Bola.net - Manager-coach Rahmad Darmawan mengakui bahwa Persebaya Surabaya sempat kesulitan untuk membongkar pertahanan Persepam MU. Menurut Rahmad, perubahan cara bermain membuat Persebaya menang dengan skor 3-1.
Pada babak pertama Persebaya bermain di bawah performa terbaik. Mereka bahkan terpancing tempo permainan lawan. "Hari ini lawan mencoba untuk menurunkan tempo main. Mereka pakai formasi 5-1-3-1. Ketika defence berubah jadi 5-3-1-1," jelas Rahmad kepada wartawan usai pertandingan.
Untuk menembus rapatnya pertahanan Persepam, Rahmad meminta pasukannya tak menusuk dari tengah. Greg Nwokolo dan kawan-kawan diinstruksikan untuk bermain dengan cara memanfaatkan lebar lapangan.
"Beberapa kali mencoba melakukan wing play dan itu sukses. Ketika crossing bola atas, kami memang kalah. Tapi crossing bola bawah sering sukses," lanjut eks pelatih Arema Cronus dan Persija Jakarta ini.
Dalam pertandingan ini, Persebaya membuka skor melalui penalti Emmanuel Kenmogne menit ke-20. Kapten Greg Nwokolo memborong dua gol pada menit ke-79 dan 88. Sedangkan gol tunggal Persepam dicetak Diego Marcelo Zarza pada menit ke-30. (faw/dzi)
Pada babak pertama Persebaya bermain di bawah performa terbaik. Mereka bahkan terpancing tempo permainan lawan. "Hari ini lawan mencoba untuk menurunkan tempo main. Mereka pakai formasi 5-1-3-1. Ketika defence berubah jadi 5-3-1-1," jelas Rahmad kepada wartawan usai pertandingan.
Untuk menembus rapatnya pertahanan Persepam, Rahmad meminta pasukannya tak menusuk dari tengah. Greg Nwokolo dan kawan-kawan diinstruksikan untuk bermain dengan cara memanfaatkan lebar lapangan.
"Beberapa kali mencoba melakukan wing play dan itu sukses. Ketika crossing bola atas, kami memang kalah. Tapi crossing bola bawah sering sukses," lanjut eks pelatih Arema Cronus dan Persija Jakarta ini.
Dalam pertandingan ini, Persebaya membuka skor melalui penalti Emmanuel Kenmogne menit ke-20. Kapten Greg Nwokolo memborong dua gol pada menit ke-79 dan 88. Sedangkan gol tunggal Persepam dicetak Diego Marcelo Zarza pada menit ke-30. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Giman Nurjaman Gantikan Fabio Sebagai Pelatih Persita
Bola Indonesia 29 Agustus 2014, 21:46
-
Pertemuan Manajemen Persebaya dan Pemain di Agis Batal
Bola Indonesia 29 Agustus 2014, 20:49
-
Manajemen Persita Akui Terlambat Bayar Gaji Pemain
Bola Indonesia 29 Agustus 2014, 20:40
-
Gara-gara Curhat di Twitter, Persita Pecat Fabio Oliveira
Bola Indonesia 29 Agustus 2014, 20:22
-
Persita Limbung, Persik Kediri Tak Acuh
Bola Indonesia 29 Agustus 2014, 18:23
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR