Bola.net - Masalah administrasi keimigrasian OK John yang menghambat pengurusan Pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) untuk Isaac Pupo, membuat Persebaya Surabaya kecewa sekaligus geram dengan agen OK John, Francis Yonga.
Asisten manajer Persebaya, Amran Said Ali mengaku bahwa pihaknya kesal dengan sepak terjang Yonga sebagai agen pemain di Indonesia. Amran pun berharap ada tindakan dari PSSI terhadap agen asal Kamerun tersebut.
"Semoga saja, PSSI tegas menghukumnya agar tidak semakin banyak klub-klub yang menjadi korbannya," kata Amran dengan nada kesan.
Yonga sendiri merupakan penyuplai utama pemain asing untuk Persebaya. Pada awal musim lalu, Yonga mendatangkan tiga pemain asal Benua Afrika untuk Persebaya. Ketiganya adalah Daniel Monchare (Bek), Patrice Nzekou (Gelandang) dan Emmanuel Kenmogne (Penyerang).
Dari tiga nama itu, hanya Pacho Kenmogne yang bertahan. Monchare dan Nzekou sudah didepak jauh-jauh hari saat kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 baru seumur jagung. Yonga akhirnya mengganti Monchare dengan OK John. "Berapa kali kami mendapat pemain yang sesuai dengan ekspektasi dan berapa kali yang tidak sesuai dengan harapan," tutup Amran. (faw/dzi)
Asisten manajer Persebaya, Amran Said Ali mengaku bahwa pihaknya kesal dengan sepak terjang Yonga sebagai agen pemain di Indonesia. Amran pun berharap ada tindakan dari PSSI terhadap agen asal Kamerun tersebut.
"Semoga saja, PSSI tegas menghukumnya agar tidak semakin banyak klub-klub yang menjadi korbannya," kata Amran dengan nada kesan.
Yonga sendiri merupakan penyuplai utama pemain asing untuk Persebaya. Pada awal musim lalu, Yonga mendatangkan tiga pemain asal Benua Afrika untuk Persebaya. Ketiganya adalah Daniel Monchare (Bek), Patrice Nzekou (Gelandang) dan Emmanuel Kenmogne (Penyerang).
Dari tiga nama itu, hanya Pacho Kenmogne yang bertahan. Monchare dan Nzekou sudah didepak jauh-jauh hari saat kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 baru seumur jagung. Yonga akhirnya mengganti Monchare dengan OK John. "Berapa kali kami mendapat pemain yang sesuai dengan ekspektasi dan berapa kali yang tidak sesuai dengan harapan," tutup Amran. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyelesaian Akhir Penggawa Arema Cronus Kian Tajam
Bola Indonesia 4 Agustus 2014, 21:44
-
Ingin Jamu Persib di GBK, Persija Tunggu Rekomendasi Kepolisian
Bola Indonesia 4 Agustus 2014, 21:34
-
TC Persipura Terpengaruh Perubahan Jadwal Lanjutan ISL
Bola Indonesia 4 Agustus 2014, 20:35
-
Hikmah Dibalik Pertikaian Tiga Pemain Persebaya
Bola Indonesia 4 Agustus 2014, 20:30
-
Suharno Tampik Ubah Pakem Permainan Arema Cronus
Bola Indonesia 4 Agustus 2014, 20:25
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR