
Bola.net - Ketum PSSI hasil KLB Ancol, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan bahwa klub-klub Indonesia Super League (ISL) tidak mengandalkan dana dari donatur, melainkan mencari sumber pemasukan sendiri sehingga wajar bila dalam perjalanannya terkendala masalah.
"Ini yang membedakan dengan klub-klub di liga sebelah (Indonesian Premier League-Red) yang pendanaannya dari konsorsium. Ketika konsorsium seret, klub-klub tersebut kurang siap," sindir La Nyalla.
Hal itu dikatakan La Nyalla terkait dengan pernyataan pengurus PSSI Djohar Arifin, Bernhard Limbong, yang menyebut bahwa pangkal persoalan klub-klub yang bermasalah pendanaannya, lebih disebabkan oleh seretnya dana dari donatur.
La Nyalla mengakui jika ada beberapa klub ISL yang bermasalah dengan pendanaan, terutama dalam dua-tiga bulan terakhir sehingga pembayaran gaji pemain menjadi kurang lancar. Hanya saja, tegas dia, kesulitan itu murni karena antisipasi anggaran yang kurang tepat dan bukan lantaran dana donatur seret.
"Tim ISL lebih profesional, tidak ada dana donatur. Hanya ada pembagian keuntungan di awal. Klub-klub bermasalah itu hanya melakukan kesalahan dalam mengantisipasi pengelolaan dan pemasukan klub," ujarnya.
"Mereka masih dalam proses transisi menuju level profesional. Ingat, dulu PT Liga Indonesia telah membuat blue print untuk menuju profesional dan hal itu membutuhkan proses dan waktu yang cukup lama," lanjutnya.
Dikatakannya, dari beberapa kontestan ISL 2011-2012, banyak klub yang mencari sumber pendapatan dari sponsor lokal.
Sponsor tersebut kebanyakan merupakan perusahaan keuangan, perusahaan skala nasional yang berada saat asal muasal klub atau perusahaan-perusahaan pendukung yang bantuan dananya tidak terlalu besar.
"Meski begitu, klub juga terbantu dari hasil penjualan tiket pertandingan. Beberapa sudah mandiri. Ini yang akan kami transfer ilmu dan pengalamannya ke klub-klub lain," ujarnya.
La Nyalla menambahkan, kepemilikan klub di ISL juga dilakukan sesuai kepatuhan pada standar aturan Statuta, bahwa seorang pemilik atau pembina hanya mengelola satu klub dan tidak seluruh kontestan kompetisi menggantungkan diri di bawah kekuasaan satu badan atau lembaga seperti halnya konsorsium.
"Ini yang membedakan dengan klub-klub di liga sebelah (Indonesian Premier League-Red) yang pendanaannya dari konsorsium. Ketika konsorsium seret, klub-klub tersebut kurang siap," sindir La Nyalla.
Hal itu dikatakan La Nyalla terkait dengan pernyataan pengurus PSSI Djohar Arifin, Bernhard Limbong, yang menyebut bahwa pangkal persoalan klub-klub yang bermasalah pendanaannya, lebih disebabkan oleh seretnya dana dari donatur.
La Nyalla mengakui jika ada beberapa klub ISL yang bermasalah dengan pendanaan, terutama dalam dua-tiga bulan terakhir sehingga pembayaran gaji pemain menjadi kurang lancar. Hanya saja, tegas dia, kesulitan itu murni karena antisipasi anggaran yang kurang tepat dan bukan lantaran dana donatur seret.
"Tim ISL lebih profesional, tidak ada dana donatur. Hanya ada pembagian keuntungan di awal. Klub-klub bermasalah itu hanya melakukan kesalahan dalam mengantisipasi pengelolaan dan pemasukan klub," ujarnya.
"Mereka masih dalam proses transisi menuju level profesional. Ingat, dulu PT Liga Indonesia telah membuat blue print untuk menuju profesional dan hal itu membutuhkan proses dan waktu yang cukup lama," lanjutnya.
Dikatakannya, dari beberapa kontestan ISL 2011-2012, banyak klub yang mencari sumber pendapatan dari sponsor lokal.
Sponsor tersebut kebanyakan merupakan perusahaan keuangan, perusahaan skala nasional yang berada saat asal muasal klub atau perusahaan-perusahaan pendukung yang bantuan dananya tidak terlalu besar.
"Meski begitu, klub juga terbantu dari hasil penjualan tiket pertandingan. Beberapa sudah mandiri. Ini yang akan kami transfer ilmu dan pengalamannya ke klub-klub lain," ujarnya.
La Nyalla menambahkan, kepemilikan klub di ISL juga dilakukan sesuai kepatuhan pada standar aturan Statuta, bahwa seorang pemilik atau pembina hanya mengelola satu klub dan tidak seluruh kontestan kompetisi menggantungkan diri di bawah kekuasaan satu badan atau lembaga seperti halnya konsorsium.
(ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Sriwijaya FC Gadaikan Rumah Untuk Bayar Gaji Pemain
Bola Indonesia 30 Mei 2012, 15:20
-
Polisi Telah Imbau Bobotoh Untuk Tidak ke GBK
Bola Indonesia 30 Mei 2012, 14:48
-
Buntut Kerusuhan, Laga Persija-PSPS Dipindah ke Cilegon
Bola Indonesia 30 Mei 2012, 13:25
-
Kasus Tewasnya Tiga Suporter Bakal Terungkap Lewat Facebook?
Bola Indonesia 30 Mei 2012, 13:06
-
Jelang Hadapi Persidafon, Arema Matangkan Kerja Sama Tim
Bola Indonesia 30 Mei 2012, 11:38
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR