Gol-gol kemenangan tim berjuluk "Pesut Mahakam" ini dicetak oleh Achmad Sembiring pada menit 12 dan 62, Julio Lopes menit 31 melalui penalti, Fandi Mochtar menit 36, dan Choi Dong Soo pada menit 44.
Gol balasan Persiwa dicetak oleh Pieter Romaropen pada menit keempat dan menit 70.
Ambisi tuan rumah untuk mengincar kemenangan pada pertandingan sore itu sempat dikejutkan oleh gol cepat pemain depan Persiwa Pieter Romaropen pada menit keempat.
Melalui serangan cepat peter lolos dari jebakan "off side" dan mengecoh penjaga gawang Wawan Hendrawan.
Tapi setelah gol tersebut anak asuh Hendri Susilo tidak langsung panik dan tetap menerapkan strategi menyerang.
Melalui kerja sama dengan Choi Dong Soo, Achmad Sembiring mampu membalas gol pada menit 12.
Kedudukan imbang ini menjadi motivasi pemain tuan rumah untuk semakin menekan tim Persiwa dan menciptakan gol lagi.
Petaka bagi tim Persiwa mulai terjadi dengan hadiah penalti ketika Ronald Fagundes dijatuhkan Supardi di kotak enam belas. J-Lo sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan emas dan berhasil menciptakan gol kedua untuk tuan rumah.
Semangat pemain Persisam yang mendapatkan dukungan ribuan suporternya tidak berhenti begitu saja, karena pada menit 36 Fandi Mochtar kembali menjebol gawang Persiwa melalui tendangan keras di luar kotak penalti.
Giliran Choi Dong Soo memperbesar keunggulan tim tuan rumah pada babak pertama yang berkesudahan 4-1.
Pada babak kedua, sembiring menambah gol keduanya melalui tandukan memanfaatkan umpan Ronald Fagundes.
Namun demikian tim Persiwa bisa memperkecil skor melalui Peter Romaropen memanfaatkan bola pantulan yang gagal di tangkap penjaga gawang Wawan Hendrawan.
Asisten pelatih Persiwa Mahmudiana mengaku timnya memang kalah kelas, sehingga dia pun tidak kaget dengan hasil akhir.
"Level pemain Persisam sudah merupakan tim papan atas, kemarin mereka kalah dengan Persipura hanya karena kurang beruntung karena permainan sebenarnya berjalan imbang,namun saya tidak kecewa dengan hasil ini karena kami memang harus banyak belajar," kata Mahmudiana.
Meski demikian Mahmudiana masih salut dengan perjuangan para pemainnya yang rata-rata berusia muda bisa mengimbangi tim sekelas Persisam.
Sementara itu Hendri Susilo mengatakan bahwa pada pertandingan ini timnya cukup beruntung karena bisa meraih hasil kemenangan besar.
"Kemenangan ini cukup berarti bagi kami, dan tentunya masyarakat Samarinda yang sudah setia mendukung Persisam, ini hasil kerja keras tim dan kami tujukan memuaskan pendukung persisam," tegas Hendri. (ant/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
-
Man of the Match Spanyol vs Belgia: Lamine Yamal
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:05
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR