Rekor Pertama Kali! Benteng GBLA Ternoda, Persib Bandung Akhirnya Kebobolan Dua Gol

Rekor Pertama Kali! Benteng GBLA Ternoda, Persib Bandung Akhirnya Kebobolan Dua Gol
Selebrasi pemain Persib Bandung saat melawan Bali United di lanjutan BRI Super League. (c) dok.Persib

Bola.net - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) selama ini dikenal sebagai tempat yang sangat angker bagi lawan. Namun, catatan unik terjadi saat Persib Bandung menjamu Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/26.

Persib memang sukses mengamankan kemenangan dramatis dengan skor akhir 3-2. Hasil ini membuat posisi Maung Bandung semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1. Mereka kini memiliki selisih empat poin dari pesaing terdekat, Borneo FC Samarinda.

Meski meraih tiga poin, ada satu rekor yang akhirnya harus pecah di markas sendiri. Gawang Persib yang biasanya sangat sulit ditembus, kali ini harus kebobolan dua gol sekaligus.

Ini menjadi fenomena pertama kalinya Persib jebol dua kali di rumah sendiri musim ini. Sebelumnya, tercatat hanya Borneo FC Samarinda yang pernah mencetak gol saat bertamu ke markas Persib.

1 dari 3 halaman

Rekor Unik yang Akhirnya Runtuh

Pertahanan Persib di GBLA biasanya sangat sulit untuk diruntuhkan oleh tim mana pun. Namun, Serdadu Tridatu berhasil memberikan tekanan luar biasa pada pertandingan Minggu sore kemarin. Tim asuhan Bojan Hodak harus bekerja dua kali lebih keras untuk mempertahankan keunggulan.

Dinamika pertandingan berubah drastis setelah Persib terpaksa bermain dengan sepuluh orang pemain saja. Patricio Matricardi menerima kartu merah pada menit ke-65 yang membuat stabilitas tim terganggu. Alhasil, Bali United mulai leluasa melancarkan serangan bertubi-tubi ke jantung pertahanan tuan rumah.

“Saat kami mencetak dua gol dan tetap bermain dengan 11 lawan 11, kami bisa menuntaskan permainan dengan lebih cepat. Setelah mereka unggul jumlah pemain, saat pemain-pemain kami merasa kelelahan, kami kebobolan oleh gol-gol itu,” tutur Bojan Hodak.

2 dari 3 halaman

Dampak Kartu Merah Terhadap Pertahanan

Pelatih asal Kroasia tersebut sebenarnya sudah memprediksi bahwa laga akan berjalan sangat alot. Persib sempat memegang kendali penuh dengan keunggulan dua gol di awal babak kedua. Sayangnya, hukuman kartu merah memaksa Maung Bandung untuk lebih banyak bermain defensif.

Bali United pun sukses memangkas jarak melalui eksekusi tendangan bebas Teppei Yachida. Setelah itu, gol telat Jordy Bruijn di masa tambahan waktu kembali menggetarkan jala gawang Persib. Dua gol tersebut memastikan rekor kebobolan minim Persib di GBLA kini telah berakhir.

“Saya sudah katakan sebelum pertandingan bahwa ini akan menjadi laga yang sulit. Saya rasa, tadi pada dasarnya sebelum pemain kami dapat kartu merah, kami bisa menguasai jalannya pertandingan,” kata Hodak.

Kendati gawang mereka jebol dua kali, Persib masih mampu membalas lewat eksekusi bola mati Federico Barba. Gol bek asal Italia tersebut menjadi kunci penting untuk mengunci kemenangan Maung Bandung di kandang.

3 dari 3 halaman

Fokus Menuju Laga Berikutnya

Bojan Hodak tetap memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh anak asuhnya yang sudah berjuang. Kerja keras para pemain dianggap menjadi faktor utama Persib tetap bisa membawa pulang poin penuh. Fokus tim kini langsung dialihkan untuk menatap partai-partai krusial di sisa musim ini.

Ia ingin para pemain segera memulihkan kondisi fisik agar tetap bugar di laga selanjutnya. Puncak klasemen harus tetap dijaga dengan kedisiplinan yang jauh lebih baik daripada pertandingan sebelumnya. Rekor kebobolan dua gol di kandang akan menjadi bahan evaluasi serius bagi tim pelatih.

“Namun kami bisa meraih tiga poin dan fokus untuk menghadapi laga berikutnya,” pungkas Bojan Hodak.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL