Bola.net - Ketidakadilan PSSI dalam proses verifikasi klub peserta kompetisi tertinggi musim 2014 kembali dipersoalkan. Kali ini, federasi sepakbola Indonesia ini disebut telah melakukan diskriminasi dalam proses tersebut.
"Diskriminasi yang ditunjukkan oknum-oknum di PSSI telah menodai hasil Kongres Luar Biasa PSSI dan nilai-nilai etis sepakbola yang bersifat mendunia, universal", ujar Kuasa Hukum Pro Duta FC, Teuku Syahrul Ansari.
"Padahal, KLB PSSI 17 Maret 2013 di Hotel Borobudur Jakarta, telah nyata-nyata mengadopsi asas-asas fairness, transparent and no discrimination," sambung pria yang karib disapa Alon ini.
Sebelumnya, manajemen Pro Duta FC menuntut keadilan atas ditolaknya mereka mengikuti kompetisi level tertinggi di Indonesia. Kuda Pegasus -julukan Pro Duta- menempuh upaya hukum di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk menuntut haknya tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia.
"Nomor perkara Pro Duta di CAS sebagai berikut Nomor Perkara CAS 2014/A/3477 Pro Duta FC v. CLAC (Club Licensing Appeal Committee) dan PSSI, " ungkap Catur Agus Saptono, Legal Officer Pro Duta.
Dalam upaya hukum menggugat ketidakadilan yang dilakukan PSSI tersebut, Pro Duta tak berjuang sendiri. Mereka menggandeng kuasa hukum Teuku Syahrul Ansari SH, MH dari dari kantor TSA Advocates. (den/dzi)
"Diskriminasi yang ditunjukkan oknum-oknum di PSSI telah menodai hasil Kongres Luar Biasa PSSI dan nilai-nilai etis sepakbola yang bersifat mendunia, universal", ujar Kuasa Hukum Pro Duta FC, Teuku Syahrul Ansari.
"Padahal, KLB PSSI 17 Maret 2013 di Hotel Borobudur Jakarta, telah nyata-nyata mengadopsi asas-asas fairness, transparent and no discrimination," sambung pria yang karib disapa Alon ini.
Sebelumnya, manajemen Pro Duta FC menuntut keadilan atas ditolaknya mereka mengikuti kompetisi level tertinggi di Indonesia. Kuda Pegasus -julukan Pro Duta- menempuh upaya hukum di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk menuntut haknya tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia.
"Nomor perkara Pro Duta di CAS sebagai berikut Nomor Perkara CAS 2014/A/3477 Pro Duta FC v. CLAC (Club Licensing Appeal Committee) dan PSSI, " ungkap Catur Agus Saptono, Legal Officer Pro Duta.
Dalam upaya hukum menggugat ketidakadilan yang dilakukan PSSI tersebut, Pro Duta tak berjuang sendiri. Mereka menggandeng kuasa hukum Teuku Syahrul Ansari SH, MH dari dari kantor TSA Advocates. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 7 Februari 2014, 23:16

-
Mitra Kukar: Penguasaan Bola Kunci Kemenangan Atas PSM
Bola Indonesia 7 Februari 2014, 23:13
-
Review ISL: Mitra Kukar Tundukkan PSM Makassar 2-0
Bola Indonesia 7 Februari 2014, 22:00 -
19 Pemain Semen Padang Dalam Kondisi Bugar Hadapi Persija
Bola Indonesia 7 Februari 2014, 21:32
-
Persija Sudah Siapkan Strategi Redam Semen Padang
Bola Indonesia 7 Februari 2014, 21:07
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR