
Bola.net - Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) merasa terhormat dan bangga dipilih FIFA menjadi salah satu klub yang akan diajak berdialog. Ya, induk organisasi sepakbola dunia itu akan menyambangi Indonesia pada November mendatang.
Perwakilan FIFA yang disebut sebagai Compliance and Integrity itu datang untuk berdialog dan berdiskusi tentang pemain. Rencana itu diungkapkan Sekjen PSSI, Joko Driyono, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2013).
"Katanya mereka akan berdialog dan membicarakan khusus tentang pemain. Banyak hal tidak hanya mengenai gaji, tapi juga stabilitas kontrak, dan Transfer Matching System (TMS)," ujar Joko Driyono.
Ternyata tidak semua klub di Indonesia dipanggil. Hanya ada 3 tim saja yang diundang oleh FIFA untuk berdialog, ketiga tim tersebut adalah Persija Jakarta dan Pelita Bandung Raya (PBR), di mana keduanya berkiprah di ISL. Serta PSM Makassar yang berkiprah di IPL.
"Tanggal 14-15 November dialog itu dilaksanakan. Keputusan itu (3 klub) langsung dari sana (FIFA)," jelasnya.
Media Officer PSM Makassar, Andi Widya Syadzwina, mewakili manajemen, menyambut baik undangan tersebut. Wina menyebutkan, manajemen dengan senang hati akan memenuhi undangan dialog tersebut jika sudah ada surat panggilan resmi.
"Pokoknya, manajemen menunggu surat resmi entah itu langsung dari FIFA atau langsung atau PSSI. Kita menyambut baik undangan tersebut, karena dengan adanya dialog tersebut bisa membuat kita mendapatkan solusi atas segala permasalahan yang terjadi, seperti misalnya krisis keuangan klub dan segala macamnya," ujar Wina, Minggu (15/9/2013) pagi. (nda/hsw)
Perwakilan FIFA yang disebut sebagai Compliance and Integrity itu datang untuk berdialog dan berdiskusi tentang pemain. Rencana itu diungkapkan Sekjen PSSI, Joko Driyono, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2013).
"Katanya mereka akan berdialog dan membicarakan khusus tentang pemain. Banyak hal tidak hanya mengenai gaji, tapi juga stabilitas kontrak, dan Transfer Matching System (TMS)," ujar Joko Driyono.
Ternyata tidak semua klub di Indonesia dipanggil. Hanya ada 3 tim saja yang diundang oleh FIFA untuk berdialog, ketiga tim tersebut adalah Persija Jakarta dan Pelita Bandung Raya (PBR), di mana keduanya berkiprah di ISL. Serta PSM Makassar yang berkiprah di IPL.
"Tanggal 14-15 November dialog itu dilaksanakan. Keputusan itu (3 klub) langsung dari sana (FIFA)," jelasnya.
Media Officer PSM Makassar, Andi Widya Syadzwina, mewakili manajemen, menyambut baik undangan tersebut. Wina menyebutkan, manajemen dengan senang hati akan memenuhi undangan dialog tersebut jika sudah ada surat panggilan resmi.
"Pokoknya, manajemen menunggu surat resmi entah itu langsung dari FIFA atau langsung atau PSSI. Kita menyambut baik undangan tersebut, karena dengan adanya dialog tersebut bisa membuat kita mendapatkan solusi atas segala permasalahan yang terjadi, seperti misalnya krisis keuangan klub dan segala macamnya," ujar Wina, Minggu (15/9/2013) pagi. (nda/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Jadikan Sanksi Komdis PSSI Sebagai Pelajaran Berharga
Bola Indonesia 22 Agustus 2013, 18:30
-
Tanpa Viking, Hanya Jakmania yang Boleh Hadir di Sleman
Bola Indonesia 22 Agustus 2013, 17:49
-
PT LI Pastikan Laga Persija Lawan Persib di Sleman
Bola Indonesia 22 Agustus 2013, 17:26
-
Persib Siap Lawan Persija di Mana Saja, Asal Bukan Jakarta
Bola Indonesia 21 Agustus 2013, 21:20
-
Persija dan Persib Dapat Sanksi Dari Komdis PSSI
Bola Indonesia 21 Agustus 2013, 18:45
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:28
-
Jadwal Lengkap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:25
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:23
-
Jalan Pulang Jose Mourinho ke Real Madrid Semakin Mahal!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR