Pelatih Persija Geram dengan Tendangan Kungfu di Laga Bhayangkara FC U-20 Vs Dewa United U-20, Sebut Pemain U-20 Bukan Anak-Anak Lagi

Bola.net - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza angkat bicara soal kekerasan yang terjadi dalam laga Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Elite Pro Academy Super League 2025/26. Ia mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut.
Keributan itu terjadi di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4). Dalam insiden tersebut, sejumlah pemain dari kedua tim terlibat bentrokan hingga muncul aksi tendangan kung fu di tengah lapangan.
Salah satu nama yang ikut terseret dalam kejadian itu adalah winger Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto Hengga. Ia sebelumnya merupakan pemain Timnas Indonesia U-20.
Souza menyampaikan pandangannya pada Selasa (21/4). Ia berbicara dalam konferensi pers jelang pertandingan Persija kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
"Tentang Dewa United U-20 melawan Bhayangkara FC U-20, saya sedih sekali terjadi seperti itu. Sebenarnya, saya pikir harus ada itu denda itu serius, untuk situasi seperti itu," ujar Souza kepada wartawan.
Bukan Anak-Anak Lagi
Menurut pelatih asal Brasil tersebut, pemain level U-20 tidak bisa lagi dianggap sebagai anak-anak. Mereka sudah berada dalam tahap pembinaan menuju level profesional dan memahami konsekuensi dari setiap tindakan.
"Saya pikir tidak ada alasan pemain U-20 itu tidak ada yang namanya anak kecil. Mereka sudah tahu apa yang mereka lakukan," kata Souza.
Lebih lanjut, ia melihat perkelahian seperti itu sangat berbahaya jika dibiarkan terjadi. Sebab, bentrokan di lapangan bisa berujung cedera serius bagi pemain lain.
"Dan sebenarnya sangat tidak baik kalau ada perkelahian seperti itu, bisa saja ada yang terluka dengan serius," tegas Souza.
Tensi Panas Hal yang Lumrah
Souza juga menilai bahwa tensi panas dan protes merupakan hal yang lumrah dalam pertandingan. Namun, semuanya harus tetap berada dalam batas aturan sepak bola.
"Ini adalah masalah serius. Komplain itu bagian dari pertandingan, tapi kalau kita agresif dan kita pukul teman, tidak boleh," tutur Souza.
"Dan harus dipikir itu dan tidak boleh terjadi itu dalam sepak bola lagi," imbuh Souza.
Baca Juga:
- Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
- Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
- Ricky Kambuaya Ungkap Luka Akibat Serangan Rasial Usai Duel Dewa United vs Persib di BRI Super League
- Jan Olde Riekerink Soroti Gaya Bermain Persib: Hanya Bermain Bola Panjang Lalu Dapat Penalti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Meksiko vs Afrika Selatan: Julian Quinones
Piala Dunia 12 Juni 2026, 04:58
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 04:31
-
Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
Liga Spanyol 12 Juni 2026, 02:27
-
Jose Mourinho Resmi Kembali ke Real Madrid, Era Kedua Dimulai!
Liga Spanyol 12 Juni 2026, 01:58
LATEST EDITORIAL
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24























KOMENTAR