan besar membantu Ajax menjuarai Liga Champions 1994-1995 dan Juara Dunia Antar Klub 1995, yang mengantarkannya ke posisi ketiga Pemain Terbaik Eropa 1995. (esa/rdt)
Pemain yang pernah memperkuat sejumlah klub ternama seperti Barcelona FC (1999/2001), Liverpool, Ajax Amsterdam, FC Lahti (Liga Finlandia), Hansa Rostock (Jerman), Malmo FF (Swedia) dan Fulham, juga begitu digemari.
"Tapi, saya hanya sosok yang biasa saja. Saya juga lebih senang menjalani kehidupan seperti apa adanya saja," katanya.
Sikapnya tersebut, memang begitu bersahaja. Tidak mengherankan jika legenda hidup Finlandia dan mantan kapten Ajax tersebut, mendapatkan sebuah apresiasi nyata dalam bentuk patung dirinya di kawasan pusat olahraga Lahti, kota kelahiran Litmanen.
Patung Litmanen, diukir oleh seniman patung terkenal negara tersebut, Satu Loukkola. Menariknya, patung tersebut dipamerkan saat Litmanen mengenakan seragam bernomor punggung 10 milik Ajax, bukan berbaju tim nasional Finlandia.
Pemerintah kota Lahti, menganggap Litmanen sebagai pahlawan kota tersebut. Karena, merupakan salah satu pemain asal Finlandia yang berprestasi di sepak bola Eropa. Litmanen memang dilahirkan di kota berpenduduk 100 ribu jiwa tersebut. Namun, dirinya justru lebih terkenal di Belanda, saat berseragam Ajax.
Seiring dirinya telah melewati masa keemasan di Eropa, Litmanen pun pulang kampung pada 2004. FC Lahti, kemudian menjadi tujuan pemegang 135 caps Timnas Finlandia tersebut, melanjutkan karier lapangan hijaunya.
Litmanen menjadi salah satu legenda sepak bola dalam sejarah klub Ajax yang dibelanya selama tujuh musim, 1992-1999, dengan mencetak 126 gol termasuk 24 gol di ajang kompetisi Eropa (rekor pemain Ajax).
Dirinya juga berperan besar membantu Ajax menjuarai Liga Champions 1994-1995 dan Juara Dunia Antar Klub 1995, yang mengantarkannya ke posisi ketiga Pemain Terbaik Eropa 1995. (esa/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Barca Terlalu Bergantung Kepada Messi'
Liga Champions 5 Mei 2013, 16:00
-
Data dan Fakta La Liga Jornada 34: Barcelona vs Real Betis
Liga Spanyol 5 Mei 2013, 14:30
-
Preview: Barcelona vs Real Betis, Tebus Luka!
Liga Spanyol 5 Mei 2013, 14:00
-
Messi: Saya Belum Pernah Bicara Dengan Guardiola
Liga Spanyol 5 Mei 2013, 11:40
-
Messi: Saya Belum Pernah Bicara Dengan Guardiola
Liga Spanyol 5 Mei 2013, 11:40
LATEST UPDATE
-
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 25 Mei 2026, 14:02
-
Tidak Ada Lagi Ejekan, Sekarang Giliran Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:51
-
Gubernur KDM Janjikan Bonus Juara Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 13:31
-
Leon Goretzka Disarankan ke AC Milan, Bisa Duet dengan Luka Modric
Liga Italia 25 Mei 2026, 13:20
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR