Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi optimistis pertemuan dengan perwakilan klub dan PT Liga Indonesia, Senin (27/4/) akan berjalan lancar.
Selain itu, Menpora berharap pertemuan ini dapat menghasilkan titik temu dan keputusan yang positif. Untuk mencapainya, Imam berharap semua pihak bisa menjalankan pertemuan dengan baik dan kepala dingin, tanpa sikap emosional dan saling ngotot, demi kebaikan klub dan sepakbola nasional.
Dalam pertemuan hari ini, Kemenpora bakal membeberkan secara langsung soal kronologis surat pembekuan kepada PSSI bisa keluar. Selain itu, rapat ini juga akan membahas lanjutan kompetisi yang kini berhenti untuk sementara usai adanya putusan membekukan PSSI, serta membahas rencana pembentukan tim transisi PSSI.
"Kita berharap menemukan titik temu pada pertemuan Senin besok, demi kemajuan sepakbola Indonesia yang lebih baik. Sehingga mengembalikan kejayaan sepakbola Indonesia sebagai macan Asia." ujar Imam.
"Kami ingin mengurai persoalan yang dikeluhkan para pemilik klub agar kompetisi Divisi Utama maupun Liga Super tetap berjalan." imbuhnya.
Akibat keputusan pembekuan PSSI oleh Kemenpora sendiri, laga-laga lanjutan QNB League 2015 pada akhir pekan kemarin tak bisa dimainkan karena tak mendapat izin dari pihak kepolisian. [initial]
(esa/pra)
Selain itu, Menpora berharap pertemuan ini dapat menghasilkan titik temu dan keputusan yang positif. Untuk mencapainya, Imam berharap semua pihak bisa menjalankan pertemuan dengan baik dan kepala dingin, tanpa sikap emosional dan saling ngotot, demi kebaikan klub dan sepakbola nasional.
Dalam pertemuan hari ini, Kemenpora bakal membeberkan secara langsung soal kronologis surat pembekuan kepada PSSI bisa keluar. Selain itu, rapat ini juga akan membahas lanjutan kompetisi yang kini berhenti untuk sementara usai adanya putusan membekukan PSSI, serta membahas rencana pembentukan tim transisi PSSI.
"Kita berharap menemukan titik temu pada pertemuan Senin besok, demi kemajuan sepakbola Indonesia yang lebih baik. Sehingga mengembalikan kejayaan sepakbola Indonesia sebagai macan Asia." ujar Imam.
"Kami ingin mengurai persoalan yang dikeluhkan para pemilik klub agar kompetisi Divisi Utama maupun Liga Super tetap berjalan." imbuhnya.
Akibat keputusan pembekuan PSSI oleh Kemenpora sendiri, laga-laga lanjutan QNB League 2015 pada akhir pekan kemarin tak bisa dimainkan karena tak mendapat izin dari pihak kepolisian. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora: Pertemuan Tadi Ada Yang Emosional dan Ngotot
Bola Indonesia 27 April 2015, 20:45
-
Tinggalkan Pertemuan, Klub QNB League Kecewa Menpora
Bola Indonesia 27 April 2015, 20:25
-
Tetap Akui PSSI, Klub QNB League Tolak Keinginan Menpora
Bola Indonesia 27 April 2015, 19:32
-
Agum Gumelar Heran PSSI Dibekukan Pemerintah
Bola Indonesia 27 April 2015, 19:12
-
'Jokowi Jangan Ikut Campur Konflik PSSI dan Menpora'
Bola Indonesia 27 April 2015, 16:26
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR