Bola.net - Manajemen PSM Makassar akan memproses pelanggaran dan kejanggalan yang terjadi saat PSM bertemu Perseman Manokwari di Stadion Maguwoharjo, Selasa (26/2) lalu. Bahkan, pelatih Petar Segrt berencana untuk melapor langsung ke AFC dan FIFA.
Langkah tersebut dilakukan Petar bukan berarti tidak percaya pada PSSI lagi, tapi ingin agar masalah seperti ini tidak berlarut-larut dan terus terulang. Karena, menurut Petar, pelanggaran dan kejanggalan yang yang terjadi saat itu sangat serius dan seharusnya menjadi perhatian lebih dari PSSI dan PT LPIS selaku penyelenggara IPL.
“Masalah seperti ini terus terulang karena kurang perhatian. Makanya, sepakbola Indonesia tidak maju-maju,” ujarnya.
Bahkan, pelatih berusia 46 tahun itu menilai jika antara PSSI dan PT LPIS tidak sinkron. Hal itu terbukti dengan kasus yang dialami Cristian Febre. Pemain asal Chile itu dilarang main 25 menit sebelum laga karena hanya mengantongi ITC Clearence.
Padahal ITC itu dikeluarkan sendiri oleh PSSI. Tapi, saat laga, pihak LPIS tidak menerima ITC Clearence Febre.
“Anehnya, kenapa Zhekov bisa tiba-tiba main dengan ITC yang baru saja terbit. Padahal dalam starting list namanya tidak ada, ini sangat mencurigakan,” ujarnya.
Mantan pelatih Bali Devata itu berharap agar kasus tersebut diselesaikan secepatnya. Menurutnya, adanya kasus ini akan semakin memperburuk keadaan sepakbola Indonesia yang mamang sudah krisis karena dualisme kompetisi.
Sementara itu, Media Official PSM, Andi Widya Syadzwina, menyebutkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat protes terkait pelanggaran yang terjadi sat Perseman vs PSM. Wina menyakinkan bahwa surat tersebut sudah diterima PSSI dan PT LPIS.
“Dan tentunya kita kasih batasan waktu kepada mereka untuk menyelesaikan masalah ini. Setidaknya sebelum kita kembali ke Makassar untuk persiapan laga kandang,” ujarnya. (nda/dzi)
Langkah tersebut dilakukan Petar bukan berarti tidak percaya pada PSSI lagi, tapi ingin agar masalah seperti ini tidak berlarut-larut dan terus terulang. Karena, menurut Petar, pelanggaran dan kejanggalan yang yang terjadi saat itu sangat serius dan seharusnya menjadi perhatian lebih dari PSSI dan PT LPIS selaku penyelenggara IPL.
“Masalah seperti ini terus terulang karena kurang perhatian. Makanya, sepakbola Indonesia tidak maju-maju,” ujarnya.
Bahkan, pelatih berusia 46 tahun itu menilai jika antara PSSI dan PT LPIS tidak sinkron. Hal itu terbukti dengan kasus yang dialami Cristian Febre. Pemain asal Chile itu dilarang main 25 menit sebelum laga karena hanya mengantongi ITC Clearence.
Padahal ITC itu dikeluarkan sendiri oleh PSSI. Tapi, saat laga, pihak LPIS tidak menerima ITC Clearence Febre.
“Anehnya, kenapa Zhekov bisa tiba-tiba main dengan ITC yang baru saja terbit. Padahal dalam starting list namanya tidak ada, ini sangat mencurigakan,” ujarnya.
Mantan pelatih Bali Devata itu berharap agar kasus tersebut diselesaikan secepatnya. Menurutnya, adanya kasus ini akan semakin memperburuk keadaan sepakbola Indonesia yang mamang sudah krisis karena dualisme kompetisi.
Sementara itu, Media Official PSM, Andi Widya Syadzwina, menyebutkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat protes terkait pelanggaran yang terjadi sat Perseman vs PSM. Wina menyakinkan bahwa surat tersebut sudah diterima PSSI dan PT LPIS.
“Dan tentunya kita kasih batasan waktu kepada mereka untuk menyelesaikan masalah ini. Setidaknya sebelum kita kembali ke Makassar untuk persiapan laga kandang,” ujarnya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jamu Bontang FC, Persema Dapat Suntikan Amunisi
Bola Indonesia 1 Maret 2013, 22:49
-
Bontang FC Waspadai Young Guns Persema
Bola Indonesia 1 Maret 2013, 22:21
-
Bola Indonesia 1 Maret 2013, 22:12

-
Persiba Bantul Siap Curi Poin di Padang
Bola Indonesia 1 Maret 2013, 21:30
-
Persema Bidik Tiga Poin di Kandang
Bola Indonesia 1 Maret 2013, 20:48
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR